Alamsyah Ratu Perwiranegara

Letnan Jenderal TNI (Purn) H Alamsyah Ratu Perwiranegara merupakan tokoh militer pertama yang menjabat sebagai Menteri Agama Indonesia


zoom-inlihat foto
alamsyah-ratu-perwiranegara1.jpg
Kompas.com
Alamsyah Ratu Perwiranegara

Letnan Jenderal TNI (Purn) H Alamsyah Ratu Perwiranegara merupakan tokoh militer pertama yang menjabat sebagai Menteri Agama Indonesia




  • Kehidupan Awal #


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Letnan Jenderal TNI (Purn) H Alamsjah Ratoe Perwiranegara atau Alamsyah Ratu Perwiranegara merupakan tokoh militer pertama yang menjabat sebagai Menteri Agama 

Ia merupakan Menteri Agama pada Kabinet Pembangunan III periode 1978-1983.

Alamsyah Ratu Perwiranegara lahir di Kotabumi, Lampung Utara pada 25 Desember 1925.

Alamsyah Ratu Perwiranegara menempuh pendidikan dasarnya di SR Tanjung Karang kemudian melanjutkan ke Lampung Gakuen (setingkat SMP) dan melanjutkan ke SMA Palembang.

Alamsyah Ratu Perwiranegara pernah mengikuti pendidikan militer Gyu Gun (Gyu Gun Kamboe) Pagar Alam Sumatera Selatan 1943.

Setelah Indonesia merdeka, Alamsyah Ratu Perwiranegara dikirim ke India untuk mengikuti pendidikan ilmu kemiliteran di Senior Officers Course, Infantry School, Mhow, India.

Alamsyah Ratu Perwiranegara juga pernah mengenyam pendidikan kemiliteran di U.S. Army Command and General Staff College, Fort Leavenworth, Kansas, Amerika Serikat.

Alamsyah Ratu Perwiranegara diketahui menikah dengan wanita bernama Siti Maimunah dan pasangan ini dikarunia lima orang anak. (1)

  • Rekam jejak #


Alamsyah Ratu Perwiranegara memulai karier militernya sejak 1945 dengan pendidikan militer Gyu Gun.

Setahun kemudian Alamsyah menjadi Wakil Ketua Badan Keamanan Rakyat Lampung Utara.

Karier Alamsyah terus naik hingga menjadi Komandan Batalyon XII, lalu Kepala Staf KODAM IV Sriwijaya, hingga mencapai pangkat Letkol Jenderal. (2) 

Selain di bidang militer, Alamsyah juga diketahui memiliki rekam jejak di pemerintahan.

Ketika Soeharto mulai berkuasa pada 1967, Alamsyah merupakan Koordinator Staf Pribadi Presiden, yang sebelumnya sempat menjadi Ketua Presidium Kabinet Ampera.

Sejak awal 1968 hingga 1972, Alamsyah Ratu dijadikan Sekretaris Negara RI.

Baca: Fachrul Razi

Baca: Dahlan Iskan: Menteri Agama Jenderal, Kopasus, Taat Agama, Juga Orangnya Luhut Panjaitan

Setelah itu, Alamsyah diangkat menjadi Duta Besar Indonesia di Belanda (1972-1975) dan kemudian menjadi anggota Dewan Pertimbangan Agung (1975-1977).

Hingga akhirnya Alamsyah Ratu Perwiranegara adalah Menteri Agama pada 1978-1983 pada kabinet Pembanguan III Presiden Soeharto. (3) 

  • Riwayat Karier #


1. Militer

  • Letda: Gyu-gun (Zaman pendudukan Jepang 1943-1945)
  • Kapten a. Wakil Ketua BPKR Lampung Utara (1945-1946)
  • Instruktur Sekolah Cadet Vebum Palembang
  • Kepala Staf Pertahanan Divisi II
  • Pejabat Kepala Staf Divisi II
  • Pejabat Komandan Resimen 44/Gerilya
  • Komandan Batalyon XII
  • Komandan S3TP
  • Asisten II Staf Operasi Brigade Sumatera Selatan Kapten: Komandan
  • Asisten I Staf TT II
  • Kepala Staf Penguasa Perang Sumatera Selatan
  • Kepala Staf KODAM IV Sriwijaya
  • Letkol : Pa Dpb KOPLAT Bandun
  • Pa Dpb DE-i MEN/PANGAD
  • Kolonel : Wa As-7 MEN-PANGAD
  • Brigjen : As-7 MEN/PANGAD
  • Mayjen : Deputy Khusus MEN/PANGAB
  • Letjen: Duta Besar Kerajaan Belanda

2. Sipil

  • Koordinator Staf Pribadi Pj .Presiden, Ketua Presidium Kabinet
  • Sekretaris Negara
  • Duta Besar RI untuk Kerajaan Belanda
  • Anggota DPA RI
  • Wakil Ketua DPA RI
  • Menteri Agama RI
  • Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat RI (1) 

Tanda Jasa

  • Bintang Mahaputra KI. 11, 19
  • Bintang Mahaputra Kl.III
  • Bintang Jalasena Pratama, 1973
  • Bintang Dharma Jaya, 1968
  • Bintang Gerilya
  • Bintang Sewindu
  • Satya Lencana Kesetiaan XXIV
  • Satya Lencana Satya Bhakti
  • Satya Lencana Perang Kemerdekaan I, 1958
  • Satya Lencana Perang Kemerdekaan II, 1958
  • GOM IV, 1957
  • GOM V
  • GOM VII
  • Satya Lencana Sapta Marga
  • Satya Lencana Setia Dharma
  • Satya Lencana Wira Dharma
  • Satya Lencana Penegak, 1967
  • Bintang Kartika Eka Paksi
  • Sikatuna (Lakan) Philipina, 1970
  • Panglima Setya Mahkota, Malaysia, 1970
  • Orde Van Oranye NAssau, Belanda, 1970
  • Grand Cros II, Jerman Barat, 1971
  • The Grand Cordon of the Order of the Staff Honor Ethipia, 1972
  • Civil Award of “HiIal-i-Pakistan”, 1986
  • Grand Cordon of the Order of “Al-Kawkab A-Urduni”, Kerajaan Hashemite Yordania, 1986
  • Grand Officer de L-Ordre National Du Marite, Pemerintah Republik Prancis, 1987
  • The Grand Cordon of the Order the Sacred Reasure, Pemerintah Jepang, 1988 (1) 

Riwayat Organisasi

  • Sesepuh Masyarakat Sumatera Bagian Selatan sejak tahun 1970
  • Pendiri dan Pengawas Yayasan Harapan Kita, sejak tahun 1969/1970
  • Anggota Dewan Pembina Golkar, 1978-1988
  • Pendiri dan Wakil Ketua Yayasan Amalbhakti Muslim Pancasila (YAMP), sejak 1983
  • Anggota Presidium Harian Dewan Pembina Golkar, 1983-1988
  • Pembina Sesepuh Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI), sejak 1983
  • Anggota Majelis Pembimbing Nasional Gerakan Pramuka masa bhakti tahun 1983-1988
  • Komisaris Wilayah I Persatuan Purnawirawan ABRI (PEPABRI), sejak tahun 1983
  • Ketua Dewan Pendiri merangkap Anggota Yayasan Pusat Studi dan Pengembangan Islam (YPSPI), sejak tahun 1983
  • Ketua Yayasan Pusat Universitas ISlam Assyafi’iyah, sejak 1987
  • Ketua Dewan Kurator Universitas Djuanda, Bogor 1987
  • Pelindung Yayasan Kesejahteraan Anak, sejak tahun 1984
  • Pelindung Presidium Lembaga Swadaya Masyarakat Bidang Pangan dan gizi sejak 1985
  • Pelindung Perkumpulan Pencinta Tanaman, sejak 1985
  • Pelindung pengurus Besar Persatuan Pengarang Republik Indonesia, sejak 1985
  • Ketua Dewan Pembina Pengurus Besar Mathla’ul Anwar (PB MA), sejak 1985
  • Ketua Dewan Penasehat Nasional Rindu Perpustakaan, sejak 1985
  • Pelindung Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Tribakti Kediri, sejak 1985
  • Pelindung Yayasan Nakula Sadewa sejak 1985
  • Ketua Dewan Kurator Universitas Islam Asy Syafiiyah, sejak 1985
  • Anggota Dewan Kehormatan Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia, sejak 1986
  • Pelindung Yayasan Pendidikan Pembangunan Islam (YPPI) Palembang, sejak 1986
  • Penasehat Agung Institut Agama Islam (IAI), Cipasung Tasik Malaya, sejak 1986
  • Pinisepuh Dewan Pimpinan Pusat Golongan Karya, sejak 1988
  • Ketua Dewan Kurator I.A.I.N. Raden Fatah Palembang (1) 

Karya

  • Bimbingan Masyarakat Beragama, 1982
  • Pembinaan Pendidikan Agama, 1982
  • Pembinaan Kerukunan Hidup Umat Beragama, 1982
  • Kehidupan Beragama dalam Negara Pancasila, 1982
  • Wilayah Kajian Agama di Indonesia, 1982
  • Islam and Development of Religius Life in Indonesia, 1983
  • Islam dan Pembangunan, Kiblat, 1968
  • Seri Kehidupan Beragama dan Pembangunan Nasional, Departemen Agama Jakarta
  • Pembinaan Kehidupan Beragama di Indonesia, 1982
  • Strategi Pembinaan Kehidupan Beragama, 1983
  • Islam dan Pembangunan Politik di Indonesia
  • Perjuangan Kemerdekaan di Sumatera Bagian Selatan (1945-1950), 1987
  • Ex PETA dan GYU GUN Cikal bakal Tentara Nasional Indonesia (TNI), 1987 (1) 

 (Tribunnewswiki.com/Ami Heppy)



Nama Letnan Jenderal TNI (Purn.) H. Alamsjah Ratoe Perwiranegara
Lahir Kotabumi, Lampung Utara, 25 Desember 1925
Pangkat Letnan Jenderal TNI
Pendidikan U.S Army General and Command Staff College (1962)
Istri Siti Maimunah
Anak Ir.Yusuf Herry Utama, M.Act
Ir.Mohammad Au Muda
Soleh Bingsi Wijaya
Mas Maryam Nusa Gempita
Setiawati Pertiwi Dharma, SH


Sumber :


1. www.kodam-ii-sriwijaya.mil.id
2. nasional.tempo.co
3. tirto.id


BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved