Kehidupan Pribadi #
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Alue Dohong merupakan pria berdarah Dayak.
Ia menjadi salah satu dari 12 wakil menteri yang diangkat oleh Presiden Indonesia Joko Widodo
Alue Dohong merupakan akademisi yang memang telah lama bergelut dalam bidang pengelolaan lahan basah atau lahan gambut.
Sebelum berkiprah di BRG, Alue Dohong mendirikan Lembaga Pengkajian, Pendidikan, dan Pelatihan Lingkungan Hidup (LP3LH) di Palangkaraya, Kalimantan Tengah.
Alue Dohong sempat terlibat dalam merestorasi lahan gambut di provinsi tersebut.
Selain bekerja di BRG, Alue Dohong juga mengajar Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup di Universitas Palangkaraya. (1)
Pendidikan #
Disertasi doktoralnya, yang ia pertahankan pada tahun 2015 di Universitas Queensland di Australia membahas tentang upaya untuk mengembalikan lahan gambut terdegradasi di Kalimantan Tengah.
Selain itu, pada tahun 2007, Alue Dohong dianugerahi medali oleh Presiden Internasional Wetland sebagai Staf Terbaik karena menyatukan berbagai pemangku kepentingan di tingkat lokal dan mendorong keterlibatan aktif mereka.
Alue Dohong memperoleh gelar Master of Science di bidang Manajemen Lingkungan dari Nottingham, Inggris, dan gelar di bidang ekonomi dari Universitas Palangka Raya. (2)
Karier #
Alue Dohong secara resmi dilantik sebagai Deputi untuk Konstruksi, Operasi dan Pemeliharaan Badan Restorasi Gambut Indonesia pada Februari 2016.
Alue Dohong mulai berurusan dengan restorasi gambut pada 2003.
Ia juga mendirikan Institut Pendidikan dan Pelatihan (LP3LH) di Palangka Raya, Kalimantan Tengah.
Tak hanya itu, Alue Dohong juga menjabat sebagai staf pengajar di Fakultas Ekonomi Universitas Palangka Raya (UPR) jurusan manajemen lingkungan dan ekonomi lingkungan.(3)
Alue Dohong juga telah banyak terlibat dalam pemulihan lahan gambut di Kalimantan Tengah dan bagian lain di Indonesia.
Yaitu dengan menjadi ahli yang memberikan input teknis dalam perencanaan, tata kelola, dan implementasi selama 15 tahun terakhir.
Sebagai seorang akademisi, Alue Dohong banyak menulis tentang pengelolaan lahan gambut.(4)
Menjadi Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan #
Deputi Konstruksi, Operasi, dan Pemeliharaan Badan Restorasi Gambut Alue Dohong diminta Presiden Joko Widodo menjadi Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Di kementerian itu, Alue Dohong akan membantu Siti Nurbaya Bakar.
Saat bertemu Jokowi, Alue Dohong mengaku diajak berdiskusi mengenai ibu kota baru.
"Berdiskusi tetang rencana ibu kota negara baru di Kalimantan Timur yang berkonsep smart, beautiful, dan sustainable city," ujar Alue di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (25/10/2019).
Alue Dohong mengaku bangga dengan penunjukannya sebagai wakil menteri karena latar belakangnya sebagai suku Dayak.
Sebab, dengan demikian ia menjadi orang Dayak pertama yang dipercaya membantu presiden dan wakil presiden di pemerintahan.
"Saya yakin kalau takdir saya jadi wamen ini merupakan kebahagiaan bagi suku Dayak di Kalteng, Kaltim, Kalsel, dan Kalut,"
"Jadi dalam sejarah kemerdekaan Indonesia mungkin baru ini suku Dayak yang ditawari di kabinet," kata Alue Dohong.(5)
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Saradita Oktaviani)
| Info Pribadi | Alue Dohong |
|---|
| Pendidikan | Master of Science di bidang Manajemen Lingkungan dari Nottingham, Inggris |
|---|
| Riwayat Karir | Deputi Konstruksi, Operasi, dan Pemeliharaan Badan Restorasi Gambut |
|---|
| Berita Terkini | Menjadi Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (2019) |
|---|
Sumber :
1. cnnindonesia.com
2. brg.go.id
3. ekonomi.bisnis.com
4. events.globallandscapesforum.org
5. nasional.kompas.com