Granat Asap (Smoke Grenade)

Granat asap digunakan sebagai penanda zona sasaran, pendaratan, atau penyembunyi pergerakan tentara


Granat Asap (Smoke Grenade)
Kompas TV
Ilustrasi Granat Asap Produksi PT Pindad 

Granat asap digunakan sebagai penanda zona sasaran, pendaratan, atau penyembunyi pergerakan tentara




  • Informasi


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Granat asap merupakan granat berbentuk kaleng yang digunakan sebagai alat isyarat darat atau darat ke udara.

Granat asap digunakan sebagai penanda zona sasaran, pendaratan, atau penyembunyi pergerakan tentara.

Granat asap biasanya terbentuk dari silinder logam dengan lubang di bagian atas dan bawah untuk mengeluarkan asap. (1)

Kaleng diisi dengan sesuatu seperti pewarna, kalium klorat, atau laktosa.

Granat asap ini akan mengeluarkan sejumlah besar asap, tidak seperti kembang api atau bom asap yang hampir tidak mengeluarkan asap.

Asap yang dilepaskan dari granat asap bisa berwarna apa saja atau bahkan tidak berwarna ketika diisi dengan Hexachloroethane Zinc dan Granular Aluminium. (2)

granat asap1
Bagian-bagian granat asap (clipart4biz.com)

  • Sejarah


Kata ‘granat’ sendiri diketahui berasal sari bahasa Prancis, yaitu kata (pome) 'grenate' yang artinya adalah buah delima.

Istilah ini muncul karena granat pada awalnya mirip buah delima atau pomegranate.

Awalnya, granat berbentuk bola kecil yang di dalamnya diisi sebuk mesiu.

Granat awalnya dikembangkan sekitar tahun 1000 Masehi oleh orang China.

Kemudian orang Eropa memiliki versi mereka sendiri pada abad ke-15 dan 16.

Dalam perkembangannya, granat berubah menjadi bentuk tabung atau silinder dan terbuat dari metal.

Kemudian bentuk granat ada yang menyerupai telur, buah nanas, atau bergagang kayu.

Bagian utama pada granat yaitu badan, pengisi, dan sumbu.

Baca: Ledakan Granat Asap di Monas, Pengamanan Jokowi Tidak Ditambah

Baca: Polisi Ungkap Penyebab Ledakan di Monas Karena Granat Asap

Badan granat mengandung pengisi, kebanyakan granat juga mengandung serpihan tajam, kawat, dan bola-bola besi.

Pengisi berupa bahan kimia atau bahan peledak dalam granat, yang menentukan kegunaan granat.

Sedangkan sumbu, membuat granat berfungsi dengan menyalakan atau meledakkan bahan pengisi.

Setelah diaktifkan, granat meledak empat hingga lima detik kemudian. (3)

  • Jenis


Terdapat dua jenis granat asap, yakni granat asap berwarna dan granat asap penyembunyi.

Granat asap berwarna memiliki warna seperti merah, kuning, hijau, dan ungu.

Semakin cerah warna granat asap, semakin mudah dideteksi lokasinya.

Granat asap berwarna memiliki beberapa jenis seperti M18, M713, M715, aau M716 40 milimeter. (4)

Granat jenis penyembunyi ini biasanya berisi campuran HC (hexachloroethane-zinc) atau campuran TA (terephthalic acid) .

Zat HC ini tidak beracun apabila tertelan, tapi cukup beracun apabila terserap kulit.

Baca: Peluru Karet

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: 5 November 1605 – Guy Fawkes Ditahan dan Persekongkolan Bubuk Mesiu Gagal

Efek utamanya adalah korban akan merasa depresi apabila menyerap zat HC dalam dosis tinggi.

Jenis lain dari granat asap adalah granat asap meledak.

Granat asap jenis ini diisi dengan fosfor putih yang bisa menyebabkan ledakan berantai apabila mengalami kontak dengan udara.

Ledakannya akan menghasilkan asap putih.

Granat jenis ini biasanya digunakan untuk granat terbakar.

Fosfor putih bisa terbakar di udara dengan warna api kuning terang.

Selain itu, fosfor putih juga bisa menghasilkan luka bakar yang cukup parah. (5)

  • Bahaya Granat Asap


Sifat dari granat asap tidaklah menghancurkan atau melumpuhkan obyek yang ada di sekitarnya.

Daya ledaknya hanya untuk mengeluarkan asap.

Granat asap bisa meledak bila dipicu adanya tekanan, jatuh, hingga panas. (6)

Dulu, granat asap berwarna mengandung beberapa zat berbahaya seperti sulfur, potassium klorat, dan sodium bikarbonat.

Namun pada granat asap yang baru, sulfur diganti oleh zat gula dan magnesium karbonat digunakan sebagai pengganti sodium bikarbonat.

Sementara itu, granat asap penyembunyi memiliki campuran hexachloroethane-zinc (HC) atau terephthalic acid (TA).

Baca: Ledakan Terjadi di Kejari Parepare, Diduga dari Barang Bukti Bom Sitaan, Berikut Kronologinya!

Baca: Insiden Ledakan di Monas, Dua Anggota TNI Terluka, Lokasi Disterilkan

Kedua zat ini tidak beracun apabila tertelan, tapi cukup beracun apabila terkena kulit. (4)

Sedangkan untuk granat asap jenis meledak yang mengandung fosfor putih bisa menyebabkan ledakan dan bisa menghasilkan luka bakar yang cukup parah.

Luka bakar fosfor akan meningkatkan kematian karena adanya penyerapan fosfor ke dalam tubuh melalui area yang terbakar apabila korban terpapar cukup lama.

Penyerapan fosfor ini juga bisa menyebabkan kerusakan hati, jantung dan ginjal, dan dalam beberapa kasus kegagalan multi organ.

Apabila seseorang menghirup zat ini dalam dosis yang banyak bisa mengakibatkan iritasi pada mata, selaput lendir hidung, dan saluran pernapasan. (5)

 (Tribunnewswiki.com/Ami Heppy)



Nama Granat Asap (Smoke Grenade)
Spesifikasi Alat peledak
Jenis Granat asap berwarna
Granat asap penyembunyi
   


Sumber :


1. www.kompas.tv
2. medium.com
3. nationalgeographic.grid.id
4. sains.kompas.com
5. www.cnnindonesia.com
6. www.tribunnews.com






ARTIKEL REKOMENDASI



KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2019 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved