Informasi Pribadi #
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Helen Keller yang memiliki nama asli Helen Adams Keller, lahir di Tuscumbia, Alabama, Amerika Serikat pada 27 Juni 1880.
Keller adalah seorang pendidik Amerika, ia mengadvokasi orang-orang tunanetra dan tuli.
Sejak berusia dua tahun, Keller menjadi tunanetra dan tuli akibat terserang penyakit yang hingga kini tidak diketahui pasti apa jenis penyakit tersebut.
Mulai tahun 1887, guru Keller, Anne Sullivan yang membantunya belajar dan berinteraksi sehingga Keller memiliki kemajuan luar biasa dalam kemampuan berkomunikasi.
Pendidikan dan pelatihan yang dijalaninya menghasilkan pencapaian luar biasa dalam sejarah pendidikan para penyandang disabilitas.
Dalam beberapa bulan Keller telah belajar merasakan benda-benda dan mengasosiasikannya dengan kata-kata yang dieja dengan sinyal jari di telapak tangannya, untuk membaca kalimat dengan merasakan kata-kata yang terangkat di karton, dan membuat kalimatnya sendiri dengan mengatur kata-kata dalam bingkai.
Selama 1888–1890 dia menghabiskan musim dingin di Lembaga Perkins untuk belajar Braille.
Kemudian, dia memulai proses belajar berbicara yang lambat di bawah Sarah Fuller dari Horace Mann School for the Deaf di Boston.
Dia juga belajar membaca bibir dengan meletakkan jari-jarinya di bibir dan tenggorokan pembicara sementara kata-kata itu secara bersamaan dieja untuknya. (1)
Keluarga dan Masa Kecil #
Helen Keller adalah putra pertama dari dua bersaudara yang lahir dari pasangan Arthur H. Keller dan Katherine Adams Keller.
Selain itu, Keller juga memiliki dua saudara tiri yang lebih tua.
Ayah Keller pernah bertugas sebagai perwira di Tentara Konfederasi selama Perang Saudara.
Setelah pensiun dari Tentara Konfederasi, ayah Keller menjadi editor surat kabar lokal mingguan di Alabamian Utara.
Keluarga Keller bukanlah keluarga yang kaya, keluarganya mendapatkan penghasilan dari perkebunan kapas mereka.
Mulanya Keller dilahirkan dengan indera penglihatan dan pendengarannya yang normal.
Keller mulai bisa berbicara ketika dia baru berusia enam bulan dan dia bisa mulai berjalan pada usia satu tahun.
Kemudian Keller kehilangan penglihatan dan pendengarannya saat berusia sembilan belas bulan.
Pada tahun 1882, ia menderita penyakit yang disebut sebagai "brain fever" (demam otak) yang menghasilkan suhu tubuh tinggi oleh dokter keluarganya.
Penyakit apa sebenarnya yang diidap Keller masih menjadi misteri hingga kini, meskipun beberapa ahli mengatakan dan percaya bahwa itu mungkin demam berdarah atau meningitis.
Dalam beberapa hari setelah demam itu merebak, ibu Keller, memperhatikan bahwa putrinya tidak menunjukkan reaksi ketika bel makan malam dibunyikan, atau ketika sebuah tangan melambai di depan wajahnya.
Ketika Keller tumbuh di masa kanak-kanak, ia mengembangkan metode komunikasi terbatas dengan rekannya, Martha Washington, putri dari seorang juru masak keluarga Keller.
Keduanya telah menciptakan sejenis bahasa isyarat.
Pada saat Keller berusia tujuh tahun, mereka telah menemukan lebih dari 60 tanda untuk berkomunikasi satu sama lain.
Selama pertumbuhannya pada masa itu, Keller menjadi sangat liar dan sulit diatur.
Dia akan menendang dan berteriak ketika marah, dan tertawa terbahak dan tidak terkendali terkendali saat merasa bahagia.
Dia juga menyiksa Martha dan mengamuk pada orang tuanya, akibat sikap Keller tersebut banyak kerabat keluarga merasa Keller harus dilembagakan atau dirawat oleh lembaga tertentu.
Riwayat Pendidikan #
Pada tahun 1890, Keller memulai kelas-kelas pidato di Horace Mann School for the Deaf di Boston.
Dia bekerja keras selama 25 tahun untuk belajar berbicara sehingga orang lain dapat memahaminya.
Dari tahun 1894 hingga 1896, Keller menghadiri Sekolah Wright-Humason untuk Tunarungu di New York City.
Di sana, ia bekerja untuk meningkatkan keterampilan komunikasinya dan mempelajari mata pelajaran akademik reguler.
Masa-masa tersebut membuat Keller menjadi bertekad untuk kuliah.
Pada tahun 1896, dia bersekolah di Cambridge School for Young Ladies, sebuah sekolah persiapan untuk wanita.
Ketika ceritanya mulai dikenal oleh masyarakat umum, Keller mulai bertemu dengan orang-orang terkenal dan berpengaruh.
Salah satunya adalah penulis Mark Twain, ia sangat terkesan dengan Keller, kemudian mereka menjadi teman.
Twain memperkenalkan Keller kepada temannya Henry H. Rogers, seorang eksekutif di perusahaan Standard Oil.
Rogers sangat terkesan dengan bakat, dorongan, dan tekad Keller sehingga dia setuju mebiayai pendidikan Keller untuk kuliah di Radcliffe College.
Di sana, dia ditemani oleh Sullivan, yang duduk di sisinya untuk menafsirkan ceramah dan teks.
Pada masa tersebut, Keller telah menguasai beberapa metode komunikasi, termasuk membaca dengan sentuhan, huruf Braille, berbicara, mengetik, dan mengeja dengan jari.
Keller lulus, dengan predikat cum laude, dari Radcliffe College pada tahun 1904, pada usia 24 tahun.
Aktivisme Sosial #
Sepanjang paruh pertama abad ke-20, Keller menangani masalah sosial dan politik, termasuk hak pilih perempuan, pasifisme, kontrol kelahiran dan sosialisme.
Setelah lulus, Keller mulai belajar lebih banyak tentang Dunia dan bagaimana dia bisa membantu meningkatkan kehidupan orang lain.
Berita tentang ceritanya menyebar ke luar Massachusetts dan New England.
Keller menjadi selebritas dan dosen terkenal dengan berbagi pengalamannya dengan audiens, dan bekerja atas nama orang lain yang hidup dengan disabilitas.
Dia bersaksi di depan Kongres, sangat menganjurkan untuk meningkatkan kesejahteraan orang tunanetra.
Pada tahun 1915, bersama dengan perencana kota terkenal George Kessler, ia ikut mendirikan Helen Keller International untuk memerangi penyebab dan konsekuensi kebutaan dan kekurangan gizi.
Pada 1920, dia membantu mendirikan American Civil Liberties Union (ACLU).
Ketika American Federation for The Blind (AFB) didirikan pada tahun 1921, Keller memiliki outlet nasional yang efektif untuk upayanya.
Keller menjadi anggota pada tahun 1924 dan berpartisipasi dalam banyak kampanye untuk meningkatkan kesadaran, uang, dan dukungan bagi orang tunanetra.
Keller juga bergabung dengan organisasi lain yang didedikasikan untuk membantu mereka yang kurang beruntung, termasuk Permanent Blind War Relief Fund (kemudian disebut American Braille Press).
Segera setelah dia lulus dari perguruan tinggi, Keller menjadi anggota Partai Sosialis, kemungkinan besar karena persahabatannya dengan John Macy.
Antara 1909 dan 1921, ia menulis beberapa artikel tentang sosialisme dan mendukung Eugene Debs, seorang kandidat presiden Partai Sosialis.
Serangkaian esainya tentang sosialisme, berjudul "Out of the Dark," menggambarkan pandangannya tentang sosialisme dan urusan dunia.
Pada masa-masa Keller menjadi seorang aktivis sosial inilah, ia pertama kali mengalami prasangka publik tentang kedisabilitasannya.
Untuk sebagian besar hidupnya, pers telah sangat mendukungnya, memuji keberanian dan kecerdasannya.
Tetapi setelah dia mengungkapkan pandangan sosialisnya, beberapa mengkritiknya karena Keller dinilai mencari perhatian atas kekurangan yang dimilikinya.
Bahkan salah satu surat kabar, Brooklyn Eagle, menulis "mistakes sprung out of the manifest limitations of her development" (kesalahannya muncul dari keterbatasan nyata perkembangannya).
Pada tahun 1946, Keller diangkat sebagai penasihat hubungan internasional untuk American Foundation of Overseas Blind.
Antara tahun 1946 hingga 1957 Keller bepergian ke 35 negara di lima benua.
Pada tahun 1955, pada usia 75, Keller memulai perjalanan terpanjang dan paling melelahkan dalam hidupnya: perjalanan sejauh 40.000 mil, lima bulan melintasi Asia.
Melalui banyak pidatonya dan penampilannya, dia membawa inspirasi dan dorongan bagi jutaan orang.
Penghargaan dan Kehormatan #
Selama hidupnya, Keller menerima banyak penghargaan sebagai pengakuan atas prestasinya:
- Medali Layanan Theodore Roosevelt Distinguished (1936)
- Medali Kebebasan Presiden (1964)
- Pemilihan ke Hall of Fame Wanita (1965)
- Gelar Doktor Kehormatan dari Temple University dan Harvard University dan dari universitas Glasgow, Skotlandia; Berlin, Jerman; Delhi, India; dan Witwatersrand di Johannesburg, Afrika Selatan.
- Dinobatkan sebagai Anggota Kehormatan Institut Pendidikan Skotlandia.
Baca: Hari Ini dalam Sejarah: 3 Desember, Hari Disabilitas Internasional
Wafat #
Keller meninggal dalam tidurnya pada 1 Juni 1968, hanya beberapa minggu sebelum ulang tahunnya yang ke-88.
Keller menderita penyakit stroke pada tahun 1961 dan menghabiskan tahun-tahun sisa hidupnya di rumahnya di Westport, Connecticut.
Selama hidupnya yang luar biasa, Keller berdiri sebagai contoh yang kuat tentang bagaimana tekad, kerja keras, dan imajinasi dapat memungkinkan seseorang untuk menang atas kesulitan.
Dengan mengatasi kondisi sulit dengan banyak kegigihan, ia tumbuh menjadi aktivis yang dihormati dan terkenal di dunia yang bekerja untuk kemajuan orang lain.
| Nama | Helen Adams Keller (Helen Keller) |
|---|
| Lahir | 27 Juni 1880 |
|---|
| Wafat | 1 Juni 1968 |
|---|
| Orangtua |
|---|
| Ayah | Arthur H. Keller |
|---|
| Ibu | Katherine Adams Keller |
|---|
| Pendidikan | Radcliffe College |
|---|
Sumber :
1. www.biography.com