I Wayan Gede Pasek Suardika

I Wayan Gede Pasek Suardika (lahir: 21 Juli 1969, Bali, Indonesia) merupakan anggota DPR periode 2009-2014 dari Fraksi Partai Demokrat.


zoom-inlihat foto
i-wayan-gede-pasek-suardika-1.jpg
KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO
Ketua Panitia Perancang Undang-Undang (PPUU) DPD I Wayan Gede Pasek Suardika saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (31/5/2018).(KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO)

I Wayan Gede Pasek Suardika (lahir: 21 Juli 1969, Bali, Indonesia) merupakan anggota DPR periode 2009-2014 dari Fraksi Partai Demokrat.




  • Informasi Awal #


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Gede Pasek Suardika merupakan politisi sekaligus tokoh hukum.

Nama lengkapnya adalah I Wayan Gede Pasek Suardika yang lahir di Singaraja pada 21 Juli 1969.

Pasek dikenal secara luas berkat pekerjaannya sebagai advokat, aktivitasnya di organisasi dan LSM.

Ia pernah menjadi anggota DPR periode 2014-2019.(1)

Pada 23 Januari 2020, Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) menunjuk Gede Pasek Suardika sebagai Sekretaris Jenderal Partai Hanura masa bakti (2019-2024).

Adapun Gede Pasek Suardika menggantikan posisi Sekretaris Jenderal yang dulu dijabat oleh Herry Lontung.(2)

Namun belum ada tanggapan untuk langkah lebih lanjut.

I Wayan Gede Pasek Suardika 1
Ketua Panitia Perancang Undang-Undang (PPUU) DPD I Wayan Gede Pasek Suardika saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (31/5/2018).(KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO)

  • Pendidikan #


Berikut adalah riwayat pendidikan Gede Pasek Suardika:

  • TK Lab Unud Singaraja
  • SD Lab Unud Singaraja
  • SMP Lab unud Singaraja
  • SMA Negeri I Singaraja
  • Fakultas Hukum Universitas Brawijaya, Malang
  • Magister Hukum Universitas Udayana Denpasar.(3)

  • Riwayat Organisasi #


Unikahidha Universitas Brawijaya Malang

Wakil Ketua KPMHD Malang

Sekjen PP KMHDI Periode 1996-1999

Ketua Presidium Forum Alumni KMHDI Indonesia (FA-KMHDI) hingga kini

Pendiri Yayasan Bali Forum

Wakil Ketua Bidang Advokasi dan Pembelaan

Wartawan PWI Bali Wakil Sekretaris IPHI (Ikatan Penasihat Hukum Indonesia) Bali

Wakil Ketua VI PP Mahagotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) Bali

Penasihat Garda (Gabungan Generasi Muda) Buleleng Ketua Dewan Pakar Partai Demokrat Bali

Ketua Komunitas Kebangsaan (LSM pendukung SBY-JK saat pilpres 2004)

Ketua Departemen Pemuda dan Olahraga, DPP Partai Demokrat Tahun 2010-2015

Ketua Departemen Lingkungan Hidup, DPP HKTI (Himpunan Kerukunan Tani Indonesia) 2010-2015.(3)

  • Karier #


I Wayan Gede Pasek Suardika merupakan putra dari Kapten Purn (Pol) I Komang Alit.

Dia dikenal secara luas berkat pekerjaannya sebagai advokat, aktivitasnya di organisasi dan LSM.

Serta tak luput dari garis keturunan keluarganya yang banya di hormati di sekutar masyarakat Bali.

Memulai karir di bidang jurnalistik, pria kelahiran Singaraja, 21 Juli 1969 ini kemudian melanjutkan karirnya sebagai advokat kenamaan.

Banyak kasus yang berhasil diselesaikan oleh pria yang akrab disapa Pasek ini berkat sikapnya yang berani, kritis, dan sering melawan arus.

Di dunia hukum, karirnya begitu cemerlang, hingga membuat namanya banyak diperbincangkan.

Ia dikenal sebagai konsultan pilkada di Bali yang banyak menorehkan sukses bagi kepala daerah yang mencalonkan diri.(4)

Namun sebelum dikenal di ranah hukum, Pasek merupakan aktivis yang malang melintang di berbagai organisasi.

Kemampuannya dalam beropini dan menganalisa mampu membawa lulusan Fakultas Hukum Universitas Brawijaya ini duduk sebagai anggota DPR periode 2009-2014 dari fraksi Demokrat.

Tak hanya sekedar duduk, ia juga merupakan ketua DPP Partai Demokrat departemen Pemuda dan Olahraga tahun 2010-2015.

Pemilu legislatif tahun 2014 merupakan titik navigasi baru bagi pria yang pernah menjadi pemenang piagam Penghargaan dari Kepolisian Daerah Bali atas partisipasi sebagai pengawas external dalam proses penerimaan calon Taruna AKPOL dan BINTARA Polri TA tersebut dengan menjadi seorang senator dengan mengantongi 132.887 suara.(5)

Pasek menjadi pengurus inti Partai Demokrat, saat sahabat akrabnya yaitu Anas Urbaningrum menjadi Ketua Umum DPP Partai Demokrat hasil Munas di Bandung.

Bahkan pasangan Anas-Pasek seperti duet maut dilangit parpolitikan Indonesia, saat partai politik berlambang Mercy itu dipuncak kejayaannya beberapa tahun silam.

Pasek adalah orang dibalik kemenangan sejumlah kepala daerah, khususnya di Bali.

Puncaknya adalah mengantarkan kemenangan pasangan SBY-JK pada pilpres 2004 di Bali.

Banyak ide dan masukan suami Evie Lestari Andajani yang menjadi keputusan penting Partai Demokrat saat dia masih memiliki relasi dan loyalitas yang baik dengan SBY.

Termasuk duduknya SBY sebagai Ketua Umum DPP Partai Demokrat antara lain bermula dari usulan Pasek.(6)

Pada pertengahan September 2013, Pasek dicopot jabatannya dari Ketua Komisi III DPR karena ikut serta dalam organisasi masyarakat sekaligus menjabat sebagai sekertaris jendral yang dibentuk Anas Urbaningrum yaitu Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI).

Namun, badai yang menerpa partai mercy membuat Pasek memilih menjaga kesetiakawanan ketimbang merapat pada kekuasaan.

Bersama Anas, Pasek mendirikan Persatuan Pergerakan Indonesia (PPI).

Jalan politik Pasek mulai berbeda dengan Partai Demokrat.

Maka Pasek mulai menjaga jarak dengan Partai Demokrat hingga akhirnya berpisah pasca kongres Surabaya.

Ia juga dipecat dari keanggotaan Partai Demokrat karena masalah yang sama.(7)

Setelah keluar dari partai Demokrat, Pasek kemudian masuk ke partai Hanura.

Pada 3 November 2018 Gede Pasek Suardika mengundurkan diri dari posisi ketua badan pemenangan pemilu (Bappilu) di Partai Hanura.

Mantan anak buah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Demokrat itu, menyampaikan pengunduran dirinya melalui surat bertanggal 3 November 2018.

Dalam suratnya, Pasek yang saat ini duduk sebagai Anggota DPD RI dari Bali membeberkan tiga alasannya mundur dari posisi ketua Bappilu Hanura.

Pertama, karena kesibukannya sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dan agenda pribadi.

Kedua, mantan ketua Komisi III DPR itu juga mengaku tak mampu menyesuaikan diri dengan pola kerja Bappilu partai yang saat ini dipimpin oleh Oesman Sapta Odang (OSO).

Alasan ketiga adalah peran Bappilu Hanura dalam hal mengusung calon anggota legislatif (caleg) tak maksimal.(8)

Pada 23 Januari 2020, Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) menunjuk Gede Pasek Suardika sebagai Sekretaris Jenderal Partai Hanura masa bakti (2019-2024).

Adapun Gede Pasek Suardika menggantikan posisi Sekretaris Jenderal yang dulu dijabat oleh Herry Lontung.(2)

Penghargaan

  • Juara II Tingkat SLTA se-Bali dalam Lomba Karya Ilmiah tentang Keluarga Berencana (KB)
  • Juara I Lomba Penulisan Essay Pemuda dan Mahasiswa yang diadakan UKH Jayabaya Jakarta Pada tahun 1995
  • Pemenang Tiga Belas Besar dalam Lomba Karya Tulis Berita dalam rangka “HUT Pemda Tk I Bali ke 40 Tahun 1998”
  • Juara III Lomba Karya Tulis Artikel dalam rangka “Kunjungan Kerja Bapak Gubernur Kdh Tk I Bali” pada tahun 1999
  • Piagam Penghargaan dari Bapak H. Susilo bambang Yudhoyono dan H. Muhammad Jusuf Kalla sebagai TimKamDa Provinsi Bali dalam Pilpres 2004-2009
  • Piagam Penghargaan dari Kepolisian Daerah Bali atas partisipasi sebagai pengawas external dalam proses penerimaan calon Taruna AKPOL dan BINTARA Polri TA.(4) (TribunnewsWiki.com/Saradita)


Nama Lengkap I Gede Pasek Suardika
Lahir 21 Juli 1969, Bali, Indonesia
Pendidikan Fakultas Hukum Universitas Brawijaya, Malang
Magister Hukum Universitas Udayana Denpasar
Riwayat karier Anggota DPD RI (1 Oktober 2014)
Anggota DPR RI (2 Oktober 2009 – 1 Oktober 2014)
Partai politik Hanura (2016-sekarang)
Demokrat (2008-2014)
Pekerjaan Advokat, Politisi
Berita terkini Ditunjuk sebagai Sekretaris Jenderal Partai Hanura masa bakti (2019-2024)


Sumber :


1. wayansuyasahanura.com
2. nasional.kompas.com
3. paseksuardika.blogspot.com
4. m.merdeka.com
5. tirto.id
6. www.teropongsenayan.com
7. news.detik.com
8. www.jawapos.com
9. nasional.kompas.com


BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved