TRIBUNNEWSWIKI.COM - Film Wiro Sableng: Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 akan tayang di SCTV malam ini, Rabu (1/1/2020) pukul 22.00 WIB.
Dengan mengambil setting Nusantara abad ke-16, Wiro Sableng 212 yang berawal dari seri novel karya Bastian Tito.
Novel ini difilmkan pada tahun 1988 dalam delapan seri dan pada 1995, novel ini diadaptasi ke dalam serial televisi dengan jumlah 91 seri.
Film Wiro Sableng: Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 diperankan oleh Vino G. Bastian, yang merupakan anak Bastian Tito sendiri.
Vino G Bastian awalnya enggan memerankan karakter Wiro Sableng ini, lantaran sosok Wiro Sableng sangat lekat dengan Herning Suhendro alian Ken Ken, pemeran Wiro Sableng di era 90-an.
Angka 212 pada nama Wiro Sableng memiliki makna yang filosofis.
Angka 1 yang berarti Tuhan yang disembah manusia, sementara angka 2 memiliki arti bahwa Tuhan menciptakan segala sesuatu berpasang pasangan.
Film ini disutradarai oleh Angga Dwimas Sasongko dengan menggandeng produser Sheila Timothy.
Baca: Sinopsis Film Aruna dan Lidahnya: Wisata Kuliner bareng Dian Sastro, di TransTV Pukul 19.00 WIB
Baca: Sinopsis Tampan Tailor, Dibintangi Vino G Bastian, Tayang di Bioskop Spesial TransTV Pukul 19.00 WIB
Berada di bawah naungan rumah produksi Lifelike Pictures, film ini juga menggandeng perusahaan produksi film Hollywood, Fox International Pictures (20th Century Fox).
Hal ini merupakan kali pertama 20th Century Fox menjalin kerjasama dengan rumah produksi Indonesia, bahkan Asia Tenggara, maka tak heran karakter wiro sableng menjadi cameo di film Deadpool 2 yang tayang pada 18 Mei 2018.
Pasalnya cerita Wiro Sableng yang sangat kental dengan tradisi dan budaya Nusantara ini menarik minat Fox untuk ikut ambil bagian.
Skenario film ini digarap oleh Angga Dwimas Sasongko sendiri dengan menggandeng sastrawan Seno Gumira Ajidarma.
Sinopsis
Wira Saksana namanya. Sejak kecil sudah ditinggalkan oleh orang tuanya.
Wira kemudian diasuh dna dididik oleh seorang guru silat yang dikenal “gendeng”. Perlahan tapi pasti, Wira kemudian tumbuh remaja hingga dewasa dan mulai menguasai ilmu-ilmu silat yang diberikan gurunya.
Wira kemudian berganti nama dan dikenal dengan Wiro Sableng ( Vino G Bastian ) karena tidak kalah “gila” dari gurunya.
Setelah dewasa, Wiro Sableng kemudian bertualang bertemu dengan beberapa orang baru seperti Anggini (Sherina Munaf) dan Bujang Gila Tapak Sakti (Fariz Alfarazi) dan guru-guru silat.
Namun, pada satu waktu, Wiro mengetahui ada yang janggal dengan kehidupan di luar sana. Sosok bernama Mahesa Birawa (Yayan Ruhian), adalah penyebabnya.
Sering membuat kekacauan kehidupan masyarakat.
Lalu, apa hubungan antara Wiro Sableng dengan Mahesa Birawa?
Bernarkah Mahesa jadi musuh terkuat Wiro Sableng?
Akankah mereka bertarung demi membuktikan siapa murid terbaik dari Sinto Gendeng?
Jurus-jurus terbaik apa yang akan dikeluarkan oleh Wiro Sableng di film ini?
Pemeran
Vino G Bastian sebagai Wiro Sableng
Yayan Ruhian sebagai Mahesa Birawa
Fariz Alfarazi sebagai Bujang Gila Tapak Sakti
Ruth Marini sebagai Sinto Gendeng
Marsha Timothy sebagai Bidadari Angin Timur
Sherina Munaf sebagai Anggini
Marcella Zalianty sebagai Permaisuri
Rifnu Wikana sebagai Kalasrenggi
Yusuf Mahardika sebagai Pangeran
Aghniny Haque sebagai Rara Murni
Lukman Sardi sebagai Werku Alit
Dwi Sasono sebagai Raja Kamandaka
Happy Salma sebagai Suci
Marcell Siahaan sebagai Ranaweleng
Andy /rif sebagai Dewa Tuak
Cecep Arif Rahman sebagai Bajak Laut Bagaspati
Dian Sidik sebagai Kalingundil
Yayu Unru sebagai Kakek Segala Tau
Cuping Topan sebagai Seta Inging
Mardi sebagai Pitala Kuning
Habibie sebagai Ketut Ireng
Asta sebagai Bergola Wungu
Hanata Rue sebagai Pendekar pemetik bunga
(TribunnewsWiki.com/Niken Aninsi)