TRIBUNNEWSWIKI.COM - Manchester United kini boleh menyesali langkah mereka sendiri ketika meminjamkan Chris Smalling ke AS Roma.
Pasalnya, sang bek tengah ternyata sejauh ini sedang menunjukkan performa yang lebih baik daripada rekrutan mahal Manchester United musim ini, Harry Maguire.
Pada bursa transfer musim panas lalu, Manchester United baru saja merekrut Harry Maguire dari Leicester City.
Manchester United menebus Maguire sebagai bek termahal di dunia dengan harga transfer 80 juta pound (sekitar 1,4 triliun rupiah).
Baca: Hajar Southampton 9-0, Leicester Tuai Banyak Catatan Bersejarah Hingga Samai Rekor Manchester United
Baca: Jokowi Minta Pembenahan Sepak Bola, Simak Profil Lengkap Menpora yang Baru
Baca: BREAKING NEWS - Daffa, Jebolan Dangdut Academy Ditangkap Polisi karena Terjerat Kasus Narkoba
Setelah kedatangan Maguire, Manchester United lalu melepas Chris Smalling ke AS Roma dengan status pinjaman.
AS Roma sendiri hanya perlu membayar uang 3 juta euro atau sekitar 2,6 juta pound (47 miliar rupiah) sebagai biaya peminjaman Smalling selama sartu musim.
Manchester United ternyata kecele karena performa Smalling di AS Roma kini lebih bagus daripada sang bek termahal, Maguire.
Smalling, yang harganya di bursa transfer musim panas lalu hanya sekitar 3%-nya Maguire, unggul dalam banyak statistik.
Dalam tugas defensif, Smalling membuat rata-rata 1,5 tekel per penampilan di Liga Italia.
Dia juga membuat rata-rata 1,5 intersep, 5 sapuan, dan 1,3 blok setiap kali merumput.
Angka itu mengungguli catatan tekel (0,4), intersep (1,2), sapuan (4,3), dan blok (0,5) Maguire di Liga Inggris.
Baca: Demi Pergi sari Manchester United, Paul Pogba Siap Tiru Cara Jitu Eden Hazard
Baca: Harry Maguire
Di sisi ofensif, Smalling membuat rata-rata 1,2 tembakan dan 0,2 peluang per pertandingan.
Bek timnas Inggris bertinggi badan 194 cm ini juga baru saja mencetak gol pertamanya musim ini saat membawa AS Roma menang 4-0 atas Udinese pada lanjutan Liga Italia, Rabu (30/10/2019).
Maguire belum mencetak gol dan hanya membuat rata-rata 1 tembakan per partai, tetapi dia sedikit unggul dalam jumlah peluang (0,8).
Dalam hal mengalirkan bola, Smalling juga lebih oke daripada Maguire.
Di Liga Italia, Smalling membuat rata-rata 54,7 operan per pertandingan dengan akurasi mencapai 91,5%.
Statistik Maguire di Liga Inggris hanya 53 operan per laga dengan akurasi jauh di bawah Smalling, yaitu hanya 84,9%.
Liga Italia dan Liga Inggris pastinya berbeda, tetapi tetap saja perbandingan antara Smalling dan Maguire tak terelakkan.
Manchester United jelas bakal kecele berat apabila perbandingan statistik ini bertahan sampai akhir musim.
Daripada membuang uang 80 juta pound untuk merekrut Maguire, lebih baik dulu mereka tetap memakai Smalling.