TRIBUNNEWSWIKI.COM - Bali United memastikan diri sebagai juara Liga 1 2019 setelah menaklukkan Semen Padang pada pekan ke-30 Liga 1 2019.
Bali United mengunci gelar juara Liga 1 2019 setelah membungkam Semen Padang di Stadion H Agus Salim, Padang, Senin (2/12/2019).
Bermain di depan pendukung lawan, Bali United menang tipis 2-0 atas Semen Padang.
Dua gol Serdadu Tridatu diciptakan oleh Ilija Spasojevic (50' dan 85').
Baca: Persiraja Promosi ke Liga 1, Bali United Siapkan Opsi Terbang Lewat Malaysia jika Bertandang ke Aceh
Baca: Bursa Pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla Tak Berani Garansi Juara, Shin Tae-yong Dianggap Siap
Baca: Suporter Indonesia Dipukuli di Malaysia, PSSI Laporkan ke FIFA
Tambahan tiga angka membuat Bali United tak mungkin lagi digeser di puncak klasemen dengan koleksi 63 poin.
Sebaliknya, Semen Padang kian sulit untuk beranjak dari papan bawah klasemen sementara Liga 1 2019.
Permainan terbuka langsung ditunjukkan oleh Bali United dan Semen Padang pada babak pertama.
Namun, sejumlah peluang tak mampu dikonversi menjadi gol oleh kedua tim.
Skor imbang 0-0 menutup jalannya pertandingan babak pertama antara Bali United dan Semen Padang.
Pada babak kedua, Bali United sukses memimpin 2-1 saat laga menyentuh menit ke-50.
Sundulan Ilija Spasojevic yang meneruskan umpan Yabes Roni menggetarkan jala Semen Padang.
Skuat Kabau Sirah nyaris menyamakan kedudukan andai Vanderlei Francisco bisa menyontek bola di depan gawang Bali United.
Satu menit kemudian giliran peluang Flavio Beck Junior yang masih bisa diamankan oleh Wawan Hendrawan.
Semen Padang mencecar pertahanan Bali United di sisa waktu babak kedua.
Sepakan Flavio Beck kembali bisa ditangkap oleh Wawan Hendrawan pada menit ke-80.
Alih-alih menyamakan kedudukan, Semen Padang justru kembali kebobolan pada menit ke-85.
Spasojevic yang berdiri bebas tanpa kawalan sukses meneruskan umpan dari Paulo Sergio.
Skor 2-0 menjadi hasil akhir laga Bali United melawan Semen Padang pada pekan ke-30 Liga 1 2019.
Baca: Liga 2 2019 Berakhir: Klub Legendaris menjadi Juara hingga Gagalnya Sriwijaya FC Promosi ke Liga 1
Baca: Timnas U-22 Menang di Dua Laga SEA Games, Vietnam Turunkan Skuad Terbaik untuk Hadapi Garuda Muda
Baca: Belum Umumkan Pelatih Timnas yang Baru, Inilah Alasan PSSI Tolak Utusan Luis Milla
Sementara itu, Borneo FC yang merupakan pesaing terdekat Bali United dipaksa bermain imbang 2-2 oleh PSM Makassar.
Pesut Etam pun tak bisa mengejar perolehan poin Serdadu Tridatu meski masih menyisakan empat laga di Liga 1 2019.
SUSUNAN PEMAIN:
Semen Padang (4-3-3): 21-Rendy Oscario; 15-Leo Guntara, 27-Dedi Gusmawan, 44-Syaiful Anwar, 35-Muhammad Rifqi (19-Manda Cingi 46'); 6-Fridolin Yoku (4-Yoo Hyun-koo 60'), 87-Flavio Beck Junior, 10-Dedi Hartono; 78-Mariando Uropmabin (9-Karl Max Berthelemy 55'), 99-Vanderlei Francisco, 88-Irsyad Maulana
Pelatih: Eduardo Almeida
Bali United (4-3-3): 59-Wawan Hendrawan, 24-Ricky Fajrin, 43-Willian Pacheco, 13-Gunawan Dwi Cahyo, 22-Dias Angga; 14-Fadil Sausu (4-Ahmad Agung 72'), 6-Brwa Nouri, 90-Paulo Sergio; 87-Stefano Lilipaly (18-Kadek Agung Widnyana 80'), 9-Ilija Spasojevic, 11-Yabes Roni (10-Irfan Bachdim 67')
Pelatih: Stefano Cugurra
Potensi rekor Bali United
Bali United mengunci gelar juara Liga 1 2019 kendati mereka sebenarnya hanya membutuhkan hasil imbang saat melawan Semen Padang.
Tim asuhan Stefano "Teco" Cugurra mengoleksi 63 poin dalam 30 pertandingan.
Posisi Bali United di puncak klasemen tak mungkin lagi diganggu gugat di sisa kompetisi.
Kendati sudah memastikan diri menjadi juara Liga 1 2019, masih ada alasan lain bagi Bali United untuk tetap tampil maksimal dalam 4 laga terakhir.
Alasan itu adalah memecahkan perolehan poin tertinggi di Liga 1, yang dimulai pada tahun 2017.
Rekor itu masih dipegang Bhayangkara FC dan Bali United sendiri, yang pada Liga 1 2017 sama-sama mengoleksi 68 poin dalam 34 laga.
Ketika itu Bali United hanya finis di posisi kedua karena kalah head-to-head dari Bhayangkara FC (1-3, 2-3).
Pada Liga 1 2018, Persija Jakarta yang kala itu juga dilatih Teco menjadi juara dengan perolehan 62 poin.
Kini Bali United sudah mengoleksi 63 dan masih ada sisa 4 pertandingan.
Baca: Raih Rekor Baru di Liga 1, Catatan Persib Bandung Masih Kalah Dibanding Era Gonzales
Baca: Klasemen Liga 1 2019, Bali United Juara Paruh Musim, Pecahkan Rekor Sepanjang Sejarah
Baca: Fadil Sausu
Jadi, Bali United masih bisa mengumpulkan poin maksimal sampai 75 hingga akhir kompetisi nanti.
Untuk mematahkan rekor 68 poin, Bali United butuh meraih 6 poin dalam 4 pertandingan terakhir.
Dalam 4 pertandingan terakhir, Bali United akan menghadapi Persipura (8/12/2019), Tira-Persikabo (12/12/2019), Arema (16/12/2019), dan Madura United (22/12/2019).
Salah satu resep juara
Gaji pemain yang tidak pernah terlambat menjadi salah satu kunci Bali United juara Liga 1 2019.
Hal itu diungkapkan pelatih Bali United, Stefano Cugurra, seusai laga melawan Semen Padang, Senin (2/12/2019).
Kemenangan 2-0 atas Semen Padang menyempurnakan pesta juara Bali United.
Tim berjulukan Serdadu Tridatu itu sebenarnya sudah menjadi juara setelah laga Borneo FC vs PSM Makassar berakhir imbang 2-2.
Menjadi juara dengan menyisakan empat laga sisa benar-benar membuat Teco bahagia.
Teco menilai seluruh komponen tim, termasuk manajemen yang mengatur keuangan, berperan besar terhadap keberhasilan Bali United.
"Terima kasih kepada semua pemain."
"Ini adalah kerja keras seluruh tim. Terima kasih juga kepada suporter Bali United," kata Teco dikutip dari Kompas.com, Senin (2/11/2019).
"Terima kasih kepada semua komponen dalam tim, pelatih, ofisial, manajemen, gaji tidak pernah terlambat," ujar Teco menambahkan.
Kemenangan atas Semen Padang membuat Bali United kini memimpin klasemen dengan kolkesi 63 poin.
Jumlah itu sudah tidak mungkin terkejar oleh tim lain meskipun Bali United selalu kalah dalam empat laga sisa.
Kepastian ini membuat Bali United akan mewakili Indonesia pada ajang Liga Champions Asia 2020 mendatang.
Adapun satu slot play off Piala AFC 2020 masih akan diperebutkan hingga akhir musim.
Persaingan merebut satu slot itu dipastikan akan ketat karena jarak antara peringkat dua hingga sembilan hanya enam poin.
Tidak hanya itu, tiga tim yang akan turun kasta ke Liga 2 musim depan juga diprediksi akan ketat hingga akhir musim.
Untuk diketahui, tiga tim yang akan promosi ke Liga 1 musim depan adalah Persita Tangerang, Persiraja Banda Aceh, dan Persik Kediri.
(Tribunnewswiki.com/Bolasport.com/Haris/Nungki Nugroho)