10 Tips Berhemat Termudah untuk si Boros dan Impulsif: Bisa Gunakan Jurus The Power of Uang 20 Ribu!

Kadang menabung hanya berakhir menjadi salah satu list di daftar resolusi yang diulang terus menerus setiap tahun, tanpa ada aksi yang konkret.


zoom-inlihat foto
ilustrasi-menabung.jpg
pixabay
Ilustrasi menabung


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Memiliki tabungan adalah impian setiap orang.

Uang yang disimpan dapat digunakan untuk keperluan mendesak apabila dibutuhkan sewaktu-waktu.

Namun, tidak semua orang dapat menabung dan menjalani gaya hidup hemat.

Contohnya adalah orang-orang yang boros dan impulsif.

Baca: Saksikan Hujan Meteor Quadrantid Dini Hari Nanti: Tidak Perlu Teleskop, Ini Tips Memotretnya!

Baca: Tips dan Trik Mengatasi Rambut Uban: Menggunakan Bahan yang Simple, Bawang Merah Bisa Jadi Solusi

Orang yang impulsif biasanya akan cenderung lebih boros, karena bersifat cepat bertindak secara tiba-tiba menurut gerak hati tanpa pikir panjang.

Kadang menabung hanya berakhir menjadi salah satu daftar resolusi yang diulang terus menerus setiap tahun, tanpa ada aksi yang konkret.

Meski demikian, hal tersebut bisa saja dilakukan oleh siapapun, asalkan ada niat.

Nah, kali ini TribunnewsWiki telah merangkum 10 tips termudah untuk berhemat agar dapat menabung.

1. Kurangi beli kopi

Ada anggapan hari belum dimulai bila belum menyesap kopi.

Apalagi, saat ini bertebaran kopi susu kekinian yang harganya terjangkau, namun rasanya boleh diadu dengan gerai kopi global kenamaan.

Namun, pernahkah Anda menyadari berapa banyak uang yang Anda belanjakan untuk membeli kopi dalam sebulan?

Daripada membeli kopi, uang tersebut bisa Anda tabung.

Memang sulit meninggalkan kebiasaan yang sudah melekat.

Akan tetapi, dengan tekad kuat, Anda pasti bisa melakukannya. 

Foto Ilustrasi Menabung
Foto Ilustrasi Menabung (Pixabay)

2. Membawa bekal ke kantor

Selain membeli kopi, tentu Anda harus mengeluarkan uang untuk makan siang di kantor.

Nah, pernahkah Anda menghitung biaya makan siang Anda dalam sebulan?

Pastilah jumlahnya cukup besar.

Ketimbang membeli makanan, mengapa tidak membawa bekal saja dari rumah?

Selain hemat, membawa bekal sendiri dari rumah juga lebih higienis karena Anda tahu bahan-bahan yang digunakan untuk membuat makanan tersebut.

Tak hanya itu, biasakan tidak membeli makanan di luar untuk makan malam. Ini untuk mengurangi pengeluaran makanan yang sebenarnya tidak perlu.

3. Gunakan botol minum sendiri

Pernahkah Anda menghitung berapa kali Anda membeli air minum dalam kemasan dan berapa biaya yang harus Anda keluarkan setiap bulan?

Mengeluarkan uang untuk membeli air minum dalam kemasan sebetulnya tidak perlu.

Sebab, Anda bisa menggunakan botol minum dan mengisi ulang air Anda.

Uang yang Anda alokasikan untuk membeli air minum dalam kemasan bisa Anda tabung.

Selain itu, menggunakan botol minum sendiri juga lebih ramah lingkungan.

Ilustrasi uang kertas pecahan Rp. 20.000
Ilustrasi uang kertas pecahan Rp. 20.000 (dok. Bank Indonesia)

4. The power of 20.000 

The Power of 20.000 alias nabung Rp 20 ribu merupakan strategi menabung yang dipopulerkan oleh Ippho Santosa, seorang penulis dan motivator.

Caranya cukup sederhana seperti namanya, setiap menemukan selembar Rp 20 ribu, langsung simpan ke dalam celengan atau tempat penyimpanan uang lain.

Sederhananya, setiap uang Rp 20 ribu yang Anda punya adalah “jatah” celengan.

Jadi setiap berbelanja dan mendapat kembalian Rp 20 ribu, langsung pisahkan untuk ditabung.

Bukan sekadar teori, cara ini ternyata sudah dibuktikan oleh banyak orang.

Tak sedikit yang bahkan dapat mengumpulkan hingga 10 juta dalam setahun, hanya dari uang pecahan 20 ribu.

5. Menyimpan Uang Recehan

Kemudian tips berikutnya dalam menabung uang supaya cepat terkumpul adalah dengan menyimpan uang recehan yang sering kamu dapatkan dari kembalian.

Biasanya banyak orang yang suka mengabaikan uang recehan, padahal sesungguhnya uang recehan itu sangat membantu.

Karena tanpa disadari uang recehan jika dikumpulkan bisa bernilai lebih.

Jadi, bila kamu memiliki uang recehan hasil dari kembalian membeli sesuatu di minimarket atau pun di warung.

Pastikan Anda mengumpulkannya sebagai tabungan juga ya!

Pengunjung melihat barang-barang yang dijual pada National Garage Sale Day di Pradipta Galeri dan Workshop, Jalan Cukang Kawung, Kota Bandung, Minggu (13/8/2017). Barang-barang yang dijajakan tersebut berupa barang antik dan barang bekas layak pakai yang dijual murah mulai harga Rp. 2.000 hingga Rp. 2,5 juta.
Pengunjung melihat barang-barang yang dijual pada National Garage Sale Day di Pradipta Galeri dan Workshop, Jalan Cukang Kawung, Kota Bandung, Minggu (13/8/2017). Barang-barang yang dijajakan tersebut berupa barang antik dan barang bekas layak pakai yang dijual murah mulai harga Rp. 2.000 hingga Rp. 2,5 juta. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN)

6. Jual barang-barang yang tak dipakai

Coba cek rumah atau kamar Anda, apakah ada barang-barang yang tak lagi digunakan?

Daripada barang-barang itu menumpuk, mengapa tidak dijual saja?

Saat ini ada beberapa platform yang melayani jual beli barang-barang second yang masih layak pakai.

Nah, manfaatkanlah platform tersebut untuk menjual barang-barang Anda. Uang dari hasil penjualan pun bisa ditabung.

7. Taruh Uang di Tempat Tersembunyi

Taruhlah uang di tempat tersembunyi yang jarang diakses.

Cara seperti ini cocok untuk orang yang sering mendapati kehabisan uang ketika masih di pertengahan bulan.

Akan tetapi, biasanya terkadang Anda sering lupa jika sudah menaruh uang di tempat tersebut.

Tapi jika memang dapat mengingatnya dan memang tidak dibutuhkan sama sekali, bisa ditaruh di dalam tabungan.

Ilustrasi diskon
Ilustrasi diskon (lovepik)

8. Kejar diskon

Sebelum belanja, pastikan Anda mengecek diskon-diskon dan promo yang ditawarkan.

Daripada membayar penuh, tentu lebih menguntungkan jika bayar dengan diskon.

Anda bisa mengecek media sosial untuk mengetahui ragam promo dan diskon yang ditawarkan berbagai peritel.

9. Buat daftar belanja  

Sebelum ke pasar swalayan atau pasar tradisional untuk belanja kebutuhan sehari-hari, biasakan membuat daftar belanja.

Tujuannya agar belanja Anda terarah dan tidak kalap membeli barang-barang yang sebenarnya tidak Anda butuhkan.

Hal yang sama juga terjadi bila Anda ke mall atau hendak berbelanja di situs belanja online.

Baca: Ingin Buat Pesta Tahun Baru, Tapi Uang Tipis? Ini 6 Tips Tahun Baru Tanpa Bikin Kantong Jebol

Baca: Beli Sepeda Motor Baru, Badan, Spesifikasi dan Postur Berkendara? Simak Tipsnya!

10. Menggunakan sistem menabung otomatis

Cara yang satu ini bisa menjadi solusi yang paling ampuh.

Saat ini sudah hampir di seluruh Bank di Indonesia menyediakan fitur seperti ini.

Jadi, setiap tanggal tertentu uang yang ada di dalam rekening Bank akan langsung secara otomatis masuk ke dalam tabungan yang memang dikhususkan untuk menabung.

Sehingga dengan begitu akan mememaksa Anda untuk menabung.

Hal ini sangat cocok diterapkan bagi orang yang tidak dapat mengontrol finansialnya, alias boros agar lebih disiplin dalam menabung.

Karena biasanya tabungan otomatis seperti ini tidak akan bisa diambil per bulan.

Jadi tabungan tersebut hanya bisa kamu ambil 1 kali dalam 1 setahun, bergantung kebijakan dari Bank itu sendiri.

(TribunnewsWiki.com/Niken Aninsi, Kompas.com)





Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved