Informasi Awal #
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Film Ngenest adalah sebuah film drama komedi yang disutradarai sekaligus dibintangi oleh Stand Up Comedian Ernest Prakasa.
Film yang tayang di Bioskop Indonesia pada 30 Desember 2015 ini adalah film debut Ernest Prakasa sebagai seorang sutradara.
Film Ngenest merupakan hasil adaptasi dari Trilogi Novel yang berjudul NGENEST: Ngetawain Hidup Ala Ernest Prakasa 1, 2, dan 3 karya Ernest Prakasa.
Film ini diproduseri oleh Chand Parwez Servia dan diproduksi oleh StarVision Plus.
NGENEST: Kadang Hidup Perlu Ditertawakan berhasil menggaet 785.786 penonton dan berhasil menduduki peringkat ke-6 daftar film Indonesia terlaris di tahun 2015. (3)
Sinopsis #
Film Ngenest menceritakan tentang Ernest, pria keturunan Cina yang merasakan beratnya terlahir sebagai minoritas.
Ernest adalah anak dari pasangan suami istri keturunan Cina.
Penampilan fisiknya cukup mencerminkan orang Cina kebanyakan.
Kulit putih, mata sipit, dan ternyata terlahir dengan mata sipit dan kulit putih menjadi kerugian baginya.
Sejak hari pertama menginjakkan kaki di SD, ia langsung dibully.
Saat SMP, ia mencoba cara yang berbeda, yakni berusaha berkawan dengan para pembully.
Ernest berharap dengan cara itu ia akan berhasil berbaur dan tidak akan jadi korban bully.
Sayangnya, cara ini gagal, akhirnya Ernest berpikir bahwa ini adalah nasib yang harus ia terima.
Namun, Ernest sadar bahwa in itidak harus dialami oleh keturunannya.
Ernest merasa harus memutus mata rantai, dengan cara menikahi seorang perempuan pribumi.
Agar kelak ketika memiliki seorang anak, anaknya akan terlahir sebagai pribumi.
Rencana ini ditentang oleh sahabatnya sejak SD, Patrick, yang merasa cita-cita Ernest ini aneh.
Di tahun ketiga ia kuliah, barulah ia berkenalan dengan Meira, seorang gadis Sunda/Jawa yang seiman dengannya.
Perkenalan mereka berlangsung cukup mulus, tapi masalah timbul saat Ernest bertemu dengan ayah Meira yang sama sekali tidak menyukai anaknya berpacaran dengan seorang Cina.
Ayah Meira trauma karena ia pernah nyaris bangkrut akibat ditipu oleh rekan bisnisnya yang juga Cina.
Namun, akhirnya Ernest berhasil memenangkan hati calon mertuanya, dan setelah berpacaran selama lima tahun, mereka menikah.
Setelah menikah, ternyata Ernest memiliki kekhawatiran, bagaimana bila anak mereka terlahir persis sang ayah?
Bagaimana bila ia tetap gagal mencegah anaknya dari bullying?
Segala ketakutan ini membuat Ernest menunda-nunda keinginan memiliki anak.
Di sisi lain, Meira yang sudah didesak orangtuanya juga, ingin segera memiliki anak.
Setelah melalui berbagai pertengkaran, akhirnya Ernest mengalah karena takut kehilangan Meira.
Dua tahun setelah menikah, Meira hamil.
Semakin membesar perut Meira, semakin besar rasa takut yang menghantui Ernest.
Puncaknya ketika Meira sudah mendekati tenggat melahirkan, tekanan semakin tinggi, Ernest pun stres sehingga melakukan kesalahan besar di kantor yang membuatnya dimaki oleh bosnya.
Tidak kuat menghadapi tekanan bertubi-tubi, Ernest melarikan diri ke tempat di mana ia dan Patrick biasa bersembunyi selagi mereka kecil.
Akhirnya Patrick menemukan Ernest di sana, dan menyadarkan Ernest untuk segera ke rumah sakit.
Dengan terbirit-birit, Ernest berangkat ke RS dan menemani Meira melahirkan.
Meira pun melahirkan seorang bayi perempuan bermata sipit.
Meski anaknya tampak sangat Cina seperti ayahnya, tapi Ernest sangat bahagia.
Kehadiran anaknya telah memberinya begitu banyak kehangatan yang membawa keberanian untuk menghadapi hidup, apa pun tantangannya. (1)
Pemeran #
Berikut daftar nama pemeran film NGENEST: Kadang Hidup Perlu Ditertawakan (2015) karya Ernest Prakasa:
- Ernest Prakasa sebagai Ernest
- Lala Karmela sebagai Meira
- Kevin Anggara sebagai Ernest Remaja
- Amel Carla sebagai Ipeh Remaja
- Morgan Oey sebagai Patrick
- Regina Rengganis sebagai Nadia
- Brandon Nicholas Salim sebagai Patrick Remaja
- Ferry Salim sebagai Papa Ernest
- Olga Lydia sebagai Mama Ernest
- Ardit Erwandha sebagai Faris Remaja
- Fico Fachriza sebagai Bowo Remaja
- Bakriyadi Arifin sebagai Bakri Remaja
- Angie Ang sebagai Irene
- Ge Pamungkas sebagai Willy
- Budi Dalton sebagai Papa Meira
- Ade Fitria Sechan sebagai Mama Meira
- Muhadkly Acho sebagai Dokter
- Lolox sebagai Bos Ernest
- Jui Purwoto sebagai Tukang Cilok
- Tretan Muslim sebagai Apoteker
- Adjis Doa Ibu sebagai Abdul
- Awwe sebagai Jaya
- Arie Kriting sebagai Preman 1
- Bene Dionysius sebagai Preman 2
- Liant Lin sebagai Korban Bully Ernest Remaja
- Franda sebagai Vania
- Chika Jessica sebagai Bidan
- Ence Bagus sebagai Anak Punk 1
- Asep Suaji sebagai Anak Punk 2
- Pandu Winoto sebagai Tukang Siomay
- Anyun Cadel sebagai Supir Angkot
- Rere Rassofyan sebagai Supir Bajaj (2)
Poster #
Berikut poster film NGENEST: Kadang Hidup Perlu Ditertawakan (2015) karya Ernest Prakasa:
Trailer #
Berikut trailer film NGENEST: Kadang Hidup Perlu Ditertawakan (2015) karya Ernest Prakasa:
Penghargaan
- Kevin Anggara, Film Ngenest - Pemeran Pendatang Baru Terfavorit, Indonesian Movie Actors Award untuk Tahun 2016
- Ernest Prakasa, Film Ngenest - Penulis Skenario Terpuji Film Bioskop, Festival Film Bandung Tahun 2016
- Ernest Prakasa, Film Ngenest - Penyutradaraan Berbakat Film Panjang Karya Perdana, Piala Iqbal Rais Tahun 2016
- Ernest Prakasa, Film Ngenest - Penulisan Skenario Adaptasi Terpilih, Piala Maya Tahun 2016
- Lala Karmela, Film Ngenest - Pemeran Pendatang Baru Wanita Terbaik, Indonesia Box Office Movie Awards Tahun 2016
(Tribunnewswiki.com/Ronna)
| Judul | NGENEST: Kadang Hidup Perlu Ditertawakan (2015) |
|---|
| Sutradara | Ernest Prakasa |
|---|
| Produser | Chand Parwez Servia |
|---|
| Rumah Produksi | StarVision Plus |
|---|
| Durasi | 95 Menit |
|---|
Sumber :
1. www.klikstarvision.com
2. www.imdb.com
3. lifestyle.bisnis.com