TRIBUNNEWSWIKI.COM – Honda dikabarkan menyiapkan CBR250RR empat silinder untuk menandingi Kawasaki Ninja ZX-25R.
Honda CBR250RR ini akan menjadi lawan sepadan bagi Kawasaki Ninja ZX-25R karena sama-sama bermesin empat silinder.
Beberapa waktu yang lalu Kawasaki Ninja ZX-25R sudah dirilis di Tokyo Motor Show, tepatnya pada (23/10/2019).
Setelah kemunculan Kawasaki Ninja ZX-25R ini, Honda dikabarkan sedang menyiapkan CBR250RR empat silinder.
Isu CBR250RR empat silinder ini juga sedang ramai di kalangan pencinta motor di Jepang.
Baca: Kawasaki Ninja ZX-25R 4 Silinder Sudah Muncul, Simak Spesifikasinya!
Baca: Jika Kawasaki Ninja H2R Diberi Sayap, Apakah Motor Ini Bisa Terbang? Ini Penjelasannya
Dilansir oleh Gridoto.com yang mengutip Greatbiker, CBR250 bermesin empat silinder ini masuk dalam riset jangka penjang.
Riset dan pengembangan ini kemungkinan baru bakal rampung dalam tiga tahun ke depan.
Sebenarnya Honda CBR dengan mesin 250 cc empat silinder bukan hal baru buat Honda.
Honda sebenarnya pernah membangun motor serupa bernama CBR250FG (MC14) pada 1986.
Saat itu daya CBR250 tembus 45 hp.
CBR250 dikembangkan sampai versi MC22.
Jika proyek CBR250 yang baru ini terealisasi, kemungkinan Honda akan memberikan fitur yang lebih melimpah.
Baca: Honda ADV150 Rebut Gelar Motorcycle of The Year, Ini Keistimewaannya
Baca: Vespa GTS 250ie CBU Italia Bekas Ternyata Harganya Setara Honda Brio!
Berikut spesifikasi CBR250RR empat silinder lawas (MC22) yang dikutip dari motorcyclespecs.co.za:
Mesin: 4-tak, 4 silinder, DOHC
Kubikasi: 249 cc
Diameter x langkah: 48,5 x 33,8 mm
Pendingin: cairan
Rasio kompresi: 11,5:1
Pengabut: Keihin 29 mm karburator
Pengapian: CDI
Starter: Elektrik
Daya maksimal: 45 hp / 32,8 kW @ 14.500 rpm
Torsi maksimal:23,5 Nm / 17,3 lb-ft @ 11.500 rpm
Kopling: basah multi-plate coil spring
Transmisi: 6 kecepatan
Penggerak akhir: rantai
Rasio gear: pertama 2,733; kedua 2,000; ketiga 1,590; keempat 1,333; kelima 1,153; keenam 1,035.
Rangka: Diamond Aluminum
Suspensi depan: 37 mm teleskopik
Suspensi belakang: monoshock box section swingarm
Rem depan: 2 x 275 mm discs 2 piston calipers
Rem belakang: single 220 mm disc piston caliper
Ban depan: 110/70-R17
Ban belakang: 140/60-R17
Panjang: 1.975 mm
Lebar: 675 mm
Tinggi: 1080 mm
Jarak sumbu roda: 1.345 mm
Tinggi jok: 735 mm
Jarak terpendek: 130 mm
Berat kering: 143 kg
Kapasitas tangki: 13 liter
Kawasaki merilis W175TR
Kawasaki baru saja merilis W175TR di Kawasaki Head Office Abdul Muis, Jakarta (28/11/2019).
Kawasaki W175 TR bergaya motor penjelajah lawas.
Dilihat sari namanya, motor ini mengambil basis Kawasaki W175.
Tangki Kawasaki W175 lebih ramping, cover samping yang mengotak, serta sepatbor yang dipasang tinggi.
Kesan motor penjelajah semakin kuat, suspensi dan ban dirubah.
Kawasaki W175 TR memakai suspensi teleskopik yang travelnya lebih tinggi 35 mm.
Sokbreker belakang juga sekarang lebih panjang 27 mm.
Jok lebih tebal, mengimbangi setang lebar dan lebih tinggi 30 mm dibanding setang bawaan W175 biasa.
Peleknya memakai ring 17 inci, menggunakan ban 80/100-17 depan, serta 100/90-17 belakang.
Mesin Kawasaki W175TR tidak mengalami banyak perubahan.
Dikutip dari Motorplus-online.com, spek mesinnya masih sama.
"Masih sama dengan W175, hanya beda di detail saja," jelas Michael C. Tanadhi, Head Sales & Promotion PT KMI.
W175TR memakai mesin 177 cc, satu silinder, dibekali 2 klep, dan konstruksi kepala silinder SOHC tanpa radiator.
Namun akselerasinya lebih cepat berkat knalpotnya yang baru.
Knalpot bernama upswept megaphone ini membuat akselerasi bawah ke tengahnya lebih ringan.
"Suaranya juga lebih besar dan berkarakter," kata Sucipto Wijono, Line Head Sales Promotion PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI).
“Ubahannya bergaya Street Scrambler, yang bisa dipakai menjelajah serta tetap fun dibawa riding dalam kota,” ungkap Sucipto.
Untuk pilihan unit, PT KMI memasarkan Kawasaki W175TR dalam 2 versi, yaitu versi reguler dan Special Edition (SE).
Untuk yang versi reguler hanya satu warna yakni bright white.
Sementara, untuk versi Special Edition (SE) ebony, solar yellow, dan olive green.
Berbeda dengan versi reguler, W175TR SE juga memasang lis panel indikator, cover knalpot, krom, striping khusus, dan pelek hitam.
Lalu, bagaimana dengan harganya?
Sucipto Wijono mengatakan, harganya cukup tipis antara tipe standar dan Special Edition (SE).
"Kawasaki W175TR dengan tipe standar dibanderol Rp 29.300.000," ungkap Sucipto.
"Sedangkan untuk varian Kawasaki W175TR Special Edition sebesar Rp 32.300.000," katanya.
(Tribunnewswiki.com/Febri) (Motorplus-online.com/Gridoto.com)