TRIBUNNEWSWIKI.COM – Beberapa waktu yang lalu Andi Gilang diumumkan menggantikan Dimas Ekky Pratama di Kejuaraan Dunia Moto2.
Karier Dimas Ekky Pratama di Moto2 2019 dapat dikatakan kurang optimal setelah mengalami crash di Assen, Belanda.
Dimas Ekky Pratama terpaksa harus absen beberapa seri untuk pemulihan.
Posisinya sempat digantikan Andi Gilang yang turun dengan status wild card.
Baca: Andi Gilang Izdihar akan Membalap di Moto2 2020 Gantikan Dimas Ekky
Baca: Andi Gilang Farid Izdihar
Jika Dimas tidak membalap di Moto2 musim depan, di mana dia akan berlabuh?
Dilansir dari Gridoto.com, Toshiyuki Inuma, President Director PT Astra Honda Motor (AHM), mengaku pihaknya sudah ada rencana lain untuk Dimas, tetapi belum bisa diungkapkan.
Dimas juga sempat dikabarkan akan turun di World Superbike Championship (WSBK) karena Honda Racing Corporation (HRC) akan ikut serta dalam kejuaraan tersebut.
Menjawab rumor itu, Rizky Christianto, Manager Motorsport Department AHM, mengaku belum bisa memberikan informasi karena sedang mempersiapkan Dimas agar bisa kembali balapan.
"Tetapi Astra Honda Racing Team (AHRT) sendiri tidak punya di kelas itu, lagi pula sepeda motornya belum ada. CBR1000RR-R Fireblade yang akan digunakan di Superbike baru ada tahun depan," kata Rizky di tempat sama.
Sebelumnya, Dimas pernah membalap di FIM CEV Moto2 European Championship.
Dia meraih podium tiga di seri Catalunya 2017 dan Albacete 2018.
Selain itu, Dimas juga menjuarai Suzuka 4 Hours pada 2013 bersama Iswandi Muis menggunakan Honda CBR600RR.
Berikut profil Dimas Ekky Pratama yang dilansir oleh Tribunnewswiki.com:
Dimas Ekky Pratama lahir di Depok pada 26 Oktober 1992.
Dia sudah tertarik dengan dunia balap motor sejak duduk di bangku sekolah dasar.
Orangtuanya kemudian merestuinya untuk menjajal dunia balap.
Kejuaraan pertama yang diikutinya hanya tingkat Depok.
Saat itu dia memakai tim sendiri, menggunakan motor bebek 2 tak dan menyelesaikan balapan di posisi ketujuh.
Dia mengawali karier balap profesionalnya pada 2010 dengan mengikuti Indonesia Racing Series (IRS) Supersport 600 cc.
Dia berhasil meraih peringkat keempat pada debut musimnya.
Pada 2011 dan 2012, dia meraih peringkat kelima dan kedua.
Setahun setelahnya, dia mengikuti balap Suzuka 4 Hours bersama Iswandi Muis menggunakan CBR600RR di Astra Honda Racing Team.
Dimas berhasil memenangi Suzuka 4 Hours dan memutuskan pindah ke kelas Suzuka 8 Hours di Honda Team Asia pada 2014.
Dia bersama kedua temannya, Joshua Hook dari Australia dan Mohammad Zamri Baba dari Malaysia menggunakan CBR1000RR dan berhasil mendapat peringkat ketujuh.
Pada 2015, teman setim Dimas digantikan Azlan Shah Kamaruzaman dari Malaysia dan Thailand Ratthapong Wilairot.
Namun, musim 2015 tidak sebaik musim sebelumnya karena mereka hanya mendapat posisi kedelapan belas.
Pada musim selanjutnya, Dimas kembali membalap di Suzuka 8 Hours bersama Ratthapong dan Zaqhwan Zaidi dari Malaysia.
Mereka menyelesaikan balapan di urutan kedelapan.
Peringkat ini juga berulang pada tahun berikutnya.
Selain berkompetisi di Suzuka, Dimas juga mengikuti Asian Road Racing Championship (ARRC) Supersport 600 cc pada 2012-2016 bersama Astra Honda Racing Team.
Pada ARRC musim 2012, dia mendapat penghargaan sebagai rookie terbaik, meraih peringkat keenam.
Raihan terbaik Dimas di ARRC adalah peringkat kelima, pada musim 2015.
Dimas menikahi Padma Rahmadaty pada 9 Desember 2017.
Mereka memiliki seorang putri bernama Aleisha Pratama yang sering dibawa ke sirkuit.
Dimas mempunyai hobi bersepeda, lari, dan dan motorcross.
Pecel, sop, sate, dan masakan ibunya adalah makanan favorit Dimas.
Dimas Ekky mengikuti FIM CEV Moto2 European Championship pada 2015-2018.
Selama periode ini, dia meraih dua kali podium di posisi ketiga, yakni di seri Catalunya 2017 dan Albacete 2018.
Pada 2017, Dimas melakukan debut pertamanya di Moto2 sebagai wildcard pada GP Malaysia 2017, menggantikan Jorge Navarro di Federal Oil Gresini Racing.
Namun, dia tidak dapat menyelesaikan balapan karena crash.
Dia juga sempat tampil sebagai wildcard pada GP Catalunya 2018.
Dimas akhirnya membalap sebagai permanent rider di Moto2 pada 2019 bersama IDEMITSU Honda Team Asia, milik Tadayuki Okada.
Pada FP1 Moto2 GP Belanda, Dimas mengalami kecelakaan, ditabrak Stefano Manzi .
Dia terpaksa absen tujuh kali balapan.
(GRIDOTO.COM/Harry/TRIBUNNEWSWIKI.COM/Febri)