Surili (Presbytis Comata)

Surili yang dalam Bahasa Latin disebut Presbytis comata merupakan spesies primata endemik Jawa Barat dan pernah menjadi maskot Pekan Olahraga Nasional (PON) Jawa Barat pada tahun 2016.


Surili (Presbytis Comata)
ksdae.menlhk.go.id
Surili yang dalam Bahasa Latin disebut Presbytis comata merupakan spesies primata endemik Jawa Barat dan pernah menjadi maskot Pekan Olahraga Nasional (PON) Jawa Barat pada tahun 2016.(ksdae.menlhk.go.id) 

Surili yang dalam Bahasa Latin disebut Presbytis comata merupakan spesies primata endemik Jawa Barat dan pernah menjadi maskot Pekan Olahraga Nasional (PON) Jawa Barat pada tahun 2016.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Monyet Surili merupakan jenis monyet yang langka.

Surili tersebar di negara Indonesia, Malaysia sampai Thailand. Spesiesnya pun beragam, ada Presbytis Chrysomelas (Surili Serawak), Presbytis Melalophos (Surili Sumatera), Presbytis Natunae (Surili Natuna) hingga Presbytis Comata (Surili Jawa).

Spesies Surili terakhir inilah yang merupakan primata endemik Jawa Barat (Jabar).

Surili (Presbytis comata) adalah spesies primata endemik dari Jawa Barat, khususnya menjadi fauna identitas kabupaten Bogor.

Surili Jawa dalam bahasa Inggris dinamai dengan beberapa nama seperti Javan Surili, Grizzled Leaf Monkey, Java Leaf Monkey, dan Javan Grizzled Langur, adapun dalam penamaan lokal mereka dikenal dengan nama Lutung Surili Jawa.

Monyet ini kerap ditemukan di hutan hujan tropis.

Surili biasa dijumpai di kawasan hutan Jawa Barat dan ditemukan pada ketinggian rata-rata 25 meter di kanopi hutan bagian atas.

Lokasi spesifiknya, monyet ini biasanya suka hidup di hutan lereng gunung dan bukit dengan ketinggian 2.600 meter

Salah satu keistimewaan primata berekor panjang ini adalah pernah menjadi maskot Pekan Olahraga Nasional (PON) Jawa Barat di tahun 2016.

Hal tersebut merupakan bentuk apresiasi dari pemerintah terhadap satwa endemik yang terancam punah.

Surili merupakan spesies yang paling waspada di lingkungannya, mereka sensitif terhadap kehadiran predator dan manusia, bila dibandingkan dengan Lutung Jawa (Trachypithecus auratus) dan Owa Jawa (Hylobates moloch).(1)

  • Makanan


Pada umumnya kelompok surili atau yang sering disebut monyet beruban terdiri atas satu ekor jantan dengan satu atau lebih betina (one male multi female troop).

Atau dengan kata lain surili biasanya berpoligami.

Kelompok surili ini senang makan buah-buahan dan biji-bijian serta serangga yang berada di pohon walen (Ficus ribes).

Dengan memakan buah dan biji, satwa ini dapat membantu dalam menyebarkan biji tumbuhan di kawasan gunung yang kemudian akan tumbuh menjadi anakan pohon baru.

Dengan demikian Surili berperan dalam memelihara kelestarian kawasan hutan khususnya dalam regenerasi alami.(2)

  • Bentuk Fisik


Surili biasanya hidup berkelompok antara 7-15 ekor.

Setiap kelompok biasanya terdiri dari seekor jantan dengan satu atau lebih betina.

Morfologi Surili pada umumnya rambut bagian punggung (dorsal) tubuh Surili dewasa berwarna hitam atau cokelat tua keabuan.

Pada bagian kepala sampai jambul berwarna hitam.(3)

Tubuh bagian depan (ventral) mulai dari bagian dagu, dada, perut, bagian dalam lengan, kaki dan ekor berwarna putih.

Warna kulit muka dan telinga hitam pekat agak kemerahan.

Sedangkan warna iris mata mereka coklat gelap dan bibirnya berwarna kemerahan.

Panjang tubuh Surili jantan dan betina hamper sama, berkisar antara 430-600 mm.

Panjang ekor berkisar antara 560-720 mm.

Berat tubuh rata-rata 6,5 kg.(4)

(TribunnewsWiki.com/Saradita)



Kerajaan Animalia
Filum Chordata
Kelas Mamalia
Ordo Primates
Famili Cercopithecidae
Genus Presbyti
Spesies Presbytis comata


Sumber :


1. www.greeners.co
2. techno.okezone.com
3. ksdae.menlhk.go.id
4. beritabogor.com


Penulis: saradita oktaviani
Editor: Melia Istighfaroh






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved