Industri Telekomunikasi Indonesia

PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). PT Industri Telekomunikasi Indonesia bergerak di bidang telekomunikasi.


zoom-inlihat foto
industri-telekomunikasi-indonesia.jpg
Tribunnewswiki.com
Industri Telekomunikasi Indonesia

PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). PT Industri Telekomunikasi Indonesia bergerak di bidang telekomunikasi.




  • Informasi Awal #


TRIBUNNEWSWIKI.COM - PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

PT Industri Telekomunikasi Indonesia bergerak di bidang telekomunikasi.

Selama lebih dari 3 dasawarsa, PT Industri Telekomunikasi Indonesia berperan sebagai pemasok utama pembangunan jaringan telepon nasional.

Antara lain yang diselenggarakan oleh PT Telkom Indonesia Tbk dan PT Indosat Tbk.

  • Sejarah #


Perusahaan didirikan sebagai evolusi dari kerja sama PN Telekomunikasi dan Siemen AG pada tahun 1966.

Kerja sama ini berlanjut pada pembentukan Pabrik Telepon dan Telegraf (PTT) sebagai Bagian dari LPP Postel pada tahun 1968.

Pada tahun 1974, bagian ini dipisahkan dari LPP Postel menjadi sebuah Perseroan Terbatas yang berada di bawah naungan Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi.

Pendirian Perusahaan ini didasarkan pada Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No: 34 tahun 1974 tanggal 23 September 1974 tentang Penyetoran Modal Negara Republik Indonesia untuk Pendirian Perusahaan Perseroan (Persero) di Bidang Industri Telekomunikasi dan Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No: Kep-1771/MK/IV/12/1974 tanggal 28 Desember 1974 tentang Penetapan Modal Perusahaan Perseroan.

Anggaran Dasar Perusahaan dibuat oleh Akta Notaris Pengganti Warda Sungkar Alurmei, S.H., Nomor 322 tanggal 30 Desember 1974 dan telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia Nomor: Y.A.5/273/10 tanggal 1 Agustus 1975, sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir dengan Akta Notaris Muhammad Hanafi, S.H., Nomor: 30 tanggal 19 Juli 2012, dan telah mendapat persetujuan berdasarkan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor: AHU-40994.A.H.01.02, Tahun 2012 tanggal 27 Juli 2012.

Berdasarkan Keputusan Menteri Negara BUMN Nomor: 036/MPBUMN/ 1988, PT INTI (Persero) dimasukkan ke dalam kelompok Industri Strategis. Pada tanggal 17 Januari 1998 dikeluarkan sebuah Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No: 12 tahun 1998 yang menghilangkan peran departemen teknis dalam mengelola BUMN.

Sebagai tindak lanjutnya, pembinaan INTI beralih ke Kementrian Negara Pendayagunaan BUMN.

Pada tahun yang sama BPIS beralih status menjadi sebuah holding company dengan nama PT Bahana Pakarya Industri Strategis (Persero) atau PT BPIS dan sepuluh BUMN strategis di bawahnya menjadi anak perusahaan.

Kondisi ini berakhir pada tahun 2002, dimana PT BPIS dibubarkan pada bulan Maret 2002 sesuai Peraturan Pemerintah Nomor: 52 Tahun 2002.

Selanjutnya pengelolaan INTI beralih kembali ke Kementrian Negara Pendayagunaan BUMN.

Pada era ini kerjasama teknologi tidak lagi terkonsentrasi pada Siemens, tetapi dilakukan secara berimbang (multi principal) dengan beberapa perusahaan multinasional dari Eropa dan Asia.

Aktivitas manufaktur tidak lagi ditangani sendiri oleh INTI, tetapi secara spin-off dengan mendirikan anak-anak perusahaan dan usaha patungan.

PT INTI (Persero) memantapkan langkahnya untuk memasuki bisnis solusi Engineering, system integrator dan pengembangan produk-produk genuine. Beberapa produk genuine unggulan PT INTI antara lain: Smart PBX, General Purpose Agent (INTI Power Utilities Monitoring & Control, Flood Forecasting and Warning System) I-PERISALAH dan KWH Meter.

Pengembangan untuk produk produk genuine INTI lainnya masih berlanjut, seperti Converter Kit untuk BBM ke Gas, Smart meter untuk Gas dan Air, EDC berbasis USSD dengan Telkomsel, Pembaca KTP Elektronik, kerja sama pengembangan dan produksi untuk sistem transportasi dengan PT KAI dengan produk Garansi (Pencegahan Pelanggaran Sinyal).

  • Tujuan #


Maksud dan Tujuan Didirikannya Perseroan Serta Kegiata Usaha

1. Maksud dan tujuan perseroan adalah melakukan usaha di bidang industri telekomunikasi, elektronika, informatika, kelistrikan/energi serta optimalisasi pemanfaatan sumber daya perseroan untuk menghasilkan barang dan/atau jasa yang bermutu tinggi dan berdaya saing kuat untuk mendapatkan/mengejar keuntungan guna meningkatkan nilai perseroan dengan menerapkan prinsip-prinsip perseroan terbatas.

2. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas, perseroan dapat melaksanakan usaha sebagai berikut:

  • Produksi (Alat/perangkat/suku cadang bidang telekomunikasi, elektronika, informatika, computer, printer, proyektor multimedia, input device, alat penyimpan data, networking product, perangkat sistem informasi navigasi, control, instrumentasi, penginderaan jauh, signaling, meteorology, geofisika, klimatologi, hidrologi, radio cuaca, pembangkit tenaga listrik, energi baru dan terbarukan, perhubungan serta termasuk namun tidak terbatas pada piranti lunaknya).
  • Perdagangan (Menyalurkan dan/atau mendistribusikan dan/atau memasarkan produk-produk tersebut pada huruf a di atas, baik hasil produk sendiri maupun hasil produk pihak lain. Melakukan kegiatan perdagangan lainnya sebagaimana tertuang dalam Angggaran Dasar Perseroan).
  • Jasa (Melakukan seluruh kegiatan jasa/jasa pendukung yang berkaitan dengan bidang usaha produksi dan perdagangan sebagaimana dimaksud huruf a dan b di atas, termasuk namun tidak terbatas pada jasa pemborongan dan/atau pemeliharaan dan lainnya. Melakukan kegiatan jasa lainnya seagaimana tertuang dalam Anggaran Dasar Perseroan).

3. Selain kegiatan usaha sebagaimana dimaksud angka 2 di atas, perseroan dapat melakukan kegiatan usaha dalam rangka optimalisasi sumber daya yang dimiliki perseroan antara lain dalam bentuk kerjasama dan/atau penyewaan asset, gedung, gudang, ruang perkantoran, bengkel, properti lainnya serta kerjasama dan/atau penyewaan mesin-mesin, alat ukur dan peralatan produksi lainnya.

  • Pelanggan #


Pelanggan utama INTI antara lain adalah empat operator telekomunikasi terbesar di Indonesia antara lain :

  • PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom)
  • PT Indosat Tbk (Indosat)
  • PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel), dan
  • PT XL Axiata (XL)

(Tribunnewswiki.com/Putradi Pamungkas)



Informasi
Nama Perusahaan PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero)
Jenis BUMN / Perseroan Terbatas
Industri Telekomunikasi
Didirikan 1974
Kantor Bandung, Jawa Barat, Indonesia
Situs Resmi inti.co.id


ARTIKEL REKOMENDASI



KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2023 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved