Bahkan, Merry mengatakan, Dika sempat menangis saat ia tanya mengenai bagaimana kebutuhan makannya sehari-hari.
"Waktu saya kesana, saya menyinggung masalah makan, saya tanya Dika makannya selama ini bagaimana, dia jawab sambil nangis," tutur Merry.
"Kalau ada ya dia makan bersama adik-adik dan Ibunya, kalau gak ada yang dimakan ya tidak makan katanya," sambungnya.
Merry juga menyampaikan bahwa rumah kontrakan Dika juga telah habis masa kontraknya.
Namun, sang pemilik rumah masih memberikan toleransi karena melihat kondisi keluarga Dika.
Merry menyebut Dika mengaku tak pernah menceritakan kesulitannya pada pihak sekolah.
Merry pun menanyakan mengapa Dika enggan menyampaikannya.
"Terus saya tanya lagi knp gak diceritakan kepada teman atau gurunya?
Dia jawab, saya tidak mau membebani orang te katanya," tulis Merry.
Pemkot Beri Bantuan
Berkat unggahan Merry yang viral di Facebook, keadaan keluarga Dika pun mendapat perhatian dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.
Melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP5A) Surabaya, pemkot langsung menyalurkan bantuan pada keluarga Dika pada Rabu (29/1/2020).
Baca: Viral Kisah Gadis Ditempatkan di Gubuk Cinta Satu Malam Demi Mencari Suami yang Sesuai
Ketua DP5A Surabaya Chandra Oratmangon pun menyerahkan langsung intervensi bantuan pada ibunda Dika, Anik Ismawati (37)
“Intervensi yang diberikan yakni BPJS PBI (Penerima Bantuan Iuran), pendampingan dan pengobatan (berobat jalan) dari Puskesmas Sidotopo Wetan, kursi roda, dan tempat tidur,” kata Chandra, seperti yang dilansir laman resmi Pemerintah Kota Surabaya, Rabu (29/1/2020).
Chandra menjelaskan, pemkot juga memberikan rumah susun (rusun) untuk keluarga Dika.
Rusun ini diberikan dengan supaya keluarga Dika mendapat tempat tinggal yang lebih layak.
Chandra juga memastikan, siang ini pihak DP5A mengantar kaka Dika yang bernama Aji Galuh Ramadhan (20) untuk melihat lokasi rusun.
“Kami beri dua pilihan rusun.
Di Siwalankerto, Jalan Siwalankerto dan rusun Penjaringan, Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Rungkut.
Siang ini dia (Aji Galuh) lihat-lihat, sepertinya lebih tertarik yang di Penjaringan,” tutur Chandra.