TRIBUNNEWSWIKI.COM - Bali United disebut-sebut sebagai klub yang memiliki kesempatan untuk mendatangkan Andik Vermansah pada bursa transfer pramusim 2020.
Terlebih belum lama ini Andik Vermansah kedapatan berada di Bandara Ngurah Rai, Bali, yang kemudian membuat rumor ke Bali United semakin gencar.
Hanya saja, CEO Bali United, Yabes Tanuri, mempunyai jawaban berbeda terkait isu tersebut.
Yabes mengatakan bahwa pihaknya belum memiliki rencana untuk mendatangkan Andik Vermansah.
Sampai saat ini pun Bali United disebut Yabes Tanuri belum pernah berhubungan dengan Andik Vermansah untuk membicarakan potensi transfer.
Baca: Transfer Liga 1: Efek Domino Striker PSM ke Persib, hingga Bali United Semakin Giat
Baca: Transfer Liga 1: Persija dan Persib Masih Loyo, Bali United Tergesit Rekrut Pemain Baru
"Sampai saat ini belum ada rencana itu (mendatangkan Andik Vermansah), tetapi bisa saja kami menambah pemain lagi," kata Yabes Tanuri dikutip Tribunnewswiki.com dari Bolasport.com, Selasa (7/1/2020).
"Karena dalam satu musim kan bisa ada penambahan pemain, baik itu pergantian atau pengurangan," ujarnya menambahkan.
Yabes Tanuri menambahkan, sampai saat ini kabar pemain kelahiran 1991 itu ke Bali United baru sekadar rumor saja.
"Saya belum tahu, tidak lah. Saya tak tahu, itu gosip," tutur pria berkacamata itu.
"Tak ada ya, kami tak pernah bicara juga. Tetapi tak tahu juga ke ya ke depannya, yang jelas per hari ini belum ada pembicaraan dengan dia," ucapnya sekaligus mengakhiri pernyataan.
Andik diincar PSM Makassar
CEO PSM Makassar, Munafri Arifuddin, angkat bicara soal kemungkinan Andik Vermansah bergabung ke klubnya untuk Liga 1 musim 2020.
Klub baru Andik Vermansah belum diketahui setelah sang pemain mengucapkan selamat tinggal kepada Madura United belum lama ini karena kontraknya yang sudah habis.
Melihat hal itu, apakah Munafri Arifuddin tertarik untuk mendatangkan tanda tangan mantan pemain Selangor FA?
Baca: Transfer Persib: Incar Pilar Timnas Indonesia hingga Pemain Asing, Nasib Eze Tanda Tanya
Baca: Dipastikan Melatih Timnas Indonesia, Inilah Momen Unik dan Istimewa Shin Tae-yong
"Saya tak tahu soal ini dan tak pernah berhubungan juga sebenarnya. Sampai saat ini belum pernah," kata Munafri Arifuddin.
"Kalau Andik mau ya kami ayo bernego saja, bagus kalau Andik mau kami akan senang," ujarnya menambahkan.
Namun Appi, sapaan akrabnya, ragu pemain timnas Indonesia itu berminat datang ke Juku Eja.
Terlebih Andik dikenal sebagai pemain yang lebih memilih kontrak jangka panjang dan transfernya bernilai besar.
"Kami kan sedang mencari pemain juga."
"Kemarin saya pikir Andik di satu klub itu kontraknya lama, jadi tidak kami dekati," tuturnya.
"Kalau pun kami mau mendekati dia, nanti akan kami coba cari jalurnya yang gampang," ucapnya.
Belum lagi, Andik Vermansah juga telah mendapatkan pesan dari keluarga untuk bermain di sekitar Jawa Timur saja.
Madura United hampir selesai bentuk tim
Pelatih Madura United, Rahmad Darmawan, mengonfirmasi perburuan pemain Madura United menuju babak akhir.
Tidak ingin membuang waktu, tim pelaltih berencana mengadakan serangkaian uji coba di bulan Januari ini.
Pelatih yang biasa disapa RD tersebut mengkonfirmasi setidaknya pasukan Madura United sudah siap 90 persen.
Hal tersebut menjadikan mereka tim yang memiliki progres tercepat di bursa transfer 2020 ini.
Terdekat mereka akan membuka musim 2020 dengan latihan perdana.
“Untuk penentuan pemain lama dan baru sudah 90 persen.
Baca: Rahmad Darmawan
Baca: Seto Nurdiantoro
Kita mulai latihan pada 10 Januari di Bangkalan,” kata Rahmad Darmawan.
“Awal latihan ringan setelah libur setelah itu kita masuk sesuai program yang sudah dibuat,” imbuhnya.
Tidak hanya sekedar latihan biasa, tim pelatih juga ingin melemaskan otot pemainnya dengan serangkaian uji coba.
Selain itu, uji coba juga bertujuan sebagai wadah bagi tim pelatih untuk mengukur kedalaman skuadnya.
“Selain latihan kita akan ada 3 atau 4 kali uji coba di Januari,” ucapnya.
Pada latihan perdana ini akan menjadi kali pertama tim bertatap muka setelah melakukan perombakan yang cukup besar.
Seperti diketahui pada musim 2019 lalu manajemen melakukan banyak evaluasi.
Salah satunya reformasi tim pelatih yang kini dikepalai Rahmad Darmawan.
Selain itu di komposisi pemain pun mengalami perubahan yang tidak kalah besarnya.
Setidaknya ada tujuh pemain yang dilepas Laskar Sape Kerrab, termasuk Engelberd Sani, Andik Vermansah, dan Alfat Faathier.
Baca: Transfer Liga 1: Persib Pakai Muka Lama hingga Marko Simic Tolak Eropa Demi Persija
Baca: Persiraja Promosi ke Liga 1, Bali United Siapkan Opsi Terbang Lewat Malaysia jika Bertandang ke Aceh
Lalu ada lima pemian baru yang diresmikan yakni Dodi Alex van Djin, Risna Prahala, Haris Tuharea, Rivaldi Bawuoh, dan Samuel Christianson Simanjuntak.
Selain itu, RD kini tengah menanti pemain asing terakhirnya.
Tidak disebutkan secara detail identitas pemain asing baru tersebut.
RD mengatakan pemain tersebut berasal dari Brasil. Selain pemain asing terakhir, RD juga membuka wacana untuk menambah satu lagi pemain lokal.
Teka-teki Spaso
Bhayangkara FC jadi yang terdepan untuk mendatangkan Ilija Spasojevic setelah sang pemain mengisyaratkan bakal hijrah dari Bali United.
Ilija Spasojevic belum lama ini mengutarakan bahwa dia akan tinggal di Jakarta sehingga memunculkan rumor bakal gabung ke Persija Jakarta atau Bhayangkara FC.
"Saya akan stay di Jakarta dan lama di sana, akan jarang kita bertemu,” kata Spasojevic dikutip dari Tribun Bali.
Baca: Istri Ilja Spasojevic Penyerang Bali United Meninggal Dunia, Persib Bandung Turut Berduka
Baca: Ilija Spasojevic
Bhayangkara FC pun menanggapi kabar tersebut dan mengakui sedang menjalin komunikasi dengan pemain naturalisasi tersebut.
COO Bhayangkara, Kombes Sumardji menyebut bahwa pihaknya kini sedang bernegosiasi dengan manajemen klub Bali United.
"Dia (Spaso) belum resmi, ini sedang diurus."
"Enggak tahu gimana Bali Undited-nya," kata Sumardji kepada wartawan, Senin (6/1/2019).
Spaso, bukan sosok asing buat Bhayangkara karena pernah bermain di sana selama setengah musim pada Liga 1 2017.
Bersama The Guardian, Spaso berkontribusi besar atas kesuksesan Bhayangkara meraih gelar juara Liga 1.
Pemain berusia 32 tahun saat itu tampil produktif dengan torehan 13 gol dari 16 kali penampilan.
Bhayangkara pun menyambut kabar akan hengkangnya Spaso dari Bali United dengan menampung lagi mantan pemainnya itu.
"Sebenarnya begini, pemain utama kami tidak ada yang pergi selain pemain yang kami lepas kemarin," tutur Sumardji.
"Jadi paling kami mau mencari satu pemain asing tambahan," ucapnya sekaligus mengakhiri pernyataan.
(Tribunnewswiki.com/Bolasport.com/Muhammad Robbani)