TRIBUNNEWSWIKI.COM - Berikut ini adalah fakta-fakta terkait pembunuhan sadis di Gowa, pelaku menyerahkan diri ke polisi.
Seorang warga Dusun Batueja Kelurahan Tororita, Kecamatan Biringbulu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan menjadi korban pembunuhan sadis pada Senin (11/11/2019).
Dikutip Tribunnewswiki.com dari Tribun Timur, korban tersebut bernama Daeng Sampara Bin Dading (40).
Tempat kejadian perkara di perkampungan baru Sonra, Dusun Pangangpusang, Deas Taring, Kecamatan Biringbulu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
Baca: Pria di Semarang Tega Racuni Istri yang Hamil 8 Bulan, Terungkap Pernah Jual Istri Jadi PSK
Baca: Geger Pria Misterius Minta Ginjal Siswa SD Tangsel, Orang Tua Ketakutan, Sekolah Siap Antar Pulang
Berikut ini tim Tribunnewswiki.com himpun fakta-fakta terkait yang dikutip dari Tribun Timur.
Simak selengkapnya di sini!
1. Menyebar di media sosial
Kasus ini pertama kali beredar di edia sosial yang mengunggah foto korban dalam kondisi yang mengenaskan.
Foto tersebut memperlihatkan korban yang tergeletak di tanah bebatuan.
Kejadian ini kemudian dibenarkan oleh Camat Biringbulu Yamin Basri yang kemudian turun ke lokasi setelah menerima laporan dari aparatnya.
2. Kronologi kejadian
Kejadian dilaporkan sekitar pukul 08.00 Wita, Senin (11/11/2019).
Diketahui korban memiliki hubungan satu rumpun keluarga dengan pelaku yang bernama Haji Saju (60).
Kepala Desa Taring Abdul Azis Gassing mengungkapkan bahwa pelaku dan korban sudah lama memiliki masalah sengketa tanah.
Diketahui, tanah itu adalah garapan yang sudah dikuasai pelaku sejak 16 tahun belakangan.
Namun, dua tahun terakhir ternyata tanah itu bersengketa dengan korban.
Keduanya belum memiliki kesepakatan atau solusi dari masalah itu.
Diketahui, ibu korban yang bernama Nia adalah sepupu dari istri pelaku, Hajah Saling.
Azis juga mengungkapkan bahwa sudah beberapa kali memediasi pelaku dan korban ini, bahkan mediasi terakhir dilakukan dua pekan yang lalu.
"Ini kasus lama, sudah hampir 16 tahun. Beberapa kali saya panggil tapi tidak ada kejelasan. Jadi saya bilang kosongkan dulu lahan," bebernya.