Andi Taufan Garuda Putra

Andi Taufan Garuda Putra merupakan pendiri dan CEO Amartha. Ia dikenal sebagai sosok yang bergerak di dunia entrepreneur, banyak meraih penghargaan atas inovasi dan kepeduliannya atas sektor UMKM.


zoom-inlihat foto
andi-taufan-garuda-putra-2.jpg
Dok/Amartha
Andi Taufan Garuda Putra merupakan seorang pendiri lembaga peer to peer Lending bernama Amartha. (Dok/Amartha)

Andi Taufan Garuda Putra merupakan pendiri dan CEO Amartha. Ia dikenal sebagai sosok yang bergerak di dunia entrepreneur, banyak meraih penghargaan atas inovasi dan kepeduliannya atas sektor UMKM.




  • Informasi Awal #


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Andi Taufan Garuda Putra merupakan seorang pendiri lembaga peer to peer Lending bernama Amartha.

Andi Taufan Garuda Putra lahir di Jakarta, 24 Januari 1987.

Pada 21 November 2019 Andi Taufan Garuda Putra diperkenalkan Presiden Joko Widodo sebagai Staf Khusus Presiden bersama 6 anggota lainnya dari kalangan milenial.

Andi Taufan Garuda Putra merupakan seorang pendiri lembaga peer to peer Lending bernama Amartha.
Andi Taufan Garuda Putra merupakan seorang pendiri lembaga peer to peer Lending bernama Amartha. (Dok/Amartha)

  • Pendidikan #


Andi Taufan Garuda Putra menemuh pendidikan dasar di SD Al-Azhar Kelapa Gading, JAKARTA.

Lalu melanjutkan studinya di SMP Negeri 6 Makassar, Sulawesi Selatan.

Kemudian pada 2004, Andi Taufan Garuda Putra tamat dari SMA Negeri 5 Bandung, Jawa Barat.

Andi Taufan Garuda Putra merupakan sarjana Manajemen Bisnis Institut Teknologi Bandung.

Ia melanjutkan pendidikannya hingga memperoleh gelar Master of Public Administration dari Harvard University pada 2016.(1)

Presiden Joko Widodo memperkenalkan 7 orang yang menjadi staf khususnya. Pengumuman itu dilakukan di beranda Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (12/11/2019).(KOMPAS.com/Ihsanuddin)
Presiden Joko Widodo memperkenalkan 7 orang yang menjadi staf khususnya. Pengumuman itu dilakukan di beranda Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (12/11/2019).(KOMPAS.com/Ihsanuddin) (Kompas.com)

  • Karier #


Selepas menyelesaikan pendidikan sarjananya, Andi Taufan Garuda Putra berkerja sebagai konsultan bisnis untuk IBM Global Business Services selama dua tahun.

Namun, ia melihat banyak masyarakat Indonesia kesulitan utnuk mendapatkan akses sinansial,

Pada 2009, Andi Taufan Garuda Putra meninggalkan pekerjaannya dan mendirikan Amartha.

Perkenalannya dengan lembaga mikro dimulai pada tahun 2009.

Saat itu ia memberi pinjaman untuk usaha mikro di Ciseeng, Bogor, Jawa Barat.

Andi Taufan Garuda Putra mendirikan Amartha untuk memberi akses keuangan kepada masyarakat desa yang selalu terlibat hutang dengan rentenir.(2)

Pola embiayaan yang ia pakai awalnya memakai pembiayaan kelompok.

Sistemnya mirip dengan Gramen Bank yang dibuat oleh peraih Nobel perdamaian, Muhammad Yunus, di Bangladesh.

Andi Taufan Garuda Putra lalu datang ke desa-desa untuk melakukan sosialisasi mengenai keuangan mikro kepada ibu rumah tangga ynag ingin memulai usaha.

Dengan modal awal Rp 10 juta, Andi Taufan Garuda Putra membuat kelomppok-kelompok pembiayaan tersebut.

Selesai studi di Harvard, Andi Taufan Garuda Putra lalu mengubah Amartha dari lembaga keuangan mikro konvensional menjadi peer-to-peer lending.

Cara ini membuatnya berhasil menghubungkan investor dengan pengusaha mikro di pedesaan yang membutuhkan pendanaan.

Amartha juga menerapkan pendekatan syariah atau bagi hasil.

Bersama timnya, Andi Taufan Garuda Putra mengembangkan proprietary risk algorithm berdasarkan data perilaku dan transaksi.

Sehingga teknologinya mampu memberi penilaian terhadap profil risiko calon peminjam.

Keberhasilan ini membuat Amartha meraih penghargaan Anugerah Syariah Republika 2019 hari ini.

Perusahaan dianggap sukses memberikan pembiayaan usaha mikro untuk kategori fintech syariah.(3)

Pada 2019, Amartha mengantongi izin usaha Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Dan berhasil menyalurkan Rp1,6 triliun kepada lebih dari 340.000 mitra di 5.400 pedesaan.(4)

Berdasar pada pengetahuan, pengalaman dan kepemimpinan Andi Taufan Garuda Putra selama hampir 10 tahun di Amartha dan memajukan sektor UMKM,

tentu dapat memberikan kontribusi, terobosan dan inovasi guna mendukung kemajuan ekonomi digital di Indonesia.

Atas pencapaiannya dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan pertama, yaitu pengentasan kemiskinan.

Amartha menjadi tekfin dari Asia Tenggara yang mendapatkan penghargaan di SDG Finance Geneva Summit 2019 oleh United Nations Development Programme (UNDP)

atau Badan Program Pembangunan PBB sebagai perusahaan yang masuk dalam kategori Growth Stage Impact Ventures (GSIV).(5)

Penghargaan

  • Penerima Ashoka Young Change Makers Awards Desember 2010.
  • Finalis Global Entrepreneurship Program Indonesia (GEPI), Juli 2011.
  • Penerima SATU Indonesia Award dari Astra International Oktober 2011.
  • Finalis Indonesia MDGs Awards, Februari 2012.
  • Global Shapers by World Economic Forum April 2012.
  • Indonesia’s Inspiring Youth and Women by Indosat, November 2012.
  • Laureate Global Fellow Oktober 2013.
  • Ganesha Innovation Championship Awards 2014.
  • Ten Outstanding Young Person Indonesia (TOYP) 2014 from the Junior Chamber International April 2014.
  • Indonesia Youngster Inc Entrepreneur Champion from SWA Magazine 21 Juni 2014.
  • Frontier Innovators, sebagai perusahaan yang telah memberikan dampak sosial bagi masyarakat Indo-Pasifik, 2017
  • Kadin DKI Jakarta, Pionir Startup yang berkontribusi besar dalam pengembangan industri keuangan berbasis teknologi dan inovasi, 2017.
  • Republika Syariah Award Fintech yang Berakad Syariah, 2017.
  • 40 orang dengan usia dibawah 40 tahun yang telah memberikan kontribusi nyata untuk Indonesia, Marketeers 2017.
  • Sankalp Southeast Asia Award sebagai perusahaan berdampak sosial dari seluruh negara di Asia Tenggara, 2017 .
  • IDC Asia Pasific as fastest growing Fintech in Indonesia, 2017 .
  • Digital Inclusion Awards untuk kategori startup fintech, 2018.
  • UN Capital Development Fund (UNCDF) kategori startup keuangan inovatif, 2018.
  • 30 Promising Growth-stage Startups dari Forbes Indonesia, 2018.
  • Growth Stage Impact Ventures SDG Finance Geneva Summit, Oktober 2019.
  • Anugrah Syariah Republika, Kategori Fintech Usaha Mikro Terbaik, November 2019.(6)

  • Staf Khusus Presiden #


Pada 21 November 2019 Presiden Joko Widodo menunjuk Andi Taufan Garuda Putra sebagai Staf Khusus Presiden.

Total, ada 13 staf khusus Presiden yang akan membantu kerja-kerja Kepala Negara.

Dari jumlah itu, tujuh di antaranya merupakan kalangan milenial dengan rentang usia 20 sampai 30-an tahun.

Presiden Jokowi memberi perlakuan spesial kepada para staf khusus milenialnya ini.

Mereka diperkenalkan secara langsung oleh Jokowi di teras Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (21/11/2019).

Jokowi lalu memperkenalkan Belva sebagai pendiri dan CEO Ruangguru, masuk ke Forbes 30 dengan umur di bawah 30 tahun serta mendapatkan medali emas dari Lee Kuan Yew saat lulus sarjana di Nanyang Technology University di Singapura.

Kedua adalah Putri Tanjung yang merupakan anak dari Chairul Tanjung sekaligus CEO dan founder Creativepreneur dan juga menjadi chief business officer of Kreavi.

Staf khusus ketiga adalah Andi Taufan Garuda Putra yang berumur 32 tahun, lulusan Harvard Kennedy School.

Jokowi mengenalkan Taufan sebagai sosok yang bergerak di dunia entrepreneur, banyak meraih penghargaan atas inovasi dan kepeduliannya atas sektor UMKM.(7)

Berikut daftar lengkap 14 staf khusus Jokowi:

1. Adamas Belva Syah Devara - Pendiri Ruang Guru

2. Putri Tanjung - CEO dan Founder Creativepreneur, anak pengusaha Chairul Tanjung

3. Andi Taufan Garuda Putra (pendiri dan CEO Amartha)

4. Ayu Kartika Dewi - Perumus Gerakan Sabang Merauke

5. Gracia Billy Mambrasar - Pemuda asal Papua, dapat beasiswa kuliah di Oxford

6. Angkie Yudistia - Pendiri Thisable Enterprise (Kader PKPI, difabel tuna rungu)

7. Aminuddin Maruf - Aktivis Kepemudaan Mahasiswa, mantan Ketua Pergerakan Mahasiswa Indonesia (PMII)

8. Arif Budimanta - politisi PDIP dan ekonom di Megawati Institute

9. Dini Shanti Purwono - politisi PSI

10.Fadjroel Rachman - Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi.

11. Sukardi Rinakit (Bidang Politik dan Pers)

12. Diaz Hendropriyono (Bidang Sosial) 13. AAGN Ari Dwipayana (Bidang Komunikasi)

14. Anggit Nugroho - Asisten Pribadi Presiden.(8)

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Saradita)



Nama Lengkap Andi Taufan Garuda Putra
Lahir Jakarta, 24 Januari 1987
Pendidikan Institut Teknologi Bandung
Harvard University
Riwayat Karir Pendiri dan CEO dari Amartha
Berita Terkini Ditunjuk sebagai Staf Khusus Presiden (2019-2024)


Sumber :


1. www.tribunnews.com
2. wartakota.tribunnews.com
3. katadata.co.id
4. nasional.kompas.com
5. makassar.tribunnews.com
6. jateng.tribunnews.com
7. nasional.kompas.com
8. katadata.co.id


BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved