Informasi awal #
TRIBUNNEWSWIKI.COM – Lukisan-lukisan di langit-langit Kapel Sistina adalah mahakarya Michelangelo Buonarotti, seniman Italia pada masa Puncak Renaisans.
Sistina adalah sebuah kapel di Istana Vatikan yang menjadi tempat papal conclave atau pemilihan Paus baru.
Michelangelo bersedia ditugaskan Paus Julius II melukis (fresco) di langit-langit Kapel Sistina.
Pada awalnya dia ingin menolak karena merasa dirinya adalah pemahat, bukan pelukis.
Selain itu dia juga takut jika proyek ini adalah jebakan dari musuhnya.
Michelangelo mulai melukis langit-langit Kapel Sistina pada 1508.
Pada 1 November 1512, fresco tersebut mulai diperlihatkan ke publik. [1]
Baca: Hari dalam Sejarah: 31 Oktober 1941 - Pahatan Wajah 4 Presiden Amerika di Gunung Rushmore Selesai
Baca: Hari Ini dalam Sejarah: 31 Oktober Diperingati sebagai Perayaan Halloween
Kapel Sistina #
Kapel Sistina berdiri di atas fondasi kapel yang lebih lama, bernama Capella Magna.
Pada 1477, Paus Sixtus IV menganjurkan pembangunan kembali kapel tersebut.
Kapel ini kemudian dinamakan Sistina (atribusi dari Sixtus IV).
Kapel Sistina mempunyai panjang 40,23 meter, lebar 13,40 meter, dan tinggi 20,70 meter.
Dimensi ini mirip dengan dimensi Bait Salomo yang dihancurkan pada 70 M.
Baca: Hari Ini dalam Sejarah: 30 Oktober 1961 – Tsar Bomba Bom Paling Dahsyat Buatan Manusia Diledakkan
Baca: Hari Ini Dalam Sejarah: 28 Oktober Hari Sumpah Pemuda
Eksterior Kapel Sistina sederhana, tetapi interiornya penuh dengan karya seni.
Paus Sixtus IV menugaskan para pelukis terkenal, di antaranya Botticelli dan Rosselli, untuk menghias Kapel Sistina.
Pada waktu itu langit-langit Kapel Sistina hanya dilukis secara sederhana.
Pada 1503, paus yang baru, yakni Julius II, memutuskan mengubah beberapa hiasan di Kapel Sistina.
Dia menugaskan Michaelangelo untuk melukis langit-langit tersebut.
Lebih dari dua puluh tahun kemudian, Paus Clement memerintahkan Michelangelo untuk membuat lukisan/fresco Penghakiman Terakhir di belakang altar.
Pada 1980, Kapel Sistina mendapat restorasi besar-besaran.
Para petugas restorasi menghabiskan waktu hingga empat belas tahun. [2]
Sekilas Michelangelo #
Michelangelo adalah seniman Florence yang hidup pada Zaman Renaisans.
Michelangelo disebut sebagai satu di antara seniman terhebat sepanjang masa.
Seniman ini lahir di Caprese pada 6 Maret 1475.
Keluarganya termasuk bangsawan kecil di Florence, namun ketika dia lahir, keluarganya kehilangan statusnya,
Ayahnya kemudian bekerja di pemerintahan.
Michelangelo mulai magang pada umur 13 tahun.
Dia belajar pada pelukis paling terkenal di Florence, yakni Domenico Ghirlandaio, selama satu tahun.
Pada periode tersebut, Michelangelo menyalin lukisan-lukisan Ghirlandaio, Giotto, dan Masaccio.
Karena dianggap bertalenta, Michelangelo kemudian direkrut Lorenzo de Medici, penguasa Florence, yang menjadi patron para seniman.
Dia kemudian mendapat akses di galeri seni Medici dan meningkatkan ketrampilan memahatnya.
Michelangelo kemudian ditugaskan untuk menyelesaikan makam St. Dominic, menggantikan pemahat yang meninggal.
Pahatan besar pertama Michelangelo adalah Bacchus, dibuat di Roma pada 1496-1497.
Setahun kemudian, dia memahat Pieta yang terkenal, sekarang ada Basilica St. Petrus.
Sukses memahat Pieta, Michelangelo ditugaskan memahat David pada 1501 untuk katedral di Florence.
Pada 1501-1504, menghasilkan beberapa Madonna untuk rumah-rumah pribadi di Florence.
Paus Julius II kemudian meminta Michelangelo datang ke Roma dan mengakhiri proyek-proyeknya di Florence.
Paus meminta dia melukis langit-langit Kapel Sistina.
Pada 1513-1515, Michelangelo memahat Moses.
Paus Leo X, pengganti Julius II yang meninggal, ganti mempekerjakan Michelangelo di Florence, untuk proyek-proyek berkaitan dengan keluarga Medici.
Pada 1534, dia kembali ke Roma dan membuat fresco Penghakiman Terakhir di Kapel Sistina.
Michelangelo meninggal pada 18 Februari 1864 di Roma.[3]
Fresco di langit-langit Kapel Sistina #
Michelangelo ditujuk Paus Julius II untuk melukis kembali langit-langit Kapel Sistina pada 1508.
Pada awalnya, Michelangelo awalnya ingin menolak tawaran ini dan merasa terintimidasi dengan tugas tersebut.
Dia merasa dirinya seorang pemahat, bukan pelukis.
Michelangelo juga curiga bahwa proyek tersebut adalah jebakan dari musuhnya.
Selain itu, proyek fresco ini mengganggu proyek pahatannya yang lain.
Michelangelo menggunakan perancah agar sampai ke langit-langit kapel.
Dia melukis dalam posisi berdiri.[4]
Fresco tersebut selesai pada empat tahun kemudian, yakni pada 1512.
Pada 1 November 1512, fresco tersebut diperlihatkan ke publik.
Lukisannya mengandung tiga tema, yakni penciptaan dunia oleh Tuhan, hubungan Tuhan dengan umat manusia, dan jatuhnya umat manusia dari Taman Eden.
Selain itu ada juga 12 tokoh biblikal di dalamnya.
Penciptaan Adam menjadi fresco paling terkenal di langit-langit Kapel Sistine.[5]
(TRIBUNNEWSWIKI/Febri)
| Nama | Fresco Kapel Sistina |
|---|
| Pelukis | Michelangelo |
|---|
| Dibuat | 1508-1512 |
|---|
| Diperlihatkan | 1 November 1512 |
|---|
| Patronasi | Paus Julius II |
|---|
Sumber :
1. wikivisually.com
2. www.britannica.com
3. www.thebalancesmb.com
4. www.livescience.com