Abdi Dalem Musikan

Abdi dalem musikan Keraton Yogyakarta, gelar pentas menyambut sumpah pemuda ke 91


zoom-inlihat foto
80-tahun-vakum-korps-abdi-dalem-musikan-keraton-yogyakarta-kembali-dihidupkan.jpg
Tribun Jogja
Para abdi dalem sedang memainkan alat musik dalam pertunjukan Abdi Dalem Musikan yang digelar di Bangsal Mandalasana, Keraton Yogyakarta pada Minggu (18/8/2019).

Abdi dalem musikan Keraton Yogyakarta, gelar pentas menyambut sumpah pemuda ke 91




  • Awal Mula


TRIBUNNEWSWIKI.COM Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober 2019, diperingati beberapa daerah di Indonesia dengan berbagai acara. Seperti di Keraton  Yogyakarta, digelar pertunjukan musik oleh abdi dalem keraton.

Abdi dalem yang tergabung di bawah divisi kesenian Keraton Yogya pimpinan Kawedanan Hageng Punokawan (KHP) Khridomardowo, bernama abdi dalem musikan.

Abdi dalem musikan sebelumnya sukses menghibur wisatawan yang berkunjung ke Keraton Yogyakarta pada peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia ke 74 Agustus kemarin.

Kelompok abdi dalem ini tercatat sejak kepemimpinan Sri Sultan Hamengku Buwono VIII (1921-1939), bertugas sebagai protokoler serta pengiring musik alunan Eropa.

Sebelumnya kelompok kesenian ini vakum beberapa tahun, hingga dihidupkan kembali dengan menggelar “Pentas Musikan” untuk menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 2019 kemarin.

Lagu-lagu yang dibawakan oleh abdi dalem musikan berbeda dengan pembawaan aslinya, saat ini lagu-lagu bertemakan perjuangan.

Memeringati Sumpah Pemuda yang ke 91 tahun, Korps Abdi dalem musikan akan membawa lagu perjuangan bertema Mandhalasana untuk Bhinneka.

Semangat persatuan pemuda dengan mempersembahan lagu-lagu daerah dan lagu nasional, adalah konsep yang diusung dalam pagelaran menyambut Sumpah Pemuda oleh abdi dalem musikan.

Abdi dalem musikan merupakan kelompok kesenian yang ditugaskan untuk menyambut tamu dari Belanda, saat berkunjung ke Keraton Yogyakarta dengan musik-musik Eropa. [1]

Tercatat pada masa kolonial, setiap kunjungan resmi pejabat Belanda akan disambut dengan lagu Wilhelmus, dari dalam bangsal Mandhalasana tempat abdi dalem musikan berada.

Diperkirakan abdi dalem musikan bertugas hingga penobatan Sri Sultan Hamengku Buwono IX tahun 1940.

  • Tugas dan Fungsi


Fungsi abdi dalem secara keseluruhan sama, yakni mengawasi dan membantu pekerjaan keluarga dan pemerintahan keraton. Menjadi protokoler serta membantu kegiatan rutin keraton.

Korps abdi dalem musikan Keraton Yogyakarta, setelah lama vakum tahun ini kembali menggelar pertunjukan di Bangsal Mandhalasana Keraton yogyakarta. Minggu (17/08/2019).
Korps abdi dalem musikan Keraton Yogyakarta, setelah lama vakum tahun ini kembali menggelar pertunjukan di Bangsal Mandhalasana Keraton yogyakarta. Minggu (17/08/2019). (Tribun Jogja / Siti Umaiyah)

Abdi dalem musikan memiliki tugas sama dengan abdi dalem lainnya, yakni menjadi aparatur sipil untuk pelaksana operasional dalam organisasi bentukan Sultan.

Selain penggerakan operasional dalam organisasi, abdi dalem juga bertugas sebagai “Abdi Budaya”, dan mampu memberikan suri tauladan bagi masyarakat.

Abdi dalem musikan mengemban tugas menjaga warisan budaya keraton, berupa pertunjukan musik tradisional Jawa. Karena kesenian musik mampu memberikan suri tauladan, da memiliki nilai filosofi yang tinggi. [2]

Pertunjukan musik berlangsung selama 40 menit, dimulai pukul 09.30 WIB hingga 10.00 WIB.

Lagu yang dibawakan Satu Nusa Satu Bangsa, Tanah Airku, Hari Merdeka, Lir-ilir, dan lainnya sebanyak tujuh lagu perjuangan.

  • Adat dan Budaya


Pejabat di lingkungan Keraton Yogyakarta diperlakukan sama, yakni di peranakan atau dianggap seolah-olah saudara yang dilahirkan dari seorang ibu.

Semua abdi dalem setara kedudukannya di lingkungan  keraton, bahkan abdi dalem dipanggil dengan sebutan “Kanca” atau saudara.

Untuk busana yang dikenakan sehari-hari diwajibkan tidak menggunakan alas kaki, dan perhiasan untuk abdi dalem perempuan.

Bahasa yang digunakan antar abdi dalem di lingkungan keraton, menggunakan Bahasa “Bagongan” atau Bahasa Krama Inggil untuk menghilangkan perbedaan derajat. [2]

  • Keanggotaan


Abdi dalem musikan terdiri dari berbagai elemen, yakni: guru musik, dosen musik, pemuda dan warga dari kampung pemusik. Kampung musikan merupakan tempat tinggal abdi dalem musikan.

Selain abdi dalem dan masyarakat, pagelaran musik menyambut sumpah pemuda ini didukung dosen dari ISI Yogyakarta dan mahasiswa seni musik ATMI Yogyakarta. [3]



Nama Lengkap Korps Abdi Dalem Musikan Keraton Yogyakarta
Pimpinan KHP Kridhamardawa
Anggota Abdi dalem, dosen musik ISI Yogyakarta, mahasiswa seni musik ATMI Yogyakarta
Tugas dan Fungsi Protokoler Keraton Yogyakarta dan pengiring tari tradisional Jawa
Pementasan Bangsal Mandhalasana
Tujuan Pementasan Hari Sumpah Pemuda ke 91.


Sumber :


1. www.kratonjogja.id
2. www.kratonjogja.id
3. jogja.tribunnews.com








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved