TRIBUNNEWSWIKI.COM - Juara dunia Moto2 2019 Alex Marquez resmi bergabung di Repsol Honda Team.
Alex Marquez akan menjadi rekan setim kakaknya, Marc Marquez, dan menggantikan Jorge Lorenzo yang baru saja memutuskan pensiun.
Dengan pindahnya Alex Marquez ke Repsol Honda, maka tim pabrikan tersebut akan diisi duo Marquez yang sama-sama baru saja mengangkat gelar juara dunia.
Dilansir dari Gridoto.com yang mengutip Crash.net, Honda Racing Corporation dengan bangga mengumumkan penandatanganan kontrak Alex Marquez.
Baca: Moto2 Valencia 2019, Pembalap Indonesia Dimas Ekky Kalahkan Marquez
Baca: Marquez Bersaudara vs Duet Rossi-Marini, Siapa Paling Sukses di MotoGP?
Pembalap Spanyol tersebut mendapat kontrak satu tahun di kelas para raja.
Dalam beberapa foto dan video, bahkan adik Marc Marquez ini tengah duduk bersama sang kakak di paddock Repsol Honda.
Alex Marquez juga sudah terlihat mencoba RC213V meskipun masih menggunakan seragam tim lamanya di Moto2.
Baca: Alex Marquez
Hal ini juga diketahui dari unggahan video di akun Instagram @motogp.
Alex Marquez terlihat duduk berdua dengan Marc Marquez.
Mereka kedua kemudian mengaspal di sirkuit, menggunakan RC213V bernomor 93 milik Marc Marquez.
Baca: Menangkan MotoGP Valencia 2019, Marc Marquez Pecahkan Rekor Baru
Baca: Hormati Afridza Munandar, Marc Marquez Pasang Stiker Bertuliskan Nama Afridza di MotoGP Valencia
Alasan Repsol Honda pilih Alex Marquez
Tim Repsol Honda juga menjelaskan alasan mengapa memilih sang juara Moto2 2019 tersebut untuk menggantikan Jorge Lorenzo.
Hal ini masih hangat-hangatnya dibicarakan.
Banyak yang mengira jika Marc Marquez mempromosikan Alex Marquez agar bisa bergabung di tim pabrikan Honda.
Namun, hal ini dibantah oleh manajer Tim Repsol Honda Alberto Puig.
Menurutnya, Alex Marquez dipilih karena dirinya memang layak mendapatkan kesempatan ini, selain itu karena dirinya sudah menjuarai Moto2.
"Juara di Moto2, inilah yang menjadi titik pertimbangan kami untuk merekrutnya. Apalagi Alex juga masih muda dan bisa berpotensi untuk ke depannya," jelasnya.
Bahkan jika Alex bukan saudara dari Marc, tetap akan dipilih saat dirinya dinilai layak bergabung di Repsol Honda.
"Marc tidak berkampanye untuk saudaranya agar mendapatkan kursi di tim, namun Marc juga bahagia saat tahu Alex bergabung dengan Repsol Honda," tegas Puig.
Namun, jika Alex tidak mengangkat gelar juara dunia Moto2, Tim Repsol Honda tidak akan memilihnya.
Hal tersebutlah yang diungkapkan Puig saat banyak yang bertanya apakah ini hasil dari promosi Marc.
Mulai musim depan, kakak beradik ini akan berada dalam satu lintasan dan bersaing mendapatkan finsih terbaik.
"Jadi tahun depan mereka akan menjadi saudara dan saingan di lintasan," kata Puig.
Profil Alex Marquez
Alex Marquez lahir pada 23 April 1996 di Cervera, Spanyol dari pasangan Julià Marquez dan Roser Alentà.
Keluarga Marquez mempunyai kedekatan dengan dunia balap roda dua.
Sang ayah adalah anggota Moto Club Segre, sebuah klub lokal yang sering mengadakan balap enduro.
Alex sudah mengendarai motor sejak kecil dan selalu menonton serta mengikuti apa saja yang kakaknya, Marc Marquez, lakukan.
Alex suka pergi ke sirkuit bersama keluarga untuk menonton balapan motor.
Pada awalnya, Alex hanya ingin menjadi mekaniknya Marc.
Namun perlahan keinginan menjadi pembalap pun muncul.
Rosera selalu menyuruh sang anak menikmati balapan, namun tidak pernah memaksanya.
Menurut Rosera, Marc lebih cerdas, tetapi Alex adalah pekerja keras dan lebih tenang.
Alex memulai karier balap dengan menjadi runner-up promoRACC 50 cc pada 2004.
Setahun kemudian, Alex berhasil meraih juara di ajang tersebut.
Pada 2006, Alex turun ke peringkat ke-5 namun naik kelas ke PromoRACC 70 cc pada 2007 dan menjadi runner up.
Pada 2008, Alex mendapat peringkat ke-5 di Mediterranean Speed Trophy dan PRE-125 Catalunya Trophy.
Setahun setelahnya, Alex berhasil menjadi runner-up Mediterranean Speed Trophy.
Alex juga mendapat peringkat ketiga di Catalunya Championship di tahun yang sama. [4]
Pada 2010, Alex mengikuti 125cc FIM CEV Repsol bersama Team Competition Monlau.
Namun terpaksa tidak mengikuti race pertama karena belum cukup umur.
Alex harus menunggu lima hari lagi agar berumur 14 tahun yang merupakan batas legal.
Alex debut di race kedua di Circuito de Albacete dan finis di posisi ke-11 serta mengakhiri musim debut di peringkat ke-11.
Alex tampil spektakuler pada musim 2011 dengan menjadi runner-up.
Pada musim 2012, Alex berhasil menjuarai FIM CEV Repsol Moto3.
Alex sempat debut sebagai wildcard Moto3 di Jerez pada tahun tersebut dan finis di posisi ke-12.
Dia juga kembali menjadi wildcard di GP Catalunya serta finis di posisi ke-6.
Moto3
Bersama Estrella Galicia 0,0, Marc memulai musim penuhnya di Moto3 pada 2013, menunggangi KTM.
Alex meraih kemenangan di Motegi, podium kedua di Indiana dan tiga podium kedua di Silverstone, Misano dan Aragon.
Alex meraih peringkat ke-4 dan gelar Moto3 Rookie of the Year.
Pada musim 2014, Alex harus beradaptasi karena pindah mesin dari KTM ke Honda.
Pesaingnya adalah Alex Rins, Jack Miller dan Romani Fenati.
Tiga kemenangan dan 10 podium membuatnya menjuarai Moto3 2014.
Moto2
Alex Marquez naik kelas ke Moto2 pada 2015 di tim Estrella Galicia 0,0 Marc VDS.
Menjalani debut di Moto2 dengan susah karena hanya dua kali finis di empat besar dan menyelesaikan musim di peringkat ke-14.
Awal musim 2016 harus dijalani dengan cedera lengan, namun Alex berhasil mendapat podium pertamanya di Aragon setelah berduel di tikungan terakhir dan meraih peringkat ke-13.
Performa Alex naik drastis pada musim selanjutnya.
Di Jerez, Alex berhasil mendapat kemenangan pertama dan mengulang prestasi di Catalan serta Motegi.
Namun, Alex mendapat cedera pada pertengahan musim dan membutuhkan waktu untuk pemulihan.
Alex menyelesaikan musim di peringkat ke-4.
Pada 2018, Alex berhasil meraih enam podium tetapi gagal mendapat kemenangan.
Seperti tahun sebelumnya, Alex mengakhiri musim di peringkat ke-4.
Namun, Alex akhirnya berhasil menjuarai Moto2 pada musim 2019.
(GRIDOTO.COM/Dia Saputra/TRIBUNNEWS.COM/Febri)