PT Kereta Api Indonesia

PT Kereta Api Indonesia (Persero) (PT KAI) adalah Badan Usaha Milik Negara Indonesia yang menyelenggarakan jasa angkutan kereta api


zoom-inlihat foto
pt-kereta-api-indonesia-2.jpg
Tribunnews.com
PT Kereta Api Indonesia

PT Kereta Api Indonesia (Persero) (PT KAI) adalah Badan Usaha Milik Negara Indonesia yang menyelenggarakan jasa angkutan kereta api




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - PT Kereta Api Indonesia (Persero) (PT KAI) adalah Badan Usaha Milik Negara Indonesia yang menyelenggarakan jasa angkutan kereta api.

Layanan PT KAI meliputi angkutan penumpang dan barang.

Pada tanggal 28 September 2011, bertepatan dengan peringatan ulang tahunnya yang ke-66, PT KAI meluncurkan logo baru.

Pada 29 Oktober 2014 PT KAI dipimpin oleh Edi Sukmoro yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Pengelolaan Aset Nonproduksi Railways.

Ia menggantikan direktur utama sebelumnya, Ignasius Jonan.

  • Sejarah


S ejarah perkeretaapian di Indonesia dimulai ketika pencangkulan pertama jalur kereta api Semarang-Vorstenlanden (Solo-Yogyakarta) di Desa Kemijen oleh Gubernur Jendral Hindia Belanda Mr. L.A.J Baron Sloet van de Beele tanggal 17 Juni 1864.

Pembangunan dilaksanakan oleh perusahaan swasta Naamlooze Venootschap Nederlansch Indische Spoorweg Maatschappij (NV. NISM) menggunakan lebar sepur 1435 mm.

Sementara itu, pemerintah Hindia Belanda membangun jalur kereta api negara melalui Staatssporwegen (SS) pada tanggal 8 April 1875. Rute pertama SS meliputi Surabaya-Pasuruan-Malang.

Keberhasilan NISM dan SS mendorong investor swasta membangun jalur kereta api seperti Semarang Joana Stoomtram Maatschappij (SJS), Semarang Cheribon Stoomtram Maatschappij (SCS), Serajoedal Stoomtram Maatschappij (SDS), Oost Java Stoomtram Maatschappij (OJS), Pasoeroean Stoomtram Maatschappij (Ps.SM), Kediri Stoomtram Maatschappij (KSM), Probolinggo Stoomtram Maatschappij (Pb.SM), Modjokerto Stoomtram Maatschappij (MSM), Malang Stoomtram Maatschappij (MS), Madoera Stoomtram Maatschappij (Mad.SM), Deli Spoorweg Maatschappij (DSM).

Selain di Jawa, pembangunan jalur kereta api dilaksanakan di Aceh (1876), Sumatera Utara (1889), Sumatera Barat (1891), Sumatera Selatan (1914), dan Sulawesi (1922).

Sementara itu di Kalimantan, Bali, dan Lombok hanya dilakukan studi mengenai kemungkinan pemasangan jalan rel, belum sampai tahap pembangunan.

Sampai akhir tahun 1928, panjang jalan kereta api dan trem di Indonesia mencapai 7.464 km dengan perincian rel milik pemerintah sepanjang 4.089 km dan swasta sepanjang 3.375 km.

Pada tahun 1942 Pemerintah Hindia Belanda menyerah tanpa syarat kepada Jepang.

Semenjak itu, perkeretaapian Indonesia diambil alih Jepang dan berubah nama menjadi Rikuyu Sokyuku (Dinas Kereta Api).

Selama penguasaan Jepang, operasional kereta api hanya diutamakan untuk kepentingan perang.

Salah satu pembangunan di era Jepang adalah lintas Saketi-Bayah dan Muaro-Pekanbaru untuk pengangkutan hasil tambang batu bara guna menjalankan mesin-mesin perang mereka.

Namun, Jepang juga melakukan pembongkaran rel sepanjang 473 km yang diangkut ke Burma untuk pembangunan kereta api disana.

Setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945, beberapa hari kemudian dilakukan pengambilalihan stasiun dan kantor pusat kereta api yang dikuasai Jepang.

Puncaknya adalah pengambil alihan Kantor Pusat Kereta Api Bandung tanggal 28 September 1945 (kini diperingati sebagai Hari Kereta Api Indonesia).

Hal ini sekaligus menandai berdirinya Djawatan Kereta Api Indonesia Republik Indonesia (DKARI).

Ketika Belanda kembali ke Indonesia tahun 1946, Belanda membentuk kembali perkeretaapian di Indonesia bernama Staatssporwegen/Verenigde Spoorwegbedrif (SS/VS), gabungan SS dan seluruh perusahaan kereta api swasta (kecuali DSM).

Berdasarkan perjanjian damai Konfrensi Meja Bundar (KMB) Desember 1949, dilaksanakan pengambilalihan aset-aset milik pemerintah Hindia Belanda.

Pengalihan dalam bentuk penggabungan antara DKARI dan SS/VS menjadi Djawatan Kereta Api (DKA) tahun 1950.

Pada tanggal 25 Mei DKA berganti menjadi Perusahaan Negara Kereta Api (PNKA).

Pada tahun tersebut mulai diperkenalkan juga lambang Wahana Daya Pertiwi yang mencerminkan transformasi Perkeretaapian Indonesia sebagai sarana transportasi andalan guna mewujudkan kesejahteraan bangsa tanah air.

Selanjutnya pemerintah mengubah struktur PNKA menjadi Perusahaan Jawatan Kereta Api (PJKA) tahun 1971.

Dalam rangka meningkatkan pelayanan jasa angkutan, PJKA berubah bentuk menjadi Perusahaan Umum Kereta Api (Perumka) tahun 1991.

Perumka berubah menjadi Perseroan Terbatas, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) pada tahun 1998.

Saat ini, PT Kereta Api Indonesia (Persero) memiliki tujuh anak perusahaan/grup usaha yakni PT Reska Multi Usaha (2003), PT Railink (2006), PT Kereta Commuter Indonesia (2008), PT Kereta Api Pariwisata (2009), PT Kereta Api Logistik (2009), PT Kereta Api Properti Manajemen (2009), PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (2015).

  • Visi dan Misi


Visi

Visi menjadi penyedia jasa perkeretaapian terbaik yang fokus pada pelayanan pelanggan dan memenuhi harapan stakeholders                                        

Misi

Misi menyelenggarakan bisnis perkeretaapian dan bisnis usaha penunjangnya, melalui praktek bisnis dan model organisasi terbaik untuk memberikan nilai tambah yang tinggi bagi stakeholders dan kelestarian lingkungan berdasarkan 4 pilar utama : Keselamatan, Ketepatan waktu, Pelayanan dan Kenyamanan                   

  • Layanan


PT Kereta Api Indonesia memberikan layanan kereta api penumpang dan barang.

Hampir semua jalur yang beroperasi memiliki layanan angkutan kereta api penumpang yang dijalankan secara teratur.

Kelas eksekutif

  • Argo Bromo Anggrek yang melayani rute Gambir-Surabaya Pasar Turi.
  • Argo Muria dan Argo Sindoro yang melayani rute Gambir-Semarang Tawang.
  • Argo Lawu dan Argo Dwipangga yang melayani rute Gambir-Yogyakarta-Solo Balapan.
  • Kereta api Argo Wilis. Kereta ini merupakan kereta dengan prioritas tertinggi di jalur selatan.
  • Argo Wilis yang melayani rute Gambir-Surabaya Gubeng.
  • Argo Jati yang melayani rute Gambir-Cirebon.
  • Interior KA Argo Bromo Anggrek.
  • Argo Parahyangan yang melayani rute Gambir-Bandung (tidak setiap rangkaian).
  • Sembrani yang melayani rute Surabaya Pasar Turi-Gambir.
  • Gajayana yang melayani rute Malang-Gambir.
  • Bangunkarta yang melayani rute Gambir-Semarang Tawang-Surabaya Gubeng.
  • Taksaka yang melayani rute Yogyakarta-Gambir.
  • Bima yang melayani rute Malang-Gambir.
  • Turangga yang melayani rute Surabaya Gubeng-Gambir.
  • Purwojaya yang melayani rute Cilacap-Gambir.

Kelas Campuran

  • Argo Parahyangan (Eksekutif-Ekonomi) yang melayani rute Bandung-Gambir (tidak semua rangkaian).
  • Pangandaran (Eksekutif-Ekonomi) yang melayani rute Gambir-Bandung-Banjar.
  • Argo Cheribon (Eksekutif-Ekonomi) yang melayani rute Tegal/Cirebon-Gambir.
  • Ranggajati (Eksekutif-Bisnis) yang melayani rute Cirebon-Surabaya Gubeng-Jember.
  • Sancaka (Eksekutif-Ekonomi) yang melayani rute Surabaya Gubeng–Yogyakarta.
  • Mutiara Timur (Eksekutif-Bisnis) yang melayani rute Surabaya Pasar Turi-Surabaya Gubeng–Banyuwangi. Pernah ada layanan terusan hingga Denpasar, Bali menggunakan bus dari Banyuwangi, namun sedang dibekukan.
  • Joglosemarkerto (Eksekutif-Ekonomi) yang melayani rute lingkar Jawa Tengah yaitu: Semarang-Solo-Yogyakarta-Purwokerto
  • Lodaya (Eksekutif-Ekonomi) yang melayani rute Bandung-Yogyakarta-Solo Balapan.
  • Malabar (Eksekutif-Bisnis-Ekonomi) yang malayani rute Pasar Senen-Bandung-Stasiun Yogyakarta-Stasiun Malang.
  • Gumarang (Eksekutif-bisnis) yang melayani rute Pasar Senen–Surabaya Pasar Turi.
  • Mutiara Selatan (Eksekutif-Bisnis) yang melayani rute Malang-Surabaya-Gambir.
  • Sawunggalih Utama (Eksekutif-Ekonomi) yang melayani rute Pasar Senen–Karanganyar–Kutoarjo.
  • Harina (Eksekutif-Ekonomi) yang melayani rute Bandung-Surabaya Pasar Turi lewat Stasiun Cikampek.
  • Malioboro Ekspres (Eksekutif-Ekonomi) yang melayani rute Malang–Yogyakarta.
  • Ciremai Ekspres (Eksekutif-Bisnis) yang melayani Bandung-Cirebon-Semarang Tawang.
  • Pangrango (Eksekutif-Ekonomi) relasi Bogor-Sukabumi.
  • Fajar Utama Solo (Eksekutif-Ekonomi) dari Pasar Senen ke Stasiun Yogyakarta, dan Solo Balapan.
  • Wijayakusuma (Eksekutif-Ekonomi) yang melayani rute Cilacap-Banyuwangi
  • Sidomukti (Eksekutif-Ekonomi) yang melayani rute Yogyakarta-Solo Balapan.
  • Kamandaka (Eksekutif-Ekonomi) yang melayani rute Purwokerto-Semarang Tawang.
  • Sribilah (Eksekutif-Bisnis) yang melayani Medan-Rantauprapat.
  • Sindang Marga (Eksekutif-Bisnis) yang melayani Kertapati (Palembang)-Lubuklinggau.
  • Sriwijaya (Eksekutif-Bisnis) yang melayani Kertapati (Palembang)-Tanjungkarang (Bandar Lampung)
  • Sancaka Utara (Eksekutif-Bisnis) yang melayani Surabaya Pasar Turi-Kutoarjo lewat Gambringan-Gundih
  • Anjasmoro (Eksekutif-Ekonomi AC Premium) yang melayani Stasiun Jombang-Stasiun Pasar Senen lewat Stasiun Yogyakarta
  • Dharmawangsa Ekspres (Eksekutif-Ekonomi AC) yang melayani Stasiun Surabaya Pasarturi-Stasiun Pasar Senen
  • Brantas (Eksekutif-Ekonomi AC) yang melayani rute Pasar Senen–Blitar.
  • Gaya Baru Malam (Eksekutif-Ekonomi AC) yang melayani rute Pasar Senen-Surabaya Gubeng.
  • Logawa (Bisnis-Ekonomi AC) yang melayani rute Purwokerto-Jember.

Kelas Ekonomi

  • Matarmaja yang melayani rute Malang-Pasar Senen. (Ekonomi AC non-PSO)
  • Pasundan yang melayani rute Bandung-Surabaya Gubeng. (Ekonomi AC non-PSO)
  • Sri Tanjung yang melayani rute Banyuwangi–Lempuyangan. (Ekonomi AC PSO)
  • Tawang Jaya yang melayani rute Pasar Senen-Semarang Poncol. (Ekonomi AC non-PSO)
  • Tawang Alun yang melayani rute Malang Kotalama-Banyuwangi. (Ekonomi AC PSO)
  • Bengawan yang melayani rute Pasar Senen-Purwosari. (Ekonomi AC PSO)
  • Progo yang melayani rute Pasar Senen–Lempuyangan. (Ekonomi AC non-PSO)
  • Serayu yang melayani rute Pasar Senen-Kroya-Purwokerto. (Ekonomi AC PSO)
  • Kutojaya Utara yang melayani rute Pasar Senen-Karanganyar-Kutoarjo, (Ekonomi AC Premium non-PSO).
  • Kutojaya Selatan yang melayani rute Kiaracondong-Kutoarjo. (Ekonomi AC PSO)
  • Kertajaya yang melayani rute Pasar Senen-Surabaya Pasar Turi. (Ekonomi AC non-PSO)
  • Kahuripan yang melayani rute Kiaracondong-Blitar. (Ekonomi AC PSO)
  • Putri Deli yang melayani rute Medan-Tanjungbalai. (Ekonomi AC PSO)
  • Siantar Ekspres yang melayani rute Medan-Siantar. (Ekonomi AC PSO)
  • Serelo yang melayani Kertapati (Palembang)-Lubuklinggau. (Ekonomi AC PSO)
  • Rajabasa yang melayani Kertapati (Palembang)-Tanjungkarang (Bandar Lampung). (Ekonomi AC PSO)
  • Menoreh yang melayani rute Pasar Senen–Semarang Tawang, (Ekonomi AC Plus non-PSO).
  • Bogowonto yang melayani rute Pasar Senen-Lempuyangan, (Ekonomi AC Plus non-PSO).
  • Gajah Wong yang melayani rute Pasar Senen–Lempuyangan, (Ekonomi AC Plus non-PSO).
  • Singasari yang melayani rute Pasar Senen-Purwokerto-Karanganyar-Yogyakarta-Blitar, (Ekonomi AC Plus non-PSO).
  • Majapahit yang melayani rute Pasar Senen - Malang, (Ekonomi AC Plus non-PSO).
  • Jayabaya yang melayani rute Pasar Senen - Malang, (Ekonomi AC Plus non-PSO).
  • Jaka Tingkir yang melayani rute Purwosari-Yogyakarta-Pasar Senen, (Ekonomi AC Plus non-PSO).
  • Jayakarta yang melayani rute Pasar Senen-Surabaya Gubeng, (Ekonomi AC Premium non-PSO).
  • Tegal Ekspres yang melayani Pasar Senen–Tegal. (Ekonomi AC PSO)
  • Kalijaga yang melayani rute Solo Balapan-Semarang Poncol. (Ekonomi AC PSO)
  • Kaligung yang melayani rute Brebes-Tegal-Semarang Poncol (Ekonomi AC Plus non-PSO).
  • Kuala Stabas yang melayani rute Tanjungkarang-Baturaja, (Ekonomi AC Premium non-PSO).

Kereta Api Lokal

  • Kereta Api Siliwangi yang melayai rute Sukabumi-Ciranjang
  • KRD Kertosono yang melayani rute Surabaya Pasar Turi-Cepu dan Surabaya Kota-Kertosono.
  • Penataran yang melayani rute Surabaya Kota-Blitar via Malang.
  • Probowangi yang melayani rute Surabaya Gubeng-Banyuwangi.
  • Rapih Dhoho yang melayani rute Surabaya Kota-Blitar via Kediri.
  • Patas Purwakarta yang melayani rute Purwakarta-Tanjung Priok.
  • Lokal Merak yang melayani rute Merak-Rangkasbitung.
  • Pandanwangi yang melayani rute Jember-Banyuwangi.
  • Kereta api Patas Bandung Raya dan kereta api lokal Cibatu relasi Purwakarta-Padalarang-Cicalengka-Cibatu.
  • KRD Surabaya Lamongan yang melayani rute Surabaya-Lamongan, Surabaya-Sidoarjo, dan Surabaya-Mojokerto.
  • KRD Perintis Jenggala yang melayani rute Mojokerto-Tulangan-Sidoarjo
  • KA Lokal Cibatu yang melayani rute Cibatu - Purwakarta
  • Sibinuang yang melayani rute Padang-Pariaman

Komuter

  • KRL Jabodetabek/Commuter Line, merupakan jalur komuter tertua di Indonesia yang melingkupi daerah Jakarta Raya, melayani para penglaju dari Jakarta ke Bogor, Depok, Tangerang, Serpong, Lebak, dan Bekasi (kota/kabupaten), yang dioperasikan oleh PT Kereta Commuter Indonesia.
  • Kereta api Prambanan Ekspres relasi Kutoarjo-Yogyakarta-Solo yang menggunakan Kereta rel diesel elektrik hasil modifikasi dari KRL BN-Holec PT INKA Madiun dan Kereta Rel Diesel Indonesia.
  • Kereta api Solo Ekspres relasi Kutoarjo-Yogyakarta-Solo.
  • Kereta api Kedung Sepur relasi Semarang-Ngrombo. Sebelumnya KRD ini hampir dialokasikan untuk Airport Railink Services dan kemudian dialokasikan untuk layanan kereta api Sri Wedari.
  • Kereta api Blora Jaya Ekspres relasi Semarang-Bojonegoro.
  • Kereta api Seminung relasi Tanjung Karang-Kota Bumi.
  • Kereta api Way Umpu relasi Tanjung Karang-Kota Bumi.
  • Kereta api Sri Lelawangsa relasi Medan-Binjai.

Kereta Barang

Kereta Api Bandara

Kereta Wisata

Kereta Barang Peti Kemas

Kereta Barang Semen

Kereta Barang Bahan Bakar Minyak

Kereta Barang Pupuk

  • Armada


Pada tahun 2016, KAI mengoperasikan:

  • 420 unit lokomotif;
  • 578 unit KRL;
  • 121 unit KRD;
  • 1.607 unit kereta penumpang; dan
  • 6.782 unit gerbong

(Tribunnewswiki.com/Putradi Pamungkas)



Informasi
Nama Perusahaan PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI)
Tahun Operasi 28 September 1945 hingga sekarang
Pemilik Pemerintah Indonesia
Slogan Anda adalah Prioritas Kami
Pendapatan Rp17,93 triliun (2017)
CEO Edi Sukmoro
Situs Resmi https://www.kai.id/


Sumber :


1. www.kai.id








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved