Termasuk penulis dan intelektual muda Nahdlatul Ulama, Zuhairi Misrawi.
Dalam akun Twitter pribadinya, @zuhairimisrawi, Ia mengatakan Gus Solah merupakan sosok yang dekat dengan generasi milenial.
"Sosok yang bijak dan menyayomi kaum muda NU," kata Zuhairi.
Zuhairi menjelaskan bentuk pengayoman yang diberikan Gus Solah, satu contohnya saat dirinya menyusun sebuah bukunya berjudul Hadratussyaikh Hasyim Asy'ari, Keumatan dan Kebangsaan.
Dalam prosesnya Gus Solah memberikan kata pengantar untuk buku tersebut.
"Saya beruntung almarhum memberikan kata pengantar untuk buku saya: HADRATUSSYAIKH HASYIM ASY'ARI: KEUMATAN DAN KEBANGSAAN. ..," tulis Zuhairi.
Terakhir Zuhairi memberikan doa kepada Almarhum Gus Solah.
"Doa dan doa atas kepulangan Gus Solah ke rahmatillah. Lakal Fatihah, Gus," ucap Zuhairi dalam tulisannya.
Ucapan belasungawa juga diberikan oleh Ketua Umum Muhammadiyah terpilih periode 2015 - 2020, Haedar Nashir.
Dalam akun Twitter pribadinya, @HaedarNs mendoakan Gus Solah husnul khotimah.
"Innalillahi Wa Innailaihi Roji'un ikut berduka cita dan bela sungkawa atas wafatnya Tokoh Bangsa, Ulama Kharismatik kita Kiai Haji Salahudin Wahid (Gus Solah) semoga Alm Husnul Khotimah Aamiin," tulis @HaedarNs.
(Tribunnewswiki.com/Putradi Pamungkas, Kompas.com, Tribunnews.com/Endra Kurniawan)