TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pemain basket yang juga merupakan sesama legenda LA Lakers, LeBron James menangis mendengar kabar kecelakaan yang menewaskan Kobe Bryant.
Sempat berlaga di klub yang sama, LeBron James dan Kobe Bryant merupakan teman baik.
Mendengar kabar kematian sahabatnya meninggal, James tak bisa menahan rasa sedihnya.
Dilansir oleh Bolasport.com, tak hanya Kobe Bryant yang menjadi korban dalam kecelakaan, Putri Bryant, Gianna juga tewas dalam kecelakaan tersebut.
"LeBron James menangis ketika dia keluar dari pesawat tim Los Angeles Lakers setelah mengetahui berita kematian Kobe Bryant," tulis 12Sportsaz di akun twitternya, dikutip Express.co.uk.
Tweet tersebut juga disertai dengan sebuah video yang menunjukan James menangis saat meninggalkan pesawat tim LA Lakers.
Baca: Kobe Bryant
Baca: Meski Tak Pernah Gandeng Kobe Bryant, Klub Ini Pensiunkan Nomor Punggung 24 untuk The Black Mamba
Sebelumnya, Kobe Bryant sempat memberikan ucapan selamat pada James yang berhasil mengalahkan rekor miliknya.
Bryant adalah pencetak gol terbanyak ketiga dalam sejarah NBA dengan 33.643 poin.
Tetapi dikalahkan oleh James pada hari Sabtu (25/1/2020) setelah pertandingannya melawan Philadelphia 76ers.
James memberikan penghormatan kepada Bryant dengan sepatu Nike khusus selama pertandingan.
Kematian Bryant terjadi hanya satu hari setelah ia memberi penghormatan untuk James dan itu menjadi unggahan terakhir di media sosial miliknya.
Pada Sabtu malam, Bryant memberi selamat James pada tonggak sejarah dengan posting Twitter dan Instagram.
Ia mengunggah potret dirinya bersama James, keduanya terlihat tertawa gembira.
“Ke posisi #2 @kingjames! Terus kembangkan permainan dan susun jalur untuk yang berikutnya, ” tulis Bryant di kolom caption.
Kemudian di akun sosial media Twitter miliknya, Bryant juga menuliskan cuitan untuk James.
“Melanjutkan untuk memajukan permainan @KingJames. Saya sangat menghormati saudara saya #33644, ”cuit Bryant.
Kecelakaan nahas tersebut terjadi hanya sehari setelah nama Kobe Bryant disalip oleh forward Los Angeles Lakers, LeBron James dalam tempat ketiga daftar pencetak skor terbanyak sepanjang masa NBA.
Pada pukul 10:39 Sabtu (25/1/2020) malam, Kobe Bryant masih aktif di media sosial dengan memberi selamat Le Bron James via Twitternya.
Le Bron James yang kini bermain untuk LA Lakers pun menuliskan sepatunya dengan tulisan emas "Mamba 4 Life" dan "8/24 KB" sebelum pertandingan, sebagai bentuk rasa hormat kepada sosok legendaris Kobe Bryant.
"Melihatnya bermain, Kobe Bryant adalah seseorang yang saya jadikan sebagai inspirasi.”
“Rasanya, wow!. Melihat Kobe Bryant yang kala itu berusia 17 tahun, datang ke NBA dan memberi dampak besar pada kompetisi tersebut.”
"Kobe adalah seorang legenda, salah satu pebasket terbesar yang pernah ada, semua orang tak menyangka dengan kabar duka ini,” ucap LeBron James.
Forward pendek dengan kemampuan untuk mengayun di depan dan play point atau shooting guard, itulah seorang Kobe Bryant.
Kobe Bryant memasuki NBA langsung dari high school (SMA).
Pada tahun 1996 di usia 18, ia menjadi pemain termuda dalam sejarah NBA.
Dia memenangkan lima gelar NBA bersama LA Lakers, serta dua medali emas Olimpiade untuk Amerika Serikat.
Saat ini Kobe Bryant merupakan pebasket keempat dalam daftar skor sepanjang masa NBA dengan 33.643 poin, memenangkan dua penghargaan MVP Final NBA dan musim reguler MVP NBA pada 2008.
Minggu ini menandai peringatan 14 tahun permainan Kobe Bryant dengan 81 poin melawan Toronto Raptors, capaian poin terbanyak kedua yang pernah dicetak dalam pertandingan NBA, di belakang angka 100 milik Wilt Chamberlain.
Baca: 8 Fakta Tentang Kobe Bryant, Legenda Besar Dunia Basket dengan Segudang Prestasi
Baca: Foto-foto Kenangan Kobe Bryant & Gianna Gigi Bryant Semasa Hidup, Selalu Tersenyum dan Kompak!
Kobe Bryant meninggal akibat kecelakaan helikopter yang ia tumpangi bersama putrinya
Bryant dan Gianna mengalami kecelakan helikopter dalam perjalanan ke Akademi Mamba untuk pelatihan bola basket.
Helikopter yang ditumpangi Bryant jatuh di sebuah lapangan terpencil, di Calabasas, pada pukul 10 pagi waktu setempat.
Pria berusia 41 tahun terbang bersama delapan orang lainnya dan tak ada yang selamat dari insiden tersebut.
Layanan darurat bergegas ke tempat kejadian tetapi tidak berhasil menyelamatkan para korban dan telah mengkonfirmasi bahwa sembilan orang menjadi korban jiwa.
(TribunnewsWiki.com/Niken Aninsi/Haris)