Siswi tersebut dipanggil ke Gedung DPRD Ogan Ilir, didampingi Kakeknya Mutiilah (75) dan kepala Desa Tanjung Serian, Hendriadi, Senin (20/1/2020).
Saat dipanggil, mereka melakukan pertemuan tertutup untuk mendengar langsung kejadian yang menimpa siswi kelas XI itu. Pertemuan tersebut berlangsung sekitar 1 jam lebih.
Saat diwawancarai, Ketua Komisi IV DPRD Ogan Ilir, Aprizal mengatakan bahwa pihaknya telah mendengar langsung kejadian tersebut dari siswinya secara langsung.
Saat ini, pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melengkapi data yang dibutuhkan.
"Jadi Kamis atau Jumat, kami akan sidak ke sekolah yang bermasalah terkait hal ini. Akan kita tindak lanjuti," ujarnya usai pertemuan.
Ia mengatakan, akan memberikan atensi khusus untuk menyelesaikan masalah tersebut. Sebab, pihaknya menganggap Pendidikan adalah aspek penting untuk membentuk Sumber Daya Manusia (SDM) Ogan Ilir yang berkualitas.
"Akan kita pressure (agar masalahnya cepat ditangani). Kita dengan Dinas Pendidikan akan melakukan Sidak, apa yang menyebabkan hal itu terjadi," jelasnya.
Baca: Ditolak Calon Mertua karena Miskin dan Bukan PNS, Wanita Ini Akhirnya Pamer Kekayaan dan Mobil Mewah
Baca: Wanita Ini 12 Kali Nikah dan Cerai, Semua Mantan Suami Kapok Usai Malam Pertama, Ternyata karena Ini
(Sripoku/RM. Resha A.U)(TribunJakarta/Rr Dewi Kartika H)(TRIBUNNEWSWIKI.COM/ Abdurrahman Al Farid)