Hari Ini dalam Sejarah 20 November : Hari Anak Sedunia (World Children’s Day)

Hari Anak Sedunia (World Children’s Day) yang didirikan pada tahun 1954, dirayakan pada 20 November setiap tahun untuk mempromosikan kebersamaan dan kesadaran internasional di antara anak-anak di seluruh dunia.


zoom-inlihat foto
unicef-di-coxs-bazar-bangladesh.jpg
UNICEF Patrick Brown
Anak-anak mengangkat tangan mereka untuk menjawab pertanyaan di kelas di ruang belajar UNICEF di Cox's Bazar, Bangladesh. (8 Juli 2019). (UNICEF Patrick Brown)

Hari Anak Sedunia (World Children’s Day) yang didirikan pada tahun 1954, dirayakan pada 20 November setiap tahun untuk mempromosikan kebersamaan dan kesadaran internasional di antara anak-anak di seluruh dunia.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Hari Anak Sedunia diperingati setiap tanggal 20 November.

Hari Anak Sedunia atau World Children’s Day pertama kali didirikan pada 1954.

Peringatan Hari Anak Sedunia dilakukan untuk mempromosikan kebersamaan internasional, kesadaran di antara anak-anak di seluruh dunia, dan meningkatkan kesejahteraan anak-anak.

Bertepatan pada 1959 ketika Majelis Umum PBB mengadopsi Deklarasi Hak Anak.

Kemudian di tahun 1989 ketika Majelis Umum PBB mengadopsi Konvensi tentang Hak Anak.

Sejak 1990, Hari Anak Sedunia juga menandai ulang tahun dari tanggal di mana Majelis Umum PBB mengadopsi baik deklarasi dan konvensi tentang hak-hak anak.

Universal Children's Day atau Hari Anak Sedunia memberi titik inspiratif untuk mengadvokasi, mempromosikan dan merayakan hak-hak anak.(1)

Anak-anak yang berpartisipasi dalam perayaan Hari Anak Sedunia 2017 memegang tanda-tanda yang menyerukan perdamaian.
Anak-anak yang berpartisipasi dalam perayaan Hari Anak Sedunia 2017 memegang tanda-tanda yang menyerukan perdamaian. (Foto PBB / Manuel Elias)

  • Pembentukan UNICEF


Sejarah Hari Anak Sedunia tersebut dimulai tahun 1946, saat Majelis Umum PBB membentuk UNICEF (United Nations International Children’s Emergency Fund).

UNICEF bertugas menyediakan bantuan darurat berupa makanan dan perawatan kesehatan bagi anak-anak korban Perang Dunia II.

Dengan adanya hal ini, tugas UNICEF pun bertambah.

UNICEF tidak hanya memberikan bantuan makanan dan kesehatan, tetapi juga:

  • menyelamatkan kehidupan anak-anak;
  • memberikan perlindungan yang layak,
  • membela hak-hak mereka, dan
  • menyelenggarakan pendidikan untuk membantu mengasah serta mewujudkan potensi dari mulai masa kanak-kanak hingga remaja.

Akhirnya, sejak tahun 1953 UNICEF pun dijadikan sebagai badan tetap PBB dengan sedikit perbedaan nama menjadi United Nations Children’s Fund, tetapi singkatannya tetap sama: UNICEF.(2)

Anak-anak Haiti bernyanyi selama animasi yang dilakukan oleh pasukan penjaga perdamaian PBB Bolivia.
Anak-anak Haiti bernyanyi selama animasi yang dilakukan oleh pasukan penjaga perdamaian PBB Bolivia. (Foto United Nation / Marco Dormino)

  • Konvensi Hak-Hak Anak


Konvensi hak-hak anak adalah perjanjian hak asasi manusia yang paling banyak diartifikasi di dunia dalam sejarah.

Pada 20 November beberapa negara berjanji untuk melindungi hak-hak anak.

Konvensi Hak Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ialah sebuah konvensi internasional yang meregulasi hak anak-anak yang meliputi hak politik, sipil, sosial, ekonomi, dan kultural anak-anak.

Negara-negara yang meratifikasi konvensi ini terikat untuk menjalankannya sesuai dengan hukum internasional.(3)

Pelaksanaan Konvensi Hak-Hak Anak ini diawasi oleh Komite Hak-Hak Anak PBB yang anggota-anggotanya terdiri dari berbagai negara di seluruh dunia.

Menurut Konvensi, anak-anak bukan hanya benda yang menjadi milik orang tua mereka dan untuk siapa keputusan dibuat, atau orang dewasa dalam pelatihan.

Sebaliknya, mereka adalah manusia dan individu yang memiliki haknya sendiri.

Lebih lanjut, disebutkan bahwa masa kanak-kanak terpisah dari dewasa dan berlangsung hingga 18.

Ini adalah waktu khusus di mana anak-anak diizinkan untuk tumbuh, belajar, bermain dan berkembang.

Tidak diragukan lagi, konvensi ini menjadi perjanjian hak asasi manusia yang paling diratifikasi yang diterima di seluruh dunia dan juga membantu mengubah kehidupan anak-anak.

Konvensi tersebut mengilhami pemerintah untuk mengubah undang-undang dan kebijakan dan melakukan investasi untuk menjaga kesehatan anak-anak.

Serta nutrisi yang diperlukan oleh anak-anak untuk bertahan hidup dan berkembang.

Juga, perlu untuk melindungi anak-anak dari kekerasan dan eksploitasi.

Itu juga memungkinkan anak-anak untuk berpartisipasi dalam masyarakat mereka.(4)

Anak-anak mengangkat tangan mereka untuk menjawab pertanyaan di kelas di ruang belajar UNICEF di Cox's Bazar, Bangladesh. (8 Juli 2019).
Anak-anak mengangkat tangan mereka untuk menjawab pertanyaan di kelas di ruang belajar UNICEF di Cox's Bazar, Bangladesh. (8 Juli 2019). (UNICEF Patrick Brown)

  • Perbedaan Hari Anak Sedunia dan Hari Anak Internasional


Supaya tidak salah, mari mulai dari waktu peringatannya.

Hari Anak Internasional dirayakan tiap 1 Juni, sementara Hari Anak Sedunia jatuh pada hari ini, 20 November.

Di tahun 1925, Hari Anak Internasional ditetapkan guna menarik perhatian dunia pada deretan isu yang berdampak pada anak.

Sementara Hari Anak Sedunia diciptakan untuk mengubah bagaimana masyarakat melihat dan memperlakukan anak-anak.

Juga meningkatkan kesehatan dan kebahagiaan anak.(5)

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Saradita)



Peringatan Hari Anak Sedunia (World Children’s Day)
Tanggal peringatan 20 November
Tujuan Bentuk mempromosikan dan menyuarakan kesadaran akan hak dan kesejahteraan anak-anak di seluruh dunia. Baca selengkapnya di artikel
   








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved