Bukanlah Rekayasa, Begini Analisis Dokter Ungkap Fakta Sebenarnya Gangguan Mata Novel Baswedan

Bukanlah sebuah rekayasa, begini analisis dokter ungkap fakta sebenarnya tentang gangguaan mata Novel Baswedan.


zoom-inlihat foto
novel-baswedan-disiram-air-keras-begini-komentar-dokter.jpg
KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG
Bukanlah rekayasa, begini analisis dokter ungkap fakta sebenarnya gangguan mata yang dialami Novel Baswedan


Bukanlah sebuah rekayasa, begini analisis dokter ungkap fakta sebenarnya tentang gangguaan mata Novel Baswedan.

"Sebenarnya mata itu kan jika ada benda yang masuk, akan ada refleks berkedip ya. Namun, saat suatu kejadian terjadi secara tiba-tiba dan tidak diduga, kadang refleks berkedipnya terlambat," ujar Belva.

Hal inilah yang menyebabkan cairan yang disiramkan ke wajah Novel masuk terlebih dulu, daripada dia gerak melindungi diri dengan cara berkedip.

"Untuk mata kanan dan kirinya, bisa jadi saat penyiraman memang lebih mengarah ke kiri, dan derajat kerusakannya lebih parah yang sebelah kiri. Maka jaringan kornea kiri tidak bisa memperbaiki diri," ujar Belva.

Novel Baswedan yang kini buta mata sebelah kiri karena diserang air panas.
Novel Baswedan yang kini buta mata sebelah kiri karena diserang air panas. (TRIBUNNEWS/HERUDIN)

Adapun derajat keparahannya dipengaruhi oleh beberapa hal, yakni pH zat kimia, kepekatan zatnya, lamanya waktu saat kejadian hingga dilakukan tindakan penyelamatan, dan jumlah cairannya.

Tak hanya itu, Belva mengatakan bahwa tindakan pertolongan pertama jika terkena air keras, yakni langsung mencari air mengalir untuk meminimalisir luka pada kulit.

Setelah dibasuh menggunakan air, ia menyarankan agar pasien langsung dibawa ke rumah sakit yang memiliki dokter spesialis mata.

Di sisi lain, terkait kulit wajah Novel yang sembuh dari efek air keras, sementara kornea Novel tetap terluka, Belva menjelaskan bahwa hal ini dikarenakan kornea tidak memiliki pembuluh darah.

"Karena kulit kaya akan vaskularisasi (pembuluh darah), sedangkan kornea tidak. Kornea tidak punya pembuluh darah, dia dapat nutrisi dari endotel saja," ujar Belva.

Atas penjelasan yang ia tulis dalam twitnya, Belva mengungkapkan jika beberapa penjelasan bersumber dari situs kesehatan, seperti ncbi.nlm.nih.gov, springer.com, dan journals.lww.com.

Infografik: Jejak Kasus Penyerangan Novel Baswedan
Infografik: Jejak Kasus Penyerangan Novel Baswedan (KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo)

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Abdurrahman Al Farid/KOMPAS.COM/Retia Kartika Dewi)





Penulis: Abdurrahman Al Farid
Editor: Adya Rosyada Yonas






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved