TRIBUNNEWSWIKI.COM - Lima pemain dengan label timnas Indonesia diminati klub luar negeri.
Satu pemain dikabarkan sudah menjalin kesepakatan dengan klub asal Thailand.
Ada beberapa faktor dan alasan yang berbeda.
Mulai dari pemain yang memiliki penampilan apik di klub hingga pemain yang cemerlang bersama timnas Indonesia.
Baca: Pelatih Timnas Indonesia Masih Misteri, Masa Depan Skuat Indonesia Dipertaruhkan
Baca: Eks Pemain Timnas Ungkap Borok Pemain Asing di Liga, Termasuk Penyerang Persib Bandung
Efek penampilan di SEA Games 2019 Filipina beberapa waktu lalu juga membuat beberapa pemain timnas Indonesia U-23 dilirik klub-klub luar negeri.
Beberapa pemain seperti Osvaldo Haay dan Saddil Ramdani pun dikabarkan diminati oleh klub-klub dari luar negeri.
Dikutip Tribunnewswiki.com dari BolaSport.com pada Selasa (17/12/2019) berikut lima pemain berlabel timnas Indonesia yang diminati oleh klub luar negeri.
1. Ricky Fajrin
Peman Bali United, Ricky Fajrin diminati klub liga Thailand dan Malaysia.
"Mungkin setelah pesta juara baru akan ada pembicaraan dengan manajemen Bali United, kontrak saya habis tahun ini," ujar Ricky Fajrin dikutip dari Tribun-Bali.com.
"Sejauh ini baru klub dari Malaysia dan Thailand," kata Ricky.
Mantan pemain timnas U-19 Indonesia terikat kontrak dengan Bali United hingga 2019.
Baca: Bali United Juara Liga 1 2019, Ini Salah Satu Kuncinya
Baca: Kunci Gelar Juara Liga 1, Bali United Rencanakan Selebrasi Saat Jamu Persipura Jayapura
"Tapi paling banyak dari Malaysia yang sudah berkomunikasi."
"Kemarin ada juga yang lansung menawarkan kontrak," tuturnya menerangkan.
Ricki Fajrin, bek kiri asal Semarang, Jawa Tengah itu selain menjadi pilar juara Bali United, juga telah beberapa kali tampil untuk timnas Indonesia di level senior.
2. Osvaldo Haay
Penampilan ciamik Osvaldo Haay ketika dipasang sebagai penyerang tengah di SEA Games 2019 bersama timnas U-23 Indonesia membuatnya diminati beberapa klub luar negeri.
Salah satu media Vietnam, The Thao 247, turut mewartakan kabar tersebut.
Dalam artikelnya, The Thao 247 pemberitaan tentang Osvaldo Haay dengan judul "Pencetak gol terbanyak di SEA Games 30 menerima undangan dari banyak klub asing".
Baca: Jelang Final SEA Games: Peringatan untuk Osvaldo Haay hingga Peluang Egy Maulana Vikri Absen
Baca: Osvaldo Haay
"Ada beberapa klub di luar Indonesia dan luar Asia Tenggara yang tertarik pada saya," kata Osvaldo dikutip dari The Thao 247.
Osvaldo Haay yang merupakan putra kelahiran Jayapura, Papua ini selain menjadi andalan di SEA Games 2019 juga telah beberapa kali bermain di timnas Indonesia senior sejak tahun 2017.
3. Saddil Ramdani
Sama seperti Osvaldo Haay, Saddil Ramdani juga sudah beberapa kali bermain di timnas Indonesia senior sejak 2017.
Saddil Ramdani pun menunjukkan penampilan apik bersama timnas U-23 Indonesia di SEA Games 2019.
Di level klub, Saddil sebelumnya bermain untuk Pahang FA selama satu musim di Malaysia League 2019.
Setelah tidak lagi berstatus pemain Pahang FA, sejumlah klub Malaysia dilaporkan meminati jasa Saddil Ramdani.
Baca: Saddil Ramdani
Baca: Final SEA Games 2019: Timnas Indonesia Dibantai, Evan Dimas Cedera hingga Pakai Kursi Roda
Baca: Final SEA Games 2019: Indonesia Pasang Kekuatan Penuh, namun Minim Dukungan Suporter
Rumor yang santer beredar, Saddil dikabarkan diminati oleh klub promosi Sabah FA.
Hal itu diungkap oleh jurnalis asal Malaysia, T. Avineshwaran, melalui akun Twitternya.
"Pemain timnas Indonesia Saddil Ramdani sedang negosiasi dengan Sabah."
"Bagaimanapun, keputusan pasti baru akan diambil setelah SEA Games," kata T. Avineshwaran.
Selain Sabah FA, menurut laporan lain Saddil juga diminati klub seperti Perak FA, Melaka United, serta Selangor FA.
4. Witan Sulaiman
Witan Sulaiman dikabarkan diminati oleh klub asal Polandia, Lechia Gdansk.
Hal itu disampaikan oleh Deputi Pembinaan Olahraga Kemenpora, Raden Isnanta.
Kata Raden Isnanta, pihak Lechia Gdansk sudah memantau permainan dari Witan Sulaiman.
"Waktu itu agen mengirimkan video ke Lechia Gdansk dan mereka tertarik dengan Witan Sulaiman," kata Raden Isnanta.
"Beberapa waktu lalu kami juga sudah bertemu dengan pihak Lechia Gdansk di Jakarta dan berdiskusi lalu kami sudah ada niatan positif ke sana," ucap Raden Isnanta.
Baca: Impresif Bawa Indonesia ke Final SEA Games 2019, Egy Maulana Vikri Disanjung Lechia Gdansk
Baca: Diancam Dibunuh Suporter Indonesia, Pemain Singapura yang Tendang Kaki Egy Maulana DM: Maafkan Aku
Baca: Witan Sulaiman
Jika benar, Witan Sulaiman akan bergabung bersama Egy Maulana Vikri di Lechia Gdansk.
Lechia Gdansk sendiri merupakan klub di Ekstraklasa atau kasta tertinggi di sepak bola Polandia.
Seperti Egy Maulaan Vikri, Witan Sulaiman adalah mantan anggota skuat timnas Indonesia U-19.
5. Yanto Basna
Dilansir dari Goal Thailand, Prachuap FC mencapai kesepakatan dengan Bahaikki Khaizan dan bek timnas Indonesia, Yanto Basna.
Sebelumnya, Yanto Basna bermain untuk klub Thailand lain, Sukhothai.
Saat ini, Prachuap FC memiliki empat pemain ASEAN, yakni Sukphon Wongchiangkha (Laos), Ian Ramsey (Filipina), Bahaikki Khaizan (Singapura), dan Yanto Basna (Indonesia).
Yanto Basna sendiri bukan lah nama yang asing di timnas Indonesia.
Sejak tahun 2016, Yanto Basna sudah memperkuat timnas Indonesia senior dan menjadi palang pintu andalan bagi Merah Putih sejak tahun 2019 ini.
Kabar Shin Tae-yong
Shin Tae-yong buka suara soal berbagai tawaran, termasuk soal tawaran kontrak dari timnas Indonesia.
Shin Tae-yong dalam negosiasi akhir dengan timnas Indonesia, klub China, dan satu tim J1 League.
Mantan pelatih timnas Korea Selatan itu bersedia kembali melatih untuk musim 2020.
Diketahui ia telah membentuk tim untuk bekerja dengannya.
Baca: PSSI Condong Memilih Shin Tae-yong Jadi Pelatih Timnas, Nasib Indra Sjafri Masih Tanda Tanya
Baca: Sukses ke Final SEA Games, Indra Sjafri: Bernazar dan Nyatakan Siap Latih Timnas Senior
Menurut laporan yang beredar Shin Tae-yong bernegoisasi dengan klub Liga China, Shenzhen FC dan negoisasi ke tahap akhir dengan timnas Indonesia.
"Kami bertemu dengan bernegoisasi dan berbicara dengan Indonesia Football Assiciation (PSSI)," kata Shin Tae-yong dikutip dari Spotv News.
"Kami telah bertukar kontrak dengan Indonesia, tapi kami belum menandatanganinya.
"Kemungkinannya masih terbuka, China, Indonesia, dan Jepang," katanya.
Begitu negoisasi selesai, tujuan akan segera diputuskan.
Ia akan mengambil keputusan tawaran mana yang akan diambil dalam dua minggu kedepan.
"Saya pribadi ingin membuat keputusan secepatnya minggu depan, tetapi tidak lebih dari dua minggu," kata Shin Tae-yong.
"Tapi saya tidak bisa menjamin masalah itu."
"Tetapi sebelum tahun ini, saya akan memutuskan tim mana yang akan dipimpin tahun depan," katanya.
(Tribunnewswiki.com/Bolasport.com/Haris/Metta Rahma)