TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sehari setelah melantik para menteri, Jokowi pimpin rapat kabinet paripurna pertama, di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis (24/10/2019).
Pada rapat tersebut, Presiden Jokowi langsung memberikan pekerjaan rumah untuk menteri.
Presiden meminta para menteri Kabinet Indonesia Maju untuk mengumpulkan regulasi yang tumpang tindih dan berpotensi menghambat investasi.
"Negara ini terlalu banyak regulasi dan peraturan," kata Jokowi dikutip oleh Kompas.com.
Jokowi ingin agar aturan yang berbelit-belit kedepannya dapat dipangkas.
Hal itu berlaku baik untuk aturan setingkat undang-undang, peraturan presiden, peraturan menteri, hingga peraturan daerah.
"Termasuk di daerah nanti Mendagri tolong digarisbawahi peraturan gubernur, bupati, wali kota yang masih banyak sekali tumpang tindih dengan peraturan di atasnya," kata Joko Widodo.
Tak tanggung-tanggung, Jokowi memberikan waktu satu bulan bagi para menteri untuk menyelesaikan tugas tersebut.
Baca: PPP Imbau Jokowi Cari Wakil untuk Menteri Agama Fachrul Razi : Kami Punya Banyak Stok
Baca: Prabowo Subianto Jadi Sorotan Media Asing soal Kabinet Indonesia Maju: Dukungan Meningkat 74 Persen
Hal ini dilakukan karena kementerian dan lembaga harus bisa bekerja cepat.
"Yang menghambat pelayanan terhadap masyarakat, yang menghambat investasi dunia usaha, segera kumpulkan dalam waktu sebulan ini. Nanti akan segera rapat dua minggu lagi agar kita bisa bekerja dengan cepat," kata Presiden Jokowi.
Sebelumnya, para menteri Kabinet Indonesia Maju baru saja dilantik pada Rabu (23/10/2019) kemarin.
Sebelum dilantik, seluruh menteri diperkenalkan secara langsung oleh Presiden Jokowi di hadapan publik.
Perkenalan tersebut dilakukan dengan sembari duduk di tangga Istana Kepresidenan, Jakarta.
Baca: Terungkap, Deretan Kandidat Menteri yang Tolak Masuk Kabinet Indonesia Maju, Ini Alasannya
Baca: Kabinet Indonesia Maju 2019-2024
Berikut adalah nama-nama Menteri Kabinet Indonesia Maju.
Menteri Koordinator
1. Mahfud MD - Menteri Koordinator Polhukam
2. Airlangga Hartato - Menko Perekonomian
3. Muhadjir Effendy - Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan
4. Luhut Binsar Pandjaitan- Menko Kemaritiman dan Investasi
Menteri-menteri
5. Prabowo Subianto - Menteri Pertahanan
6. Pratikno - Menteri Sekretaris Negara
7. Tito Karnavian - Menteri Dalam Negeri
8. Retno LP Marsudi - Menteri Luar Negeri
9. Jenderal (purn) Fachrul Razi - Menteri Agama
10. Yasonna H Laoly - Menteri Hukum dan HAM
11. Sri Mulyani - Menteri Keuangan
12. Nadiem Makarim - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
13. dr. Terawan - Menteri Kesehatan
14. Juliari P Batubara - Menteri Sosial
15. Ida Fauziah - Menteri Tenaga Kerja
16. Agus Gumiwang K - Menteri Perindustrian
17. Agus Suparmanto - Menteri Perdagangan
18. Arifin Tasrif - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)
19. Basuki Hadimuljono - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)
20. Budi Karya Sumadi - Menteri Perhubungan
21. Jhonny G Plate - Menteri Komunikasi dan Informatika
22. Syahrul Yasin Limpo - Menteri Pertanian
23. Siti Nurbaya Bakar - Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup
24. Edhy Prabowo - Menteri Kelautan dan Perikanan
25. Abdul Halim Iskandar - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi
26. Sofyan Djalil - Menteri Agraria dan Tata Ruang Republik
27. Suharso Monoarfa - Kepala Bapenas
28. Tjahjo Kumolo - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB)
29. Erick Thohir - Menteri BUMN
30. Teten Masduki - Menteri Koperasi dan UMKM
31. Wishnutama - Menteri Pariwisata dan Industri Kreatif
32. Gusti Ayu Bintang Darmavati - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan (PPA)
33. Bambang Brojonegoro - Menteri Riset
34. Zainudin Amali - Menteri Pemuda dan Olahraga
Empat Pejabat Setara Menteri
35. Moeldoko- Kepala Staf Kepresidenan Indonesia
36. Pramono Anung - Sekretaris Kabinet
37. Bahlil Dahalia - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM)
38. ST Burhanuddin - Jaksa Agung
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/A Nur)