TRIBUNNEWSWIKI.COM - Duel Barcelona versus Real Madrid akan tersaji di Camp Nou dalam lanjutan Liga Spanyol, Rabu (18/12/2019) atau Kamis (19/12/2019) pukul 02.00 WIB.
Pertarungan Barcelona dan Real Madrid tak hanya sengit di atas lapangan.
Kedua kubu juga sering terlibat saling sikut persaingan dalam bursa transfer pemain, terutama ketika memburu pemain muda yang sangat potensial atau yang oleh media kerap dilabeli "bocah ajaib".
Dalam sejarah transfer pemain, sengitnya El Clasico ternyata sudah terjadi sejak era 1950-an.
Pemain legendaris Spanyol asal Argentina, Alfredo Di Stefano sempat diperebutkan oleh Barcelona dan Real Madrid kala itu.
Baca: Jelang El Clasico, Inilah Lima Momen Brutal Barcelona vs Real Madrid
Baca: Barcelona vs Real Madrid, Messi Remehkan Santiago Bernabeu, Sesumbar Zidane Menang Tanpa Hazard
Real Madrid pun memenangi perburuan Alfredo Di Stefano dari Barcelona kala itu dan sang pemain sendiri sukses membantu Los Blancos meraih lima gelar Liga Champions di era 1950-an.
Di era milenium, El Clasico juga terjsaji dalam beberapa sesi bursa transfer.
Real Madrid pun masih beberapa kali berhasil mengungguli Barcelona untuk mendapatkan servis beberapa "bocah ajaib".
Siapa saja mereka? Dikutip Tribunnewswiki.com dari Bolasport.com pada Rabu (18/12/2019), berikut nama-nama pemain tersebut.
1. ROBINHO
Robinho mendapat dua tawaran menggiurkan pada bursa musim panas 2005, yakni dari Barcelona dan Real Madrid.
Saat itu, Robinho masih bermain untuk Santos.
Ia pun akhirnya terpikat oleh kibasan uang 24 juta euro (Rp 373,9 miliar) dari Los Blancos.
Baca: Hari Ini dalam Sejarah: 28 November 1821 - Panama Menyatakan Merdeka dari Imperium Spanyol
Baca: Pernah Satu Tim, Cesc Fabregas Sebut Megabintang Barcelona Lionel Messi Brutal
"Tak sulit untuk menjatuhkan pilihan pada Madrid."
"Mereka menunjukkan ketertarikan lebih besar terhadap saya," ucap sosok asal Brasil itu.
Robinho bertahan selama tiga tahun di Madrid sebelum pindah menuju Manchester City.
2. VINICIUS JUNIOR
Talenta muda Brasil lainnya yang menolak pinangan Barca demi El Real adalah Vinicius Junior.
Penyerang berusia 19 tahun itu langsung mencuri perhatian sejak gabung ke Madrid pada 2018.
Setelah tak sampai satu tahun digembleng oleh tim muda Si Putih, ia mendapatkan promosi ke skuat senior.
Vinicius sempat digoda oleh Barcelona sebelum mendarat di Estadio Santiago Bernabeu.
"Saya punya proposal dari Madrid dan Barca, tetapi saya mengikuti saran ayah saya dan memilih dengan hati," kata Vinicius.
3. RODRYGO GOES
Rodrygo Goes, rekan setim Vinicius saat ini, juga pernah punya kisah bersama Barcelona.
Cerita dimulai pada 2017. Kala itu, Rodrygo mencapai menjalin kesepakatan verbal dengan Barca.
Akan tetapi, karena satu dan lain alasan, si pemain membatalkan perjanjian dan menerima mahar 40 juta euro dari Madrid.
Baca: Hasil Liga Champions: Barcelona ke Fase Gugur hingga Nasib Juara Bertahan yang Belum Menentu
Baca: Didiagnosa Sakit Pencernaan dan Kesehatan Mental, Kiper Utama Real Madrid Akan Dicadangkan
Alhasil, jadilah ia mendarat di El Real pada 2019 dalam usia 18 tahun.
Sinar Rodrygo semakin terang semenjak berseragam El Real.
Rodrygo bikin enam gol dari 12 penampilan di semua kompetisi, tertajam kedua di timnya setelah Karim Benzema (15).
4. TAKEFUSA KUBO
Takefusa Kubo pernah mengalami kisah kelam ketika menjadi anggota skuad muda Barcelona.
Lionel Messi dari Jepang, demikian ia dijuluki, terusir dari tim setelah raksasa Catalunya terkena sanksi akibat melanggar regulasi perekrutan pemain muda.
Bomber kelahiran Kawasaki itu pun pulang ke negara asalnya dan bergabung dengan FC Tokyo.
Musim panas 2019, ketika memasuki usia 18 tahun dan semakin merekah, Kubo coba ditarik lagi oleh Barcelona.
Alih-alih balik ke 'rumah' lama, Kubo memilih bergabung dengan kubu rival.
"Saya sangat menyukai rencana Real Madrid. Mereka memiliki rencana untuk saya," ujar Kubo.
5. MARTIN ODEGAARD
Tatkala masih berusia 16 tahun, Martin Odegaard ditaksir oleh banyak raksasa Eropa, termasuk Madrid dan Barcelona.
Ia sudah sampai tahap negosiasi dengan kubu Blaugrana.
Namun, jalur takdir membawanya mendarat ke Madrid pada 2015.
"Banyak klub yang menghubungi ayah saya."
"Saya pun sempat terbang ke Barcelona, tetapi akhirnya tak ada kesepakatan," tutur Odegaard.
Baca: Isco Cedera, Real Madrid Alami Krisis Akibat 10 Pemain Tumbang
Baca: Didiagnosa Sakit Pencernaan dan Kesehatan Mental, Kiper Utama Real Madrid Akan Dicadangkan
Nasib Odegaard tak kunjung membaik semenjak gabung ke tim Ibu Kota Spanyol.
Odegaard dipinjamkan ke berbagai klub setelah hanya satu kali main bareng tim senior.
Pemuda asal Norwegia itu menjalani masa 'sekolah' di Heerenveen, Vitesse, dan sekarang Real Sociedad.
Demi keamanan, Barca dan Real Madrid tidur dan berangkat bersama
Bukan hanya menginap di tempat yang sama, para pemain Barcelona dan Real Madrid juga akan pergi bersama ke stadion sebelum bentrok pada laga tunda Liga Spanyol 2019-2020.
Barcelona dijadwalkan menjamu Real Madrid di Camp Nou pada Rabu (18/12/2019) atau Kamis (19/12/2019) pukul 02.00 WIB.
Kedua tim telah sepakat untuk menginapkan pemain, pelatih, dan para staf di Hotel Sofia.
Baca: Raih Dua Penghargaan di Serie A Gala del Calcio, Cristiano Ronaldo Dapat Komentar karena Hal Ini
Baca: Raih Ballon dOr Keenam, Lionel Messi Raih Rekor Baru dan Ungguli Catatan Cristiano Ronaldo
Baca: Berkat Cristiano Ronaldo, Portugal Menang Telak dalam Kualifikasi Euro 2020 Grup B Melawan Lituania
Bukan cuma menempati hotel serupa, dikutip dari laporan Mundo Deportivo, pasukan Los Cules dan Los Blancos juga akan pergi bersama-sama menuju arena pertandingan dengan dua bus.
Hal tersebut dilakukan demi alasan keselamatan.
Pasalnya, grup pro-kemerdekaan Catalunya bernama Tsunami Democratic mengancam untuk mengeblok jalan menuju stadion saat hari pertandingan.
Mereka siap mengerahkan 20 ribu orang untuk melakukan aksi pemblokiran.
Baca: Derbi Jawa Timur Liga 1 2019 - Laga Persebaya Vs Arema FC Tak Digelar di Surabaya, tapi Balikpapan
Baca: Bali United Juara Liga 1 2019, Ini Salah Satu Kuncinya
Duel Barca versus Madrid sebenarnya berlangsung pada 26 November lalu.
Namun, duel megabintang ini terpaksa ditunda akibat suhu politik di Catalunya sangat kritis pasca-penangkapan sembilan aktivis pro-kemerdekaan Catalunya.
Saat ini Barcelona dan Madrid mengoleksi nila yang sama; 35 poin di klasemen Liga Spanyol.
Barcelona menempati peringkat pertama karena unggul soal produktifitas gol.
(Tribunnewswiki.com/Bolasport.com/Haris/Ade Jayadireja)