Wabah Virus Corona Mulai Menyebar ke 12 Negara Ini, Dikonfirmasi Positif, Masyarakat Diminta Waspada

Berikut 12 negara yang dikonfirmasi positif terjangkit virus corona, Malaysia hingga Australia.


zoom-inlihat foto
virus-corona2.jpg
tribunnews.com
Pakar kesehatan China telah memberikan peringatan kepada masyarakat untuk menghindari tempat keramaian termasuk salah satunya bioskop untuk mencegah penyebaran Virus Corona yang berakibat pada meruginya beberapa bioskop di seluruh China.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Virus corona menjadi perhatian publik saat ini.

Pasalnya, penyebaran virus corona yang berasal dari Kota Wuhan, China sangat cepat.

Virus corona dikabarkan telah menyebar ke berbagai negara.

Dikutip dari Kompas.com, terdapat 12 negara yang dikonfirmasi adanya temuan kasus virus corona.

Hingga kini, otoritas pemerintah China tengah melakukan banyak hal untuk mencegah virus corona.

Baca: Virus Corona (Coronavirus)

Diketahui, virus corona hingga kini sudah membunuh 41 orang di negara tersebut.

Untuk itu mewaspadai virus corona, dikutip dari Kompas.com, berikut 12 negara yang dikonfirmasi adanya temuan kasus virus corona:

1. China

Munculnya wabah virus corona dikabarkan berasal dari negara China.

Dikutip dari NBC News, telah terdapat temuan 41 pasien dengan virus corona yang mengalami kematian.

Jumlah tersebut naik, dari data sebelumnya di mana dilaporkan setidaknya terdapat 26 orang meninggal dari 830 kasus yang dikonfirmasi ada di negara itu.

Virus corona pertama kali diidentifikasi pada 31 Desember di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China.

Jumlah populasi masyarakat yang mencapai 11 juta dan lokasinya yang terhubung dengan berbagai wilayah lain diperkirakan membuat virus corona menyebar sampai ke kota lain, bahkan luar negeri.

Dikutip dari CNBC, guna menangani kasus ini, China mengalokasikan 1 miliar yuan atau setara 145 juta dollar AS untuk menangani wabah tersebut.

Kota Wuhan membangun rumah sakit dengan 1.000 tempat tidur untuk merawat mereka yang terinfeksi dan berencana mengoperasikannya awal minggu.

2. Jepang

Penyebaran wabah virus corona juga sampai di negara Jepang.

Mengutip dari Rappler, pada 16 Januari, Kementerian Kesehatan Jepang mengonfirmasi kasus pertamanya.

Yakni seorang pria yang baru saja mengunjungi Wuhan. Ia dirawat setelah 4 hari kembali ke Jepang, tepatnya pada 10 Januari.

Otoritas Kesehatan Jepang kemudian mengonfirmasi kasus kedua pada hari Jumat.

Kantor berita Kyodo melaporkan, pasien adalah seorang pria berusia 40-an yang berasal dari Wuhan dan dalam perjalanan ke Jepang.

Baca: Sejumlah Film Gagal Tayang Akibat Virus Corona, Bioskop di China Alami Kerugian Capai 13 Triliun

Baca: Malaysia dan Australia Beri Konfirmasi, Kini 12 Negara Terinfeksi Virus Corona

3. Singapura

Negara lainnya yang melaporkan adanya virus corona ialah Singapura.

Pada Kamis (23/1/2020), Singapura mengonfirmasi adanya seorang pria berusia 66 tahun dari Wuhan yang tiba di Singapura bersama keluarganya.

Pria itu mengalami sakit tenggorokan, meski tidak demam selama penerbangan menuju Singapura.

Temuan tersebut membuat aparat Singapura mensterilkan dan menutup kamar di Hotel Shangri-La Rasa Sentosa yang sempat dihuni pria tersebut.

Wakil Direktur Eksekutif Grup Shangri-La untuk Asia Tenggara dan Australasia Josef Dolp mengatakan, mereka saat ini tengah menggiatkan proses pembersihan terkait penyebaran virus corona.

4. Korea Selatan

Pada 20 Januari 2020, Korea Selatan melaporkan kasus pertamanya.

Virus corona dikonfirmasi menginfeksi seorang wanita 35 tahun yang terbang dari Wuhan.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KCDC) mengungkapkan, perempuan yang terbang dari Wuhan tersebut dipastikan memiliki jenis virus corona terbaru.

5. Taiwan

Pada 22 Januari, pihak berwenang mengonfirmasi kasus pertama di Taiwan.

Virus corona tersebut menjangkiti seorang wanita Taiwan berusia 50-an yang tinggal untuk bekerja di Wuhan.

Saat sampai di bandara Taiwan, dia dilarikan ke rumah sakit lantaran menunjukkan gejala infeksi virus corona baru demam, batuk, dan sakit tenggorokan.

Atas temuan kasus itu pemerintah Taiwan tetap meminta masyarakatnya untuk tidak panik.

Sebab, wanita itu telah diidentifikasi segera setelah dia tiba di Taiwan.

Baca: Punya Riwayat Perjalanan dari China, Satu Pasien RSPI Sulinti Saroso Diduga Terinfeksi Virus Corona

6. Thailand

Pada Jumat (24/1/2020), Kementerian Kesehatan Thailand mengonfirmasi telah mendeteksi dua kasus misterius menyerupai SARS yang menginfeksi dua turis asal Wuhan, China.

Pada Senin (13/1/2020), alat pemindai suhu tubuh yang ditempatkan di Bandara Suvarnabhumi, Thailand, mendeteksi seorang perempuan berusia 74 tahun yang menunjukkan gejala terinfeksi virus corona.

Setelah dibawa ke rumah sakit, perempuan tersebut didiagnosis mengalami pneumonia yang terkait dengan virus corona.

Sebelumnya, pada Rabu (8/1/2020), dokter mendiagnosis gejala infeksi virus corona pada turis asal China lainnya.

7. Amerika Serikat

Virus corona juga telah menyebar di Amerika Serikat.

Mengutip dari NBC News, virus corona pertama dilaporkan di AS pada hari Selasa saat seorang pria berusia 30-an jatuh sakit.

Awalnya, pada 15 Januari 2020, pria tersebut kembali ke Washington pada 15 Januari setelah kunjungannya ke Wuhan.

Pria tersebut tak mengunjungi pasar makanan laut di mana wabah itu berasal. Ia tak memiliki gejala seusai mendarat di AS, tetapi membaca tentang virus tersebut.

Ia lalu pergi ke rumah sakit ketika gejala mulai muncul.

Pada Jumat (24/1/2020), kasus kedua di AS dikonfirmasi ketika seorang wanita berusia 60 tahun dirawat di rumah sakit di Chicago seusai kembali dari Wuhan pada 13 Januari.

Baca: Cegah Virus Corona, Batam Aktifkan 11 Thermal Scanner serta Sediakan Masker di Pelabuhan dan Bandara

8. Vietnam

Vietnam juga mengonfirmasi adanya dua warga negara China di negara tersebut dinyatakan positif terjangkit virus corona.

Mengutip dari Rappler, seorang pria yang bermukim di Ho Chi Minh City diketahui terinfeksi virus corona dari ayahnya yang berlibur ke Vietnam pada 13 Januari lalu dari Wuhan, China.

Wakil Menteri Kesehatan Vietnam Nguyen Truong Son pun mendesak semua tindakan pencegahan untuk menghindari penyebaran lebih lanjut.

9. Nepal

Penyebaran virus corona juga telah sampai di Nepal.

Menurut Kementerian Kesehatan dan Kependudukan Nepal, Jumat (24/1/2020), seorang siswa Nepal pulang ke rumah untuk liburan tahun baru Imlek dari sekolahnya di Wuhan.

Siswa tersebut dinyatakan positif terjangkit virus corona setelah melakukan tes.

Hal itu dikonfirmasi oleh WHO Collaborating Center di Hongkong.

Pada 9 Januari 2020, pelajar berusia 30-an tersebut tiba di Nepal.

Dia kemudian pergi ke Rumah Sakit Penyakit Menular Tropis dan Infeksi Sukaraj di Khatmandu. Ia ke sana seusai mengalami demam selama empat hari dan mengalami masalah pernapasan.

10. Perancis

Perancis mengonfirmasi adanya penyebaran virus corona pada Jumat (24/1/2020).

Terdapat tiga orang yang positif terjangkit virus ini, dua dirawat di rumah sakit di Paris dan satu lainnya di Bordeaux.

Menteri Kesehatan Perancis Agnes Buzyn mengatakan, pihak berwenang telah memastikan dua kasus tersebut menjadi kasus pertama di Eropa dan kemungkinan akan lebih banyak kasus lagi di negara itu.

Buzyn juga telah memberikan konfirmasi atas kasus ketiga dalam kesempatan terpisah pada hari yang sama.

Orang tersebut merupakan kerabat dari salah satu dari dua orang sebelumnya.

11. Malaysia

Malaysia dikabarkan mengonfirmasi adanya virus corona di negaranya.

Negara pimpinan Perdana Menteri Mahathir Mohamad ini mencatat adanya tiga kasus, di mana mereka merupakan warga China.

Para pasien merupakan pelancong yang berasal dari Wuhan.

Mereka diketahui sampai di Malaysia selepas dari Singapura dua hari sebelumnya.

Otoritas menjelaskan, korban adalah perempuan 66 tahun, lalu dua bocah berumur dua dan 11 tahun yang saat ini berada dalam kondisi baik.

Sejumlah bioskop di China terpaksa tutup akibat merebaknya Virus Corona yang berbahaya
Sejumlah bioskop di China terpaksa tutup akibat merebaknya Virus Corona yang berbahaya (tribunnews.com)

12. Australia

Australia mengonfirmasi kasus pertamanya yang menimpa seorang asal Melbourne setelah bepergian dari China.

Hal itu dikonfirmasi oleh pemerintah Australia pada Sabtu (25/1/2020).

Pemerintah melalui Menteri Kesehatan Greg Hunt meminta para penumpang pesawat yang sama dengan pasien agar melapor.

(TRIBUNNEWSWIKI/Afitria) (Kompas.com/Nur Rohmi Aida/Ardi Priyatno Utomo)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved