Informasi Awal #
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Goal II: Living the Dream adalah film drama bertema olahraga rilisan tahun 2007 asal Inggris yang disutradarai oleh Jaume Collet-Serra. (1)
Film Goal II: Living the Dream dibintangi oleh Kuno Becker, Stephen Dillane, Anna Friel, Leonor Varela, Rutger Hauer, dan Alessandro Nivola.
Film Goal II: Living the Dream diproduksi oleh Mike Jefferies, Matt Barrelle, dan Mark Huffam dari naskah yang ditulis oleh Adrian Butchart, Mike Jefferies, dan Ian Terry Loane dan didistribusikan oleh Buena Vista Pictures, anak perusahaan label Disney.
Baca: FILM - Goal! The Dream Begins (2005)
Baca: FILM - The Holiday Calendar (2018)
Plot atau Sinopsis #
Film ini dimulai dengan kisah di mana Santiago Muñez, yang sekarang menjadi pemain sepak bola yang sukses, pindah dari Newcastle United ke Real Madrid.
Pacarnya Roz Harmison tinggal di Inggris untuk menyelesaikan pelatihan keperawatannya tetapi mereka berencana untuk saling bertemu sebanyak mungkin.
Dia memiliki awal yang baik untuk Real saat ia menggantikan mantan rekan setimnya Gavin Harris (Alessandro Nivola), yang dalam kondisi buruk.
Namun, kehidupan mulai menjadi rumit ketika saudara tirinya Enrique melacak Santiago dan menunjukkan kepadanya gambar ibunya, yang meninggalkan ayahnya bertahun-tahun yang lalu dan sekarang juga tinggal di Madrid.
Kaabr tersebut membuat Santiago masuk dalam kubangan pikiran emosional, setelah itu hidupnya menurun, karena ketenaran dan keberhasilannya mulai menyusulnya, dan ia menjadi lebih sombong dan egois.
Ketika ia mendapat kesempatan pertama untuk memulai di Real Madrid, ia mengacaukannya setelah menjegal Vicente Rodríguez dari Valencia, yang menyebabkan dirinya dikartu merah dan dikeluarkan dari lapangan.
Segera setelah itu, dia berdebat dengan pacarnya Roz, yang pergi, frustrasi, untuk kembali ke Inggris, dan dia dengan terburu-buru memecat Glen Foy sebagai agennya ketika dia mendapat iklan dari perusahaan tahu Jepang .
Keadaan menjadi lebih buruk ketika dia cedera. Tidak dapat mengatasi kekuatan di sekelilingnya, dan tanpa ada yang membimbingnya, Santiago terpikat dengan seorang presenter televisi olahraga Jordana Garcia dan hal itu diketahui media.
Adik laki-lakinya Enrique, sementara itu mencuri Lamborghini Santiago setelah dia bertengkar dengan Santiago; dia tabrakan.
Santiago kemudian memukuli seorang fotografer dan ditangkap, dan ketika dia memanggil Glen untuk meminta bantuan, Glen enggan datang karena dirinya sudah dipecat dan merasa dikecewakan oleh Santiago sendiri.
Baca: FILM - Defiance (2008)
Baca: FILM - Silent Hill: Revelation (2012)
Segera setelah dibebaskan, pacarnya mengetahui tentang perselingkuhan Santiago dan mencampakkannya, membuatnya sedih dan tertekan.
Pada surut terendahnya, dia menyadari bahwa dia perlu memperbaiki keadaan dan mengunjungi ibunya, yang menjelaskan mengapa dia melarikan diri ketika Santiago masih muda.
Dia mencoba berkali-kali untuk memanggil pacarnya dan menebusnya tetapi dia tidak menjawab telepon Santiago.
Real Madrid mencapai final Liga Champions UEFA dan melawan Arsenal.
Santiago mengetahui bahwa Harris harus mendapat tempat di starting line-up di final untuk memastikan perpanjangan kontraknya dan garansi satu tempat di tim nasionalnya untuk Piala Dunia FIFA mendatang.
Dia meminta pelatih untuk membiarkan Harris bermain di final.
Harris mendapat kesempatan, tetapi hampir menyia-nyiakannya dengan melanggar pemain Arsenal T.J. Harper di babak pertama - dan mmebuat Real Madrid kebobolan gol penalti di babak pertama.
Final berubah menjadi mimpi buruk bagi Real Madrid setelah ini.
Para pemain bintang hampir tidak dapat membangun peluang dan Arsenal memiliki permainan yang kuat pada permainan di babak pertama.
Berlawanan dengan spekulasi permainan buruk dari Harris, Santiago dibawa ke lapangan untuk berduet dengan Harris.
Di babak kedua, dua mantan rekan satu tim Newcastle mendapatkan kesempatan untuk bergabung di lini depan untuk menghidupkan kembali harapan Madrid. N
amun pertandingan semakin buruk karena Arsenal unggul 2-0.
Arsenal hampir unggul telan andai Casillas tak secara luar biasa menyelamatkan penalti.
Menyusul penyelamatan ini, Real Madrid melakukan serangan balik dengan Santiago yang akhirnya menciptakan momen ajaib dengan Harris, yang membuat skor menjadi 2-1.
Dalam beberapa menit terakhir pertandingan, dengan Madrid membutuhkan gol untuk tetap berada dalam permainan, Santiago mendapat peluang dan menjadikannya 2-2.
Akhirnya, dengan hanya beberapa detik tersisa, David Beckham mencetak gol dari tendangan bebas untuk memenangkan Liga Champions untuk Real Madrid.
Film berakhir dengan para pemain Real Madrid merayakan kemenangan di final Liga Champions.
Trailer #
Trailer film Goal II: Living the Dream (2007) :
Poster #
Poster film Goal II: Living the Dream (2007) :
Pemeran
- Kuno Becker sebagai Santiago Muñez
- Alessandro Nivola sebagai Gavin Harris
- Anna Friel sebagai Roz Harmison
- Stephen Dillane sebagai Glen Foy
- Rutger Hauer sebagai Rudi van der Merwe
- Frances Barber sebagai Carol Harmison
- Míriam Colón sebagai Mercedes
- Sean Pertwee sebagai Barry
- Elizabeth Peña sebagai Rosa María
- Leonor Varela sebagai Jordana García
- Mike Jefferies sebagai Direktur Gila
- Jorge Jurado sebagai Enrique
- Nick Cannon sebagai TJ Harper
- Shammi Aulakh sebagai Dokter
Detail Produksi #
Judul : Goal II: Living the Dream
Genre: Drama olahraga
Rilis : 9 Februari 2007
Negara : Inggris, Spanyol dan Jerman
Bahasa : Inggris dan Spanyol
Sutradara : Jaume Collet-Serra
Penulis cerita: Adrian Butchart, Mike Jefferies, Terry Loane
Produser : Mike Jefferies, Matt Barrelle, Mark Huffam
Pemeran : Kuno Becker, Stephen Dillane, Anna Friel, Leonor Varela, Rutger Hauer, Alessandro Nivola
Sinematografi : Favio Labiano
Musik : Stephen Warbeck
Editor : Niven Howie
Distributor : Buena Vista Pictures
Durasi : 115 menit
Biaya: 45 juta dollar Amerika Serikat
Pendapatan : 70,8 juta dollar Amerika Serikat
Pencapaian dan Kritik #
Film Goal II: Living the Dream mendapat lumayan di box office, menghasilkan 70,8 juta dollar Amerika Serikat diseluruh dunia. (1)
Film Goal II: Living the Dream mendapat approval rating 39% pada situs pengulas film Rotten Tomatoes, berdasarkan 18 kritikus dan kecenderungan dianggap sebagai film yang lumayan menarik. (2)
Philip French dari The Guardian mengomentari film ini dengan “Tidak lebih bagus dari film pertama, meski melihat David Beckham atau Zinedine Zidane adalah sesuatu yang menarik. Meski begitu setidaknya film ini dibuat dengan adagium seperti olahraga sepak bola itu sendiri yang tak pernah akan berhenti melanjutkan ceritanya.” (3)
Film Goal II: Living the Dream kemudian berlanjut dengan sekuel yakni film Goal 3 yang dirilis tahun 2008.
(Tribunnewswiki.com/Haris)
| Judul | Goal II: Living the Dream |
|---|
| Genre | Drama olahraga |
|---|
| Rilis | 9 Februari 2007 |
|---|
| Negara | Inggris, Spanyol dan Jerman |
|---|
| Bahasa | Inggris dan Spanyol |
|---|
| Sutradara | Jaume Collet-Serra |
|---|
| Penulis cerita | Adrian Butchart, Mike Jefferies, Terry Loane |
|---|
| Produser | Mike Jefferies, Matt Barrelle, Mark Huffam |
|---|
| Pemeran | Kuno Becker, Stephen Dillane, Anna Friel, Leonor Varela, Rutger Hauer, Alessandro Nivola |
|---|
| Distributor | Buena Vista Pictures |
|---|
| Durasi | 115 menit |
|---|
| Biaya | 45 juta dollar Amerika Serikat |
|---|
| Pendapatan | 70,8 juta dollar Amerika Serikat |
|---|
Sumber :
1. www.imdb.com
2. www.rottentomatoes.com
3. www.theguardian.com