Eko Yuli Irawan

Eko Yuli Irawan adalah atlet angkat besi Indonesia. Kini Eko telah menymbangkan 4 medali untuk Indonesia di ajang SEA Games 2019.


Eko Yuli Irawan
Kompas/Wawan H Prabowo
Eko Yuli Irawan, atlet angkat besi Indonesia 

Eko Yuli Irawan adalah atlet angkat besi Indonesia. Kini Eko telah menymbangkan 4 medali untuk Indonesia di ajang SEA Games 2019.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Eko Yuli Irawan merupakan atlet angkat besi asal Lampung yang lahir di Metro, Lampung, 24 Juli 1989. 

Eko Yuli Irawan lahir di lingkungan keluarga dengan perekonomian yang sulit sejak kecil.

Ayahnya, Saman adalah seorang tukang becak, sementara ibunya, Wastiah bekerja sebagai penjual sayuran.

Masa kecil Eko Yuli dihabiskan dengan menggembala kambing membantu kedua orang tuanya. (1)

Kini Eko Yulianto telah menikah dengan seorang perempuan bernama Masitah.

Pernikahan mereka dikaruniai dua orang anak.

Saat ini, Eko Yuli dan keluarganya menetap di Kalimantan Timur.

  • Karier


Kiprah Eko Yuli Irawan di dunia angkat besi dimulai sejak ia menginjak remaja.

Saat itu, ia mmelihat anak-anak tengah berlatih angkat besi di sasana Yon Haryono. Ia tertarik untuk bergabung dan ikut berlatih bersama dengan yang lainnya.

Berbekal izin dari orang tuanya, Eko mulai mengakrabkan diri dengan barbel, ia pun secara rutin ikut berlatih di klub asuhan Yon Haryono tersebut.

Eko mulai merintis prestasinya saat tampil sebagai lifter terbaik di Kejuaraan Dunia Yunior 2007 di Santo Domingo, Republik Dominika, ia berhasil mendapatkan medali emas. (2)

Pada tahun berikutnya, Eko Yuli berhasil membawa pulang medali emas di PON dan Medali Perunggu Olimpade Beijing.

Pada tahun 2011 Eko kembali membawa Medali Emas, kali ini dari Universiade, China.

Tahun 2012, pria dengan tinggi 157 cm ini berhasil memboyong Medali Perunggu Olimpiade London.

Begitupun di tahun-tahun berikutnya, Eko membawa bendera Indonesia berkibar di negeri orang.

Pada tahun 2016, Eko Yuli membuat Indonesia bangga atas kemenangannya di Olimpiade Rio 2016.

Ia berhasil menyabet medali perak di ajang olahraga paling bergengsi itu bersama atlet angkat besi Sri Wahyuni. (1)

Pada ajang Asian Games 2018 yang diselenggarakan di Indonesia tepatnya di Jakarta-Palembang, Eko berhasil menyumbangkan mendali emas ke lima bagi Indonesia.

Eko berlaga di cabang angkat besi kelas 62 kg dengan total angkatan 311 kg (angkatan snatch 141 kg dan angkatan clean and jerk 170 kg).

Dengan total angkatan tersebut ia berhasil menggungguli lifter Vietnam Trinh van Vinh dengan total angkatan 299 kg dan lifter Uzbekistan Ergashev Adkhamjon dengan total angkatan 298 kg. (2)

Tahun berikutnya, Eko menyumbangkan total sebanyak empat medali di ajang SEA Games 2019 di Filipina.

Eko berhasil menyabet 2 medali emas, 1 medali perak dan 1 medali perunggu.

Ketika bertading di kategori snatch, performa Eko sedikit kurang mulus.

Pada percobaan pertama, Eko sempat gagal. Ia tidak sanggup mengangkat beban seberat 135 kg.

Namun kegagalan itu dibayar lunas Eko di percobaan kedua.

Kemudian pada percobaan ketiga, peraih medali perak Olimpiade 2016 itu sukses mengangkat beban seberat 140 kg.

Pada kategori clean and jerk, Eko juga tampil sedikit tersendat. Setelah mengangkat 163 kg pada percobaan pertama, Eko gagal mengangkat beban 169 kg pada percobaan kedua.

Namun lagi-lagi, Eko Yuli Irawan menutup kegagalannya itu di percobaan berikutnya. Pada percobaan ketiga, ia mengangkat beban 169 kg. (3)

Lifter andalan Indonesia, Eko Yuli Irawan saat Berlaga di nomor 62 kilogram di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (21/8/2018). Eko mampu menjadi yang terbaik setelah angkatannya tak bisa disamai oleh para pesaingnya sekaligus menambah perolehan medali Emas untuk kontingen Merah Putih.
Lifter andalan Indonesia, Eko Yuli Irawan saat Berlaga di nomor 62 kilogram di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (21/8/2018). Eko mampu menjadi yang terbaik setelah angkatannya tak bisa disamai oleh para pesaingnya sekaligus menambah perolehan medali Emas untuk kontingen Merah Putih. (Tribunnews/Jeprima)

  • Prestasi


Berikut deretan restasi yang telah diukir oleh atlet angkat besi Eko Yuli Irawan.

  • Peringkat 8 kejuaraan dunia tahun 2006 di Santo Domingo, Republik Dominika, kelas 56 Kg dengan total angkatan 266 Kg.
  • Medali emas Sea Games di Thailand, 2007
  • Medali emas kejuaraan dunia yunior di Praha, Republik Ceko, 2007; sekaligus terpilih sebagai lifter terbaik pada ajang tersebut.
  • Dua buah medali perunggu kejuaraan dunia 2007 di Chiang Mai, Thailand, di kelas 56 Kg.
  • Medali emas PON XVII di Kaltim, 2008
  • Medali Perak, Goyang 2009, kelas 62 kg
  • Medali perak kejuaraan Asia di Kanazawa, Jepang, di kelas 62 Kg.
  • Medali Emas Universiade, China, 2011
  • Medali Perunggu, Paris 2011, kelas 62 kg
  • Medali Perunggu Olimpiade London 2012
  • Medali Emas Sea Games, 2013
  • Medali Emas Dunia Angkat Besi di Almaty, Kazakhstan 2014
  • Medali Perak Olimpiade Rio, Brazil 2016
  • Medali Emas, Asian Games, Indonesia 2018
  • Medali Emas SEA Games 2019 (2)

(TribunnewsWiki.com/Niken Aninsi)



Nama Eko Yuli Irawan
Lahir Metro, Lampung, 24 Juli 1989
Asal Lampung, Indonesia
Kewarganegaraan Indonesia
Profesi Atlet (angkat besi)
Orang Tua Saman (ayah)
Wastiah (ibu)
Istri Masitah
Instagram @ekopower61


Sumber :


1. www.viva.co.id
2. www.infobiografi.com
3. www.liputan6.com






ARTIKEL REKOMENDASI



KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2019 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved