TRIBUNNEWSWIKI.COM – Jorge Lorenzo kembali ke MotoGP, kali ini bukan sebagai pembalap, melainkan test rider Yamaha.
Keputusan Jorge Lorenzo pensiun dari MotoGP setelah musim 2019 memang mengejutkan.
Sebelumnya, performa Jorge Lorenzo di Honda Repsol sebagai rekan Marc Marquez juga kurang memuaskan.
Jorge Lorenzo hanya mendapat peringkat ke-19 pada MotoGP 2019 dan memutuskan pensiun.
Namun, dilansir dari Yamahamotogp.com pada Jumat (31/1/2020), Jorge Lorenzo akhirnya kembali ke sirkuit lagi sebagai test rider Yamaha.
Jorge Lorenzo memang seakan sudah klop dengan Yamaha.
Pembalap berjuluk X-Fuera ini meraih semua gelar kelas premiernya bersama tim pabrikan Yamaha.
Jorge berhasil menjuarai MotoGP pada 2010, 2012, dan 2015.
Baca: BREAKING NEWS: Fabio Quartararo Resmi Dikontrak Tim Pabrikan Yamaha, Valentino Rossi Terdepak
Baca: Ternyata Ini Alasan Tim Pabrikan Yamaha Depak Valentino Rossi Setelah MotoGP 2020
Pada 2017-2018, Jorge mencoba peruntungannya di Ducati Team, menjadi rekan Dovizioso.
Sayangnya, Jorge tidak dapat menunjukkan performa gemilangnya seperti saat di Yamaha.
Dia hanya meraih tiga kemenangan dan memutuskan pindah ke Repsol Honda untuk menemani Marc Marquez.
Namun, performanya justru memburuk dan membuatnya memutuskan pensiun.
Meski tidak aktif membalap lagi, Yamaha memutuskan menjadikan Jorge sebagai test rider dalam rilis resminya.
Mulai shakedown test MotoGP di Sepang, Malaysia pada 2-4 Februari, Lorenzo akan menunggangi YZR-M1. Dia juga akan ambil bagian dalam Official IRTA Tes dan beberapa tes privat Yamaha tahun ini, bertujuan semata untuk membantu para mekanik Yamaha dengan pengembangan MotoGP 2020. Jorge adalah orang yang sempurna untuk pekerjaan ini karena dia terkenal dengan gaya membalapnya yang halus, presisi, dan umpan-balik yang jelas.
“Tentu saja, kami sangat senang menyambut Jorge kembali di Yamaha. Ketika kami tahu Jorge akan menghentikan karier balapnya, kami segera membuat proposal agar dia bergabung dengan kami," kata Lin Jarvis, Managing Director Yamaha.
“Dia adalah pembalap MotoGP yang punya pengalaman banyak, familiar dengan M1 dan mereka yang ada di Yamaha,” Lin Jarvis mengungkapkan
“Saya sangat senang dengan keputusan bergabung ke Yamaha Factory Test Team. Saya selalu berencana tetap terlibat di MotoGP dan kembali ke paddock, dan saya pikir ini adalah peran cocok untuk saya. Saya mengenal tim dan M1 dengan baik. Yamaha sangat cocok dengan gaya membalap saya, dan akan menarik untuk “kembali menjumpai motor lama saya,” Jorge menjelaskan.
“Kembali ke Yamaha membawa kembali kenangan indah. Kami mendapat banyak podium, kemenangan, dan tiga gelar bersama, jadi kami kami tahu letak kekuatan kami. Saya ingin berterima kasih pada Yamaha atas kesempatan ini, karena mengizinkan saya untuk melakukan apa yang saya cintai – mengendarai motor dan membawa sampai ke batas,” Jorge mengungkapkan.
Baca: Didepak dari Tim Pabrikan Yamaha, ke Mana Valentino Rossi akan Berlabuh Setelah MotoGP 2020?
Baca: Murid Valentino Rossi, Franco Morbidelli, Beri Bocoran Kapan The Doctor Pensiun dari MotoGP
Fabio Quartararo resmi gantikan Valentino Rossi di tim pabrikan Yamaha
Sang rising star MotoGP Fabio Quartararo resmi dikontrak tim pabrikan Yamaha untuk MotoGP 2021-2022.
Kontrak Fabio Quartararo ini terpaksa membuat Valentino Rossi terdepak dari tim pabrikan Yamaha di gelaran MotoGP.
Pasalnya, Yamaha sebelumnya juga memperpanjang kontrak Maverick Vinales untuk MotoGP musim 2021-2022.
Maka, kursi tim pabrikan Yamaha sudah penuh untuk musim 2021-2022.
Selain itu, kontrak Valentino Rossi juga sudah selesai setelah musim 2020 mendatang.
Baca: Valentino Rossi Mengaku Siap Pindah ke Tim Satelit Asal Tetap Bisa Bertahan di MotoGP
Baca: Ini Syarat Agar Valentino Rossi Tetap Membalap di MotoGP Setelah Musim 2020
Perekrutan Fabio Quartararo diumumkan melalui website resmi tim pabrikan Yamaha di Yamahamotogp.com.
“Kami sangat senang karena Fabio akan bergabung di line-up Yamaha Factory Racing MotoGP untuk 2021-2022. Pencapaiannya pada musim debut MotoGP sensasional. Enam pole position dan tujuh podiumnya pada musim 2019 adalah sinyal jelas dari keahlian membalapnya yang brilian dan luar biasa.
Mengundang dia untuk merapat ke Yamaha Factory Racing Team setelah dia menyelesaikan kontraknya dengan PETRONAS Yamaha Sepang Racing Team adalah langkah lanjutan yang logis,” tulis Lin Jarvis selaku Managing Director Yamaha Motor Racing.
“Untuk musim depan, dia akan diberikan YZR-M1 spek pabrikan dan akan menerima dukungan penuh dari Yamaha,” ungkap Lin Jarvis.
Fabio memang masih sangat muda di MotoGP dan secara umur hanya dikalahkan oleh pembalap KTP Iker Lecuona.
Namun, performa debut musimnya memang luar biasa meski belum meraih satu kemenangan pun.
“Fabio masih 20 tahun, tetapi dia sudah menunjukkan kedewasaan tinggi saat di atas motor maupun tidak, dan kita senang dia bergabung dengan kita pada 2021. Fabio dan Maverick akan memberikan dorongan besar pada kita semua untuk lanjut mengembangkan YZR-M1 dan melakukan semua yang bisa dilakukan untuk memenangkan kejuaraan dunia MotoGP,” Lin Jarvis menjelaskan.
Baca: Murid Valentino Rossi, Franco Morbidelli, Beri Bocoran Kapan The Doctor Pensiun dari MotoGP
Sementara sendiri mengaku senang dan memiliki pandangan jelas untuk tiga tahun ke depan.
“Saya akan bekerja keras, seperti musim kemarin, dan saya sangat terdorong untuk mencapi kinerja bagus,” tulis pembalap bernomor start 20 itu.
Dia juga bergairah untuk segera melakukan tes MotoGP 2020 di Sepang pada Februari mendatang.
“Saya merasa musim dingin ini terlalu panjang – Saya sangat senang pergi ke tes Sepang minggu depan untuk mengendarai YZR-M1 baruku dan bertemu serta bekerja dengan kru saya lagi,” Fabio mengungkapkan.
“Saya ingin berterima kasih pada YMC dan PETRONAS Sepang Racing Team yang telah memberikan kesempatan membalap di kelas MotoGP pada 2019. Saya lakukan semua yang saya bisa untuk membuat mereka bangga lagi pada musim ini,” tulis pembalap Prancis ini.
(TribunnewsWiki.com/Febri)