Leonardo DiCaprio Bertemu Greta Thunberg: Berharap Pesannya dapat Membangunkan Para Pemimpin Dunia

Leonardo DiCaprio bertemu dengan Greta Thunberg, dengan menyebut gadis 16 tahun itu sebagai "pemimpin kita saat ini", Jumat, (1/10/2019).


zoom-inlihat foto
leonardo-dicaprio-dan-greta-thunberg.jpg
Instagram: @leonardodicaprio
Leonardo DiCaprio mengatakan sebuah kehormatan bisa bertemu dengan Greta Thunberg dalam unggahannya di Instagram, (1/10/2019)


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Leonardo DiCaprio bertemu dengan Greta Thunberg, dengan menyebut gadis 16 tahun itu sebagai "pemimpin kita saat ini",  Jumat, (1/10/2019).

Dua pejuang lingkungan ini membuat komitmen untuk saling mendukung satu sama lain.

Leo, aktor pemenang Oscar - yang sempat dikritik lantaran penggunaan jet pribadinya meskipun ia berminat pada isu lingkungan - mengatakan adalah sebuah 'kehormatan' dapat berbicara dengan aktivis lingkungan / perubahan iklim dan mengunggah beberapa foto keduanya di Instagram pada Jumat, (1/10/2019).

Baca: 5 Zodiak yang Lebih Menyukai Hubungan Friendzone, Romantis Walau Sekedar Teman, Libra Termasuk!

Dalam postingannya, Leonardo DiCaprio berharap pesan yang dibawakan Greta dapat "membangunkan para pemimpin-pemimpin dunia", serta menambahkan bahwa gadis sekolah ini membuatnya "optimis akan masa depan".

Leo memberi keterangan dalam unggahannya, "Ada beberapa kali dalam sejarah manusia di mana suara-suara menggema dalam momen-momen penting dan jalannya perubahan - namun Greta Thunberg telah menjadi pemimpin kita saat ini.

Sejarah akan menilai apa yang kita lakukan hari ini untuk menolong dan memastikan bahwa generasi-generasi selanjutnya dapat menikmati planet yang sama yang layak ditinggali, kami sangat tak bisa menerima begitu saja.

Aku berharap pesan Greta dapat membangunkan para pemimpin dunia dimanapun berada, bahwa sudah cukup untuk berdiam diri.

Ini karena Greta, dan para aktivis muda dimanapun berada sedang berjuang untuk masa depan yang lebih cerah.

Sebuah kehormatan bisa bertemu dengan Greta.

Dia dan aku membuat komitmen untuk saling mendukung satu sama lain, dengan harapan untuk menjamin masa depan yang lebih cerah untuk planet kita. #FridaysforFuture #ClimateStrike @fridaysforfuture"

Sekilas Aksi Leonardo DiCaprio untuk Kasus Perubahan Iklim

Leonardo DiCaprio dikenal sebagai aktor yang berminat pada isu-isu perubahan iklim.

Pada September 2016, saat mendapat kesempatan berpidato di Academy Awards, Leo sempat mengutarakan untuk 'berhenti menunda' menyebarkan isu-isu perubahan iklim.

Namun demikian, ia pernah dikritik atas penggunaan jet pribadinya. Pada tahun 2014, beberapa emailnya yang sempat diretas dari Sony Studio sempat membeberkan dia menggunakan enam penerbangan pribadi dalam 6 minggu yang menghabiskan dana $177.550.

Perjalanan Leo ini termasuk dua trip PP dari Los Angeles ke New York, dan satu lagi dari Los Angeles ke Las Vegas.

Pada tahuhn 2016 juga ia pernah menjadi tuan rumah dalam penggalangan dana untuk lingkungan.

Ia bersama dengan para tokoh-tokoh lainnya sempat terlibat dalam aksi penggalangan dana untuk berbagai macam proyek konservasi lingkungan.

DiCaprio pernah mengkritik Donald Trump dengan mengatakan bahwa para pemimpin dunia telah memertaruhkan masa depan planet dengan menyangkal isu perubahan iklim.

"Menjadi jelas bahwa para pemimpin politik kita telah gagal memenuhi janji yang kita rayakan hari itu", ujar DiCaprio.

Greta Sempat Muak dengan Presiden AS, Donald Trump

Aktivis muda lingkungan asal Swedia, Greta Thunberg berkomentar kepada Ellen DeGeneres, bahwa hanya akan buang-buang waktu saja bicara tatap muka dengan Donald Trump.

Pembawa acara Ellen DeGeneres menjelaskan bahwa sosok Greta 'nyata dan keras' sepanjang kehadirannya dalam acara The Ellen Show, Jumat, (1/10/2019).

Ellen juga bertanya kepada Greta ihwal pernyataan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump di akun Twitter yang menyebabkan dirinya marah saat berpidato di Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB), pada bulan September.

Sebelumnya, Donald Trump sempat ingin tahu apakah anak muda (Greta) ini mau duduk bersama dengannya untuk menjelaskan isu perubahan iklim.

Greta Thunberg membalas, "Aku tak mengerti mengapa aku harus melakukannya. Aku tak tahu apakah yang aku katakan akan benar-benar ia (Donald Trump) dengarkan"

"Dan aku hanya berpikir itu akan buang-buang waktu saja, sungguh", ujar Greta.

Ellen kemudian menyambut dengan tepuk tangan saat mendengar pernyataan anak 16 tahun yang masih bersekolah di Swedia, yang menginspirasi jutaan orang di dunia ini.

Ellen DeGeneres kembali bertanya kepada Greta Thunberg bagaimana ia bisa memiliki passion yang luar biasa dalam isu perubahan iklim usah memelajarinya di sekolah.

Greta menjawab, "Aku tak bisa benar-benar percaya, karena jika hal ini (perubahan iklim) memang benar, maka tentu akan membuat seseorang tergerak melakukan sesuatu, tentu saja kami menyikapi isu ini dengan serius" ujar Greta.

"Tetapi tak ada orang-orang yang menyikapi dengan serius, jadi aku mulai untuk memelajarinya dan tentu saja semakin banyak aku baca, semakin aku mengerti, dan sejak aku benar-benar memahaminya, aku tak bisa hanya berdiam diri dan memandanginya saja"

Ellen DeGeneres mengungkapkan, mereka berusaha mengundang Greta Thunberg dalam acaranya sudah sejak dua bulan belakangan.

Namun (menurut Ellen) mereka juga harus menunggu Greta melakukan perjalanan selama dua minggu dengan menggunakan kapal pesiar menuju ke New York kemudian berganti naik kereta api ke Burbank, California, di mana program Ellen Show ditayangkan.

Greta dan Donald Trump di Twitter

Merespon pidato Greta Thunberg di Kantor Pusat Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, AS, di mana ia datang dengan berlayar dari Inggris ke Amerika Serikat menggunakan kapal pesiar, Presiden AS, Donald Trump membuat tweet mengomentari Greta sebagai "seorang gadis muda yang sangat bahagia".

Ketika Donald Trump tiba di sebuah ruangan - satu ruangan yang sama dengan Greta - untuk menghadiri pertemuan lain, Greta tertangkap kamera menunjukkan wajah benci saat melihat Trump.

Sementara di sela Greta berpidato, Donald Trump membuat tweet; "Ia (Greta) nampak seperti seorang gadis muda yang sedang mencari masa depan yang cerah dan gemilang. Begitu enak dilihat!"

Setelah Trump mengunggah tweetnya, Greta Thunberg mengubah biodata Twitter nya dengan menjelaskan sama seperti apa yang Trump tweet-kan, "Seorang gadis muda yang sedang mencari masa depan yang cerah dan gemilang".

Acara Ellen Show Undang Greta Thunberg

Sebelum memasuki panggung acara, Ellen mengenalkan Greta Thunberg dengan mengatakan, "Aku begitu terpukau saat ini" dan seorang gadis 16 tahun yang telah "mengubah dunia".

Ellen DeGeneres berterima kasih kepada Thunberg atas komitmennya, karena menurut Ellen selama ini "kami tak banyak melakukan sesuatu".

Ellen mengatakan. "Apa yang kamu lakukan adalah suara terkeras dan itu terus mendapat banyak atensi, dan kami butuh ini karena jelas-jelas kami belum melakukannya dengan serius."

"Aksimu luar biasa, karena kamu telah melakukan banyak sekali pada umurmu sekarang, dan ini butuh energi yang besar. Dan kamu telah melakukan perjalanan keliling dunia untuk bicara banyak kepada orang-orang".

Greta Thunberg membalas, "Iya, banyak yang harus diajak, banyak untuk para pemuda-pemudi".

Ellen DeGeneres juga memuji aksi Thunberg karena menunjukkan 'kekuatan suara yang ia punyai".

Greta kembali membalas, "Iya, itu terbukti, aku (sebelumnya) tak pernah menyangka sesuatu bakal terjadi".

"Aku berpikir aku butuh lakukan sesuatu apapun itu yang aku bisa dan tentu saja itu tak akan pernah cukup, tapi setidaknya aku lakukan sesuatu".

"Aku musti lakukan sesuatu untuk diriku, memastikan aku telah melakukan apa yang aku bisa, jadi aku dapat memandang krisis ini dengan mataku sendiri".

Greta Menginspirasi Jutaan Manusia di Seluruh Dunia

Greta Thunberg telah membuat publik terpana karena telah menginspirasi jutaan orang di 150 negara untuk berbondong-bondong turut ke jalan berunjuk rasa atas isu Perubahan Iklim.

Sebelum aksinya, gadis 16 tahun asal Swedia ini sempat menyebut dan mengkritik keputusan Donald Trump yang membawa AS keluar dari Paris Climate Change Agreement.

Greta berdiri untuk mengawal isu perubahan iklim pada 2018 saat ia menunda sekolahnya untuk melakukan demonstrasi sendirian di luar Gedung Parlemen di Stocholm, Swedia.

Aksi protesnya menyulut pergolakan nasional di Swedia, berkat media sosial, Thunberg juga mendapatkan nominasi penghargaan Nobel.

--

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Dinar Fitra Maghiszha)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved