Kemenhub Berencana Beri Suara Sepeda Motor Listrik Layaknya Motor Konvensional

Sepeda motor listrik akan diberi suara layaknya sepeda motor konvensional berbahan bakar minyak


zoom-inlihat foto
sepeda-motor-listrik-gesits.jpg
Gridoto.com
Sepeda motor listrik Gesits


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Sepeda motor listrik akan diberi suara layaknya sepeda motor konvensional atau kendaraan roda dua berbahan bakar minyak.

Suara knalpot memang satu di antara hal yang paling membedakan sepeda motor listrik dengan sepeda motor konvensional.

Banyak yang menganggap absennya suara knalpot mengurangi sensasi dan pengalaman mengendarai sepeda motor.

Dikutip dari Gridoto.com, sudah ada solusi mengenai hal ini karena pabrikan kendaraan roda dua sudah siap menghadirkan sepeda motor listrik dengan suara buatan.

Baca: Nopol Kendaraan Listrik akan Diberi Tanda Khusus, Ini alasannya

Baca: Berminat Beli Mobil Listrik? PPnBM-nya Lebih Murah Dibanding Mobil Bermesin Bensin dan Hybrid

Sepeda motor listrik Gesits
Sepeda motor listrik Gesits (Gridoto.com)

"Kalau suara, di regulasi kita harus bersuara. Yang dilarang itu jika bunyinya seperti suara binatang, di luar itu boleh," kata Direktur Sarana Transportasi Jalan Kemenhub, Sigit Irfansyah kepada GridOto.com di Jakarta, Kamis (5/12/2019).

"Kemarin banyak teman-teman yang minta suara kendaraan listrik sama seperti suara motor dengan desibel yang rendah sehingga tidak boleh keras juga," lanjutnya.

"Aplikasi sudah banyak, dua tahun setelah itu baru efektif diwajibkan," ucap Sigit.

"Pabrik sudah siap tidak ada masalah. Yang protes itu kan masyarakat, kenapa motor listrik pakai suara. Mungkin dia berpikir suaranya bising padahal enggak," ujarnya.

Sigit menilai, jika tidak didahului informasi yang cukup, maka pengendara bisa terkejut atau tersentak dengan hentakan laju awal sepeda motor listrik ini.

Baca: Ini Harga Polestar 2, Bisa jadi Alternatif Mobil Listrik Selain Tesla Model 3

Baca: Unik dan Kreatif, Sepeda Motor Ini Bentuknya seperti Kura-kura, Pakai Fender VW Beetle

Jika pengendara tidak berkonsentrasi penuh, bisa menimbulkan kecelakaan.

Belum lagi, kalau berpapasan dengan kendaraan lain atau pejalan kaki yang tengah menyeberang jalan.

Selain itu, suara knalpot menjadi salah satu indikator pasti adanya kendaraan lain di jalan, motor listrik membuat suara itu menghilang.

Puluhan pengunjung antusias jajal sepeda motor listrik Gesits

Beberapa waktu yang lalu, tepatnya pada 29 November - 1 Desember 2019, sepeda motor listrik Gesits hadir dalam ajang pameran kendaraan roda dua di Jakarta.

Selama dua hari pameran, minat pengunjung menjajal atau test ride sepeda motor listrik hasil kerja sama Garansindo dan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) ini cukup tinggi.

Sepeda motor listrik Gesits di IIMS Motobike Expo 2019
Sepeda motor listrik Gesits di IIMS Motobike Expo 2019 (Gridoto.com)

Ada puluhan pengunjung menjajal sepeda motor listrik Gesits selama pameran berlangsung.

"Minat untuk test ride motor listrik Gesits cukup tinggi, dua hari pameran totalnya 85 orang," kata Duke selaku penanggung jawab test ride di acara tersebut.

Pada hari pertama tercatat ada 23 orang menjajal motor listrik Gesits dan pada hari kedua melonjak jadi 62 orang.

Sepeda motor listrik Gesits dibanderol Rp 28 juta On The Road (OTR) Jakarta.

Motor listrik ini pertama kali diluncurkan April lalu di ajang pameran otomotif di Jakarta.

Menggunakan baterai Lithium 72V/20Ah, sepeda motor listrik Gesits mampu menempuh jarak hingga 50 kilometer.

Lampu Gesits juga sudah memakai LED pada lampu sein, stop lamp dan lampu belakangnya, sementara headlamp-nya menggunakan jenis HID projection.

Sistem pengisiannya berkapasitas 550 watt, membutuhkan waktu 3 sampai 4 jam untuk mengisi penuh baterainya dari 0-100 persen.

Setiap pembelian, konsumen akan menerima garansi dari Gesits selama 3 tahun.

Pabrikan sepeda motor listrik Semarang BF Goodrich tetap berjualan meski terkendala regulasi

BF Goodrich adalah pabrikan sepeda motor listrik yang bermarkas di Semarang, Jawa Tengah.

Pabrikan ini baru memulai karier di segmen sepeda motor listrik jelang pertangahan 2019.

Baca: Berani Tampil Beda, Pria Ini Modifikasi Bentuk Motornya Menjadi Seperti Jetski

Baca: VW Karmann Ghia Listrik Modifikasi Yogyakarta Ini Bisa Jelajah 250 Kilometer Sekali Full Charge

Sepeda motor listrik pabrikan BF Goodrich
Sepeda motor listrik pabrikan BF Goodrich (Gridoto.com)

Namun, BF Goodrich sudah memiliki empat model motor listrik dengan gaya café racer dan skutik.

"Kendaraan listrik ini kan sedang digalakkan pemerintah jadi kami hadir untuk meningkatkan awareness masyarakat sekaligus memberi edukasi ke konsumen soal produk kami," kata Muhammad Harun Jihad, Sales Manager BF Goodrich.

Khusus di acara ini, BF Goodrich membanderol produknya dengan harga khusus.

"Di event ini kami menjual tipe BF.G2, BF.Q7, BF-Small S dan BF.CG dengan harga khusus mulai dari Rp 8 juta hingga Rp 19,8 juta," ucap Muhammad.

Menurut Muhammad, keunggulan BF Goodrich adalah watt-nya yang rendah dan harganya yang murah.

"Motor listrik kami selain harganya terjangkau juga bisa dicas dirumah dengan tegangan rendah. Misalnya jika rice cooker saja bisa sampai 300 watt dicolok bisa 24 jam, motor listrik kami watt-nya cuma 200-an dan di cas gak sampe seharian," ujarnya.

"Dibandingkan harga motor konvensional, motor listrik kami lebih terjangkau, tapi yang paling penting kami bisa memperkenalkan ke masyarakat kalau motor listrik itu murah, aman dan nyaman," katanya.

BF Goodrich juga menyediakan motor listrik niaga beroda tiga dengan boks di belakang, dijual mulai Rp19.900.000.

"Kami ada outlet kecil-kecilan di Jakarta, Semarang, Solo, Yogyakarta, Pekalongan, Semarang, Papua, dan nantinya Bali dan Palembang," kata Head of Sales BF Goodrich Dian Sawastia Jaya di sela-sela IIMS Motobike Expo 2019, Jakarta, Minggu (1/12/2019).

Namun, motor ini masih terkendala surat jalan.

Menurutnya, hal tersebut disebebkan uji tipe kendaraan listrik belum rampung.

"Harga masih off-the-road, memang masih untuk penggunaan terbatas. Sebab, belum uji tipe. Kami masih menunggu kabar pemerintah untuk regulasi dan aturan terkait hal itu," katanya.

"Belum tahu nanti seperti apa uji tipenya, tapi kami berharap segera dan tepat sasaran," ucap Dian.

Berbeda dengan mesin pembakaran, ia mengatakan seharusnya uji tipe kendaraan listrik lebih singkat, satu di antara karena tidak harus melewati dyno test.

"Bagi konsumen yang membeli motor kami, nanti akan dapat faktur. Begitu regulasinya rilis kami akan ikutkan pengujian karena sudah terdaftar dan prosesnya tidak akan lama. Kata pemerintah pusat tidak lama lagi (rilis uji tipe motor listrik)," kata dia.

Selama dua hari pameran, BF Goodrich sudah menjual 180 unit.

Produk yang paling laris adalah model cafe racer.

(Tribunnewswiki.com/Febri/Gridoto.com)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Red CobeX (2010)

    Red CobeX adalah sebuah film komedi Indonesia yang
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved