TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kevin Sanjaya Sukamuljo jadi atlet Indonesia asal PB Djarum yang paling sukses di tahun 2019.
Pebulu tangkis ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo jadi atlet asal PB Djarum terbaik tahun 2019.
Di tahun 2019, nama Kevin Sanjaya Sukamuljo memang menjadi perhatian publik.
Hal tersebut karena dirinya yang terkenal dengan aksinya saat bertanding bulu tangkis.
Selain itu, Kevin Sanjaya Sukamuljo juga meraih banyak prestasi di 2019 bersama dengan pasangannya, Marcus Fernaldi Gideon.
Hal tersebut membuat Kevin Sanjaya semakin terkenal di masyarakat Indonesia, khususnya para penggemar bulu tangkis.
Baca: 6 Pebulutangkis Indonesia Masuk 5 Nominasi BWF Player of the Year 2019, Marcus/Kevin Masuk 3 Kali
Baca: 5 Pebulutangkis Penghasilan Terbesar di Dunia 2019, Marcus/Kevin Paling Kaya, Nominalnya Fantastis
Dikutip dari lama resmi PB Djarum, Kevin Sanjaya Sukamuljo telah meraih 8 gelar juara di turnamen BWF World Tour sepanjang tahun 2019.
Perinciannya, dua gelar Super 1000, empat gelar turnamen Super 750, dan dua titel Super 500.
Hasil yang diraih Marcus/Kevin menjadi yang paling banyak di antara prestasi pemain-pemain Indonesia lainnya pada tahun ini.
Bahkan, predikat sebagai pemain nomor satu dunia sejak 28 September 2017 hingga detik ini, masih dikukuhkan oleh Marcus/Kevin.
Meski begitu, harus diakui titel Kevin sedikit lebih banyak daripada Marcus.
Pasalnya, saat membela PB Djarum pada ajang Djarum Super Liga Badminton, Kevin dan tim sukses menjadi juara, meski tidak masuk dalam kalender BWF World Tour.
Gelar pada turnamen besar seperti All England Open, kejuaraan dunia, dan BWF World Tour Finals 2019 belum berhasil diraih oleh pasangan yang dijuluki "Minions" ini.
Akan tetapi, ketiga gelar turnamen besar itu sukses diraih oleh ganda putra Indonesia lainnya, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan yang dijuluki "The Daddies".
Pada musim 2020 mendatang, banyak tantangan baru yang akan dihadapi Kevin dan Marcus. Salah satunya adalah Olimpiade Tokyo.
Terakhir kali, ganda putra Indonesia yang meraih medali emas Olimpiade adalah Markis Kido/Hendra Setiawan pada Olimpiade Beijing 2008.
Baca: Kejuaraan Dunia 2019 : Tragis, Kevin/Marcus Terhenti di Babak Pertama, Impian Medali Emas Terkubur
Berikut daftar prestasi Kevin sepanjang 2019 dikutip TribunnewsWiki dari Bolasport.com:
- Semifinalis BWF World Tour Finals 2019 (ganda putra)
- Juara BWF World Tour Super 750 Fuzhou China Open 2019 (ganda putra)
- Juara BWF World Tour Super 750 French Open 2019 (ganda putra)
- Juara BWF World Tour Super 750 Denmark Open 2019 (ganda putra)
- Juara BWF World Tour Super 1000 China Open 2019 (ganda putra)
- Juara BWF World Tour Super 750 Japan Open 2019 (ganda putra)
- Juara BWF World Tour Super 1000 Indonesia Open 2019 (ganda putra)
- Runner up Kejuaraan Asia 2019 (ganda putra)
- Semifinalis BWF World Tour Super 500 Singapore Open 2019 (ganda putra)
- Juara BWF World Tour Super 500 Indonesia Masters 2019 (ganda putra)
- Juara Djarum Superliga Badminton 2019 (Beregu)
- Juara BWF World Tour Super 500 Malaysia Masters 2019 (ganda putra)
Baca: 3 Rahasia Perfoma Gemilang Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Marcus Fernaldi Gideon di 2019
Kevin/Marcus Terhenti di Babak Pertama Kejuaraan Dunia 2019, Impian Medali Emas Terkubur
Langkah pasangan ganda putra Indonesia rangking satu Dunia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon harus terhenti di babak pertama Kejuaraan Dunia 2019.
Pasangan yang mendapat julukan The Minions tersebut kalah di babak pertama dalam pertandingan yang sengit melawan pasangan Korea Choi Solgyu/Seo Seung Jae.
Dilansir oleh bwf.tournamentsoftware.com (20/8/2019), dalam pertandingan yang berdurasi 64 menit tersebut, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon menyerah dengan skor 21-16, 14-21 dan 21-23.
Dengan demikian pasangan rangking satu dunia ini harus mengubur harapan untuk mendapat medali emas di Kejuaraan Dunia 2019.
Di dua edisi sebelumnya, pasangan The Minions ini juga tidak mampu membawa medali apapun di Kejuaraan Dunia.
Di Kejuaraan Dunia 2017 dan 2018, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon harus terhenti di babak perempat final.
Meski digadang-gadang mendapat medali emas di Kejuaraan Dunia 2019 lantaran performa mereka sebulan lalu, mereka harus terhenti di babak pertama.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/ Abdurrahman Al Farid)