KRL Commuter Line

KRL Commuter Line yang juga dikenal sebagai KRL Jabodetabek merupakan layanan kereta rel listrik komuter yang dioperasikan oleh PT Kereta Commuter Indonesia, anak perusahaan dari PT Kereta Api Indonesia (PT KAI).


zoom-inlihat foto
krl-commuter-line.jpg
Tribunnewswiki.com
KRL Commuter Line

KRL Commuter Line yang juga dikenal sebagai KRL Jabodetabek merupakan layanan kereta rel listrik komuter yang dioperasikan oleh PT Kereta Commuter Indonesia, anak perusahaan dari PT Kereta Api Indonesia (PT KAI).




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - KRL Commuter Line yang juga dikenal sebagai KRL Jabodetabek merupakan layanan kereta rel listrik komuter yang dioperasikan oleh PT Kereta Commuter Indonesia, anak perusahaan dari PT Kereta Api Indonesia (PT KAI).

KRL telah beroperasi di wilayah Jakarta sejak tahun 1925.

Hingga kini melayani rute komuter di wilayah DKI Jakarta, Kota Depok, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Lebak, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan.

  • Sejarah


Wacana elektrifikasi jalur kereta api di Jakarta dan sekitarnya telah dilakukan oleh para pakar dari perusahaan kereta api milik pemerintah Hindia Belanda, Staats Spoorwegen (SS) sejak tahun 1917.

Elektrifikasi ini diyakini akan menguntungkan secara ekonomi.

Elektrifikasi pertama kali dilakukan untuk lintas Tanjungpriok- Meester Cornelis (Jatinegara).

Proyek yang dimulai tahun 1923 ini selesai pada 24 Desember 1924

Untuk mendukung elektrifikasi, Dinas Tenaga Air dan Listrik kala itu membangun Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) “Oebroeg” /Ubrug dan PLTA “Kratjak” /Kracak di wilayah Sukabumi.

Listrik selanjutnya mengalir ke Gardu Induk Ancol dan Jatinegara.

Sementara listrik dari PLTA Kracak juga mendukung suplai LAA lintas Manggarai-Bogor melalui Gardu Induk Depok dan Kedungbadak (Bogor).

Pemerintah Hindia Belanda selanjutnya membeli sejumlah lokomotif listrik untuk menarik rangkaian kereta api.

Lokomotif yang dibeli adalah seri 3000 buatan SLM (Swiss Locomotive & Machineworks)- BBC (Brown Baverie Cie), seri 3100 buatan AEG (Allgemaine Electricitat Geselischaft) Jerman, seri 3200 buatan Werkspoor Belanda, serta KRL (Kereta Rel Listrik) buatan pabrik Westinghouse dan General Electric.

Peresmian elektrifikasi jalur Tanjungpriok – Meester Cornelis kemudian dilakukan bersamaan dengan perayaan hari ulang tahun ke-50 SS pada April 1925.

Elektrifikasi kemudian berlanjut dengan mengoperasikan lintas Batavia (Jakarta Kota)-Kemayoran, dan Meester Cornelis (Jatinegara)-Manggarai-Koningsplein (Gambir)-Batavia (Jakarta Kota).

Sejak 1 Mei 1927, di Kota Batavia  melintas KRL yang mengelilingi kota (ceintuur-baan).

Tahun 1930, untuk pertama kalinya jalur KRL Batavia (Jakarta Kota)-Buitenzorg (Bogor) beroperasi.

Hingga tahun 1939, telah ada sebanyak 72 perjalanan KRL melintasi jalur lingkar Batavia dan Manggarai-Bogor.

Setelah Indonesia merdeka, lokomotif listrik masih beroperasi di sekitar Jakarta

Namun akhirnya usia kereta yang telah mencapai setengah abad , dan tidak ada penambahan lokomotif listrik baru, membuat transportasi dengan lokomotif listrik tidak lagi memadai.

Perkeretaapian Jabodetabek kemudian mulai akrab dengan rangkaian KRL buatan Jepang yang mulai beroperasi tahun 1976.

Seiring dengan konsep pengembangan KRL Jabodetabek dan sekitarnya, PT KAI (Persero) membentuk anak perusahaan yakni PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) yang ditugaskan menjadi operator sarana KRL.

PT KCJ yang kini berganti nama menjadi KCI dibentuk menggantikan Divisi Jabodetabek PT KAI sebagai pengelola KRL pada tahun sebelumnya.

Kini KRL Commuter Line semakin menjadi moda transportasi andalan masyarakat perkotaan untuk mobilitas yang aman, nyaman, dan bebas macet.

  • Visi, Misi, Maksud dan Tujuan Perusahaan


Visi

Mewujudkan jasa angkutan kereta komuter sebagai pilihan utama dan terbaik.

Misi

Menyelenggarakan jasa angkutan kereta komuter yang mengutamakan, keselamatan, pelayanan, kenyamanan dan ketepatan waktu serta berwawasan lingkungan.

Maksud dan Tujuan Perusahaan

Maksud dan Tujuan perusahaan yaitu untuk melakukan usaha di bidang transportasi pada umumnya, khususnya dibidang perkeretaapian dengan menyediakan barang dan/atau jasa yang bermutu tinggi dan berdaya saing kuat yang meliputi usaha pengangkutan orang dengan kereta api dan usaha non angkutan penumpang dengan menerapkan prinsip-prinsip Perseroan Terbatas.

  • Rute


Pada awal perkenalan pola loopline pada tahun 2011, KRL Jabodetabek memiliki 6 jalur dan 8 relasi.

Saat ini jumlah tersebut bertambah menjadi 6 jalur dan 13 relasi yang melayani seluruh wilayah Jabodetabek dan Lebak.

Rute KRL Commuter Line
Rute KRL Commuter Line (KRL Commuter Line)

  • Layanan


1. Pengoperasian KRL Dengan Formasi 12 Kereta

Pengoperasian KRL dengan satu rangkaian terdiri dari 12 kereta mulai hadir pada 16 September 2015. PT KCI mengoperasikan KRL dengan rangkaian yang lebih panjang untuk memenuhi kebutuhan pengguna jasa Commuter Line yang jumlahnya semakin meningkat. Hingga pertengahan tahun 2017, KRL dengan formasi 12 kereta ini telah melayani masyarakat di lintas Bogor – Jakarta Kota, Bekasi – Jakarta Kota, Tangerang – Duri.

2. Aplikasi KRL Access

PT KCI kembali berinovasi dengan mengeluarkan aplikasi KRL Access yang merupakan penyempurnaan dari aplikasi info KRL. Fitur baru yang ditawarkan KRL Access semakin memudahkan pengguna jasa kereta Commuter Line, selain dapat mengetahui posisi kereta dan jadwal keberangkatan. Aplikasi ini menyatukan seluruh akses informasi dari media sosial KCI ke dalam satu platform. Melalui KRL Access, pengguna juga bisa mendaftar untuk mendapatkan notifikasi langsung ke ponselnya saat ada informasi terkini seputar kondiri lintas KRL. KRL Access dapat diunduh di Play Store dan Appstore.

3. Vending Machine (C-VIM)

Mulai 27 Desember 2015 Commuter Vending Machine (C-VIM) hadir di stasiun agar pengguna dapat menentukan rencana perjalanannya sendiri. Vending machine ini dilengkapi fitur layanan isi ulang Kartu Multi Trip (KMT), layanan pembelian Tiket Harian Berjaminan (THB) dan pembelian THB PP, layanan isi ulang THB dan refund THB. Hadirnya vending machine ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan transaksi pengguna jasa kereta Commuter Line yang kian hari semakin meningkat.

4. Kereta Khusus Wanita (KKW)

Inovasi kereta khusus wanita hadir untuk memenuhi kebutuhan pengguna KRL, khususnya wanita yang ingin menggunakan Commuter Line tanpa berbagi ruang dengan laki-laki. KKW mulai berlaku sejak 19 Agustus 2010 dengan kereta pertama dan terakhir dalam setiap rangkaian kereta khusus untuk penumpang wanita. Dengan hadirnya kereta khusus wanita ini diharapkan dapat memberikan keamanan dan kenyamanan bagi para wanita yang menggunakan Commuter Line.

5. Announcer Stasiun

Dalam rangka memberikan layanan yang maksimal bagi pengguna jasa Commuter Line, PT KCI menghadirkan inovasi yang dapat memenuhi kebutuhan informasi penumpang dengan menugaskan announcer di setiap stasiun. Announcer bertugas memberi informasi khususnya terkait jadwal keberangkatan dan posisi kereta yang akan masuk stasiun. Inovasi announcer stasiun ini dimulai sejak Agustus 2010.

6. Tempat Duduk Prioritas

Demi menjaga kenyamanan penumpang, KRL menyediakan tempat duduk prioritas yang diperuntukkan bagi lansia, ibu membawa balita, wanita hamil, dan pengguna dengan disabilitas. Tempat duduk prioritas ini disediakan di ujung setiap kereta, dan mulai tahun 2016 tersedia pula di peron stasiun. Diharapkan dengan adanya tempat duduk prioritas ini, penumpang dengan kebutuhan khusus dapat lebih nyaman menggunakan Commuter Line.

7. E-Ticketing

Sejak 1 juli 2013 PT KCI mulai menerapkan e-ticketing menggantikan tiket kertas, dalam rangka meningkatkan pelayanan Commuter Line. Dengan sistem e-ticketing, pengguna Commuter Line dapat lebih tertib dan nyaman melakukan perjalanan. E-ticket ini dibagi menjadi dua macam yaitu Kartu Multi Trip (KMT) dan Tiket Harian Berjamin (THB). Tiket elektronik ini lebih efisien dan mudah untuk digunakan, mengurangi limbah kertas yang merusak lingkungan, serta sejalan dengan kebijakan pemerintah mewujudkan cash-less society.

8. Petugas Pelayanan KRL (PPK)

Pelayanan adalah hal yang paling utama. Karena itu PT KCI kembali memberikan inovasi di bidang pelayanan dengan menugaskan petugas pelayanan KRL yang siap membantu para penumpang KRL dengan memberikan informasi selama perjalanan. PPK yang melayani di rangkaian KRL sejak Februari 2014 juga bertugas membantu masinis apabila terjadi gangguan teknis dalam perjalanan, serta melayani buka tutup pintu saat penumpang turun dan naik di stasiun.

9. Sistem Informasi Penumpang (SIP)

Demi memenuhi kebutuhan informasi seputar KRL, inovasi sistem informasi penumpang pun disediakan PT KCI mulai 16 oktober 2014. Sistem informasi penumpang ini meliputi informasi posisi KRL secara real time, informasi jadwal KRL, dan peta rute KRL dalam layar digital di dalam rangkaian kereta.

10. Gelang Multi Trip (GMT) dan Gantungan Kunci Multi Trip (YMT)

Membuat perjalanan menjadi mudah dan nyaman adalah salah satu alasan PT KCI untuk terus berinovasi meningkatkan pelayanannya, tak terkecuali dengan membuat variasi bentuk E-ticket agar penumpang KRL lebih mudah saat tap in dan tap out. Pada 3 Februari 2015 KCI mengeluarkan Kartu Multi Trip berbentuk gelang dan gantungan kunci yang lebih mudah dibawa dan dipakai dalam perjalanan. Gelang dan gantungan kunci ini dirancang agar penumpang KRL tidak perlu khawatir kehilangan kartunya.

  • Ketentuan Penggunaan Kartu Multi Trip


Kartu Multi Trip adalah uang elektronik yang diterbitkan oleh PT Kereta Commuter Indonesia yang bertujuan untuk memberikan kemudahan bertransaksi seperti:

  • Kartu Multi Trip memudahkan transaksi dalam perjalanan KRL, pembayaran parkir di stasiun, dan merchant-merchant yang bekerja sama dengan PT Kereta Commuter Indonesia.
  • Kartu Multi Trip dapat diisi ulang (top up) di Loket Stasiun, Vending Machine, dan channel top up lainnya yang bekerja sama dengan PT Kereta Commuter Indonesia.
  • Kartu Multi Trip tidak memiliki masa kedaluwarsa.
  • Gratis penggantian kartu rusak selama 7 (tujuh) hari sejak Kartu Multi Trip diaktivasi.
  • Pengguna Kartu Multi Trip berkesempatan mendapatkan hadiah menarik pada event-event khusus (Customer Loyalty Program).
  • Kartu Multi Trip dapat dipindah tangankan.

Pembelian Kartu Perdana Multi Trip

Anda dapat membeli perdana Kartu Multi Trip di seluruh loket Stasiun KRL dan lokasi lainnya yang bekerja sama dengan PT Kereta Commuter Indonesia, dengan harga berikut:

  • Kartu Multi Trip Reguler harga Rp 30.000,- termasuk saldo Rp 10.000,-
  • Kartu Multi Trip X-PRESI harga Rp 50.000,- termasuk saldo Rp 15.000,-
  • Kartu Multi Trip Special Edition harga Rp 50.000,- termasuk saldo 15.000,-

Cek Saldo Kartu Multi Trip

Pemegang Kartu Multi Trip dapat melakukan pengecekan saldo pada Balance Reader dan Vending Machine yang berada di seluruh stasiun-stasiun KRL PT Kereta Commuter Indonesia.

Cara Bertransaksi Menggunakan Kartu Multi Trip

Untuk Perjalanan KRL:

  • Pastikan saldo pada Kartu Multi Trip Anda mencukupi untuk bertransaksi karena kartu menggunakan metode isi ulang dan sistem pemotongan saldo sesuai dengan tarif perjalanan KRL.
  • Satu Kartu Multi Trip hanya dapat digunakan oleh satu penumpang dalam setiap transaksi perjalanan KRL.
  • Di stasiun keberangkatan, tap Kartu Multi Trip di gate untuk masuk, tunggu lampu indikator hijau menyala atau lihat layar bertuliskan “sukses masuk” lalu dorong tripod gate.
  • Di stasiun kedatanganan, tap Kartu Multi Trip di gate untuk keluar, tunggu lampu indikator hijau menyala atau lihat layar bertuliskan “sukses keluar” lalu dorong tripod gate.
  • Saldo minimal untuk melakukan gate in adalah Rp. 5.000,- apabila saat melakukan gate out saldo tidak mencukupi, top up dapat dilakukan pada Vending Machine Fare Adjustment. Fare Adjustment adalah fitur penyesuai tarif apabila tiket yang dimiliki penumpang kurang bayar (kurang saldo pada Kartu Multi Trip). Apabila penumpang yang kurang saldo, namun terlanjur melakukan gate in dapat melakukan top up di stasiun tujuan untuk menghindari suplisi.  Vending Machine Fare Adjustment tidak mengeluarkan kembalian dan tidak dapat memproses kartu suplisi.
  • Transaksi tap in dan tap out di stasiun yang sama akan dikenakan tarif terendah yaitu Rp. 3.000,-

Merchant-merchant yang Bekerja Sama dengan PT Kereta Commuter Indonesia:

  • Pastikan saldo Kartu Multi Trip Anda mencukupi untuk bertransaksi.
  • Serahkan Kartu Multi Trip kepada Petugas.
  • Petugas memasukan nominal yang harus dibayar dan menempelkan Kartu Multi Trip pada reader, saldo Kartu Multi Trip akan berkurang sesuai dengan nominal pembayaran.
  • Periksa kembali transaksi Anda, ambil kartu dan simpan struk sebagai bukti transaksi.

Parkir yang dikelola PT Reska Multi Usaha :

Transaksi pembayaran parkir menggunakan Kartu Multi Trip, Pengguna menempelkan Kartu Multi Trip pada reader yang terpasang di pintu masuk parkir saat akan masuk, dan menempelkan kembali Kartu Multi Trip pada reader di pintu keluar saat akan keluar.

Transaki Isi Ulang (Top Up)

Pada Loket Stasiun KRL:

  • Sampaikan jumlah nominal isi ulang dan serahkan uang tunai kepada Petugas Loket Stasiun.
  • Tempelkan Kartu Multi Trip pada reader card dispencer.
  • Periksa kembali saldo sebelum dan setelah melakukan isi ulang pada layar PoS.
  • Transaksi berhasil, ambil kartu dan simpan struk sebagai bukti transaksi.

Pada Vending Machine:

  • Pilih Bahasa yang akan digunakan (Indonesia/English)
  • Letakan kartu pada reader kartu yang tersedia.
  • Masukan uang sesuai dengan nominal top up, Vending Machine Kartu Multi Trip tidak mengeluarkan uang kembalian.
  • Konfirmasi transaksi:
  • Tekan Ya untuk memproses transaksi
  • Tekan Tidak untuk membatalkan transaksi
  • Transaksi berhasil, ambil kartu kembali.

Redeem Kartu Multi Trip

Redeem Kartu Multi Trip merupakan penutupan penggunaan kartu dan pengembalian seluruh nilai saldo yang tersisa pada kartu pada saat pemegang kartu mengakhiri penggunaan Kartu Multi Trip.

Pemegang Kartu dapat mengajukan Redeem tanpa dikenakan biaya administrasi dengan ketentuan sebagai berikut:

  • Mengajukan Redeem kartu ke stasiun terdekat, mengisi formulir permohonan dan menyerahkan kartu kepada Petugas.
  • Petugas akan melakukan proses validasi data saldo.
  • Proses Redeem saldo pada Kartu Multi Trip adalah maksimal 14 (empat belas) hari kerja.
  • Pemegang kartu kembali ke stasiun tempat pengajuan permohonan Redeem dengan membawa Salinan formulir untuk menerima uang sejumlah nilai saldo pada Kartu Multi Trip yang telah berhasil di Redeem.
  • Petugas akan merusak kartu dan mengembalikannya kepada Pemegang kartu.

(Tribunnewswiki.com/Putradi Pamungkas)



Informasi
Nama Layanan KRL Commuter Line
Pemilik Direktorat Jenderal Perkeretaapian
Wilayah Wilayah Metropolitan Jakarta Raya
Jenis Transportasi umum, Kereta api komuter
Jalur 6
Stasiun 80
Kantor Pusat Jalan Ir. H. Juanda no 1, Jakarta Pusat
Situs Resmi www.krl.co.id


Sumber :


1. www.krl.co.id








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Nadia Zerlinda

    Nadia Zerlinda merupakan penyanyi dan TikToker asal Indonesia
  • Luo Yun Xi

    Luo Yun Xi, lahir dengan nama Luo Yi,
  • Film Just Mom Rilis Poster

    Film 'Just Mom' garapan sutradara Jeihan Angga telah
  • Kim Ji Hyun

    Kim Ji Hyun adalah seorang aktris dan aktris
  • Guna Cegah Lonjakan Kasus Omicron

    Kasus Omicron di Indonesia kian bertambah sehingga IDI
Tribun JualBeli
© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved