Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) adalah satu dari sekian lembaga tinggi kementerian di Republik Indonesia yang memiliki tugas melaksanakan pembinaan terhadap Perusahaan Negara/Badan Usaha Milik Negara di Indonesia.


zoom-inlihat foto
logo-kementerian-badan-usaha-milik-negara-bumn.jpg
bumn.go.id
Logo Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) adalah satu dari sekian lembaga tinggi kementerian di Republik Indonesia yang memiliki tugas melaksanakan pembinaan terhadap Perusahaan Negara/Badan Usaha Milik Negara di Indonesia.




  • Informasi Awal #


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) adalah satu dari sekian lembaga tinggi kementerian di Republik Indonesia.

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memiliki tugas melaksanakan pembinaan terhadap Perusahaan Negara/Badan Usaha Milik Negara di Indonesia.

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden Republik Indonesia.

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dipimpin oleh seorang Menteri BUMN

Pada mulanya, lembaga BUMN berada di bagian unit kerja dalam lingkungan Departemen Keuangan Republik Indonesia.

Namun sejak tahun 1998, pemerintah mengubah bentuk organisasi BUMN menjadi setingkat Kementerian.

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus berkembang dari waktu ke waktu yang risalah profilnya Tribunnewswiki.com himpun dari situs resmi BUMN di, bumn.go.id. [1]

  • Sejarah Singkat #


Sebuah organisasi yang difungsikan untuk melakukan pembinaan terhadap Perusahaan Negara/Badan Usaha Milik Negara sudah dimulai sejak tahun 1973.

Pada mulanya, organisasi pembina BUMN di bawah dari unit kerja dalam lingkungan Departemen Keuangan Republik Indonesia.

Tahun 1973-1993, organisasi yang mengelola BUMN berada pada unit setingkat Eselon II yang disebut dengan Direktorat Persero dan Pengelolaan Keuangan Perusahaan Negara (PKPN).

Setelah itu, unit organisasi ini berubah menjadi Direktorat Persero dan Badan Usaha Negara (BUN).

Kemudian unit organisasi ini berubah lagi menjadi Direktorat Pembinaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Pada tahun 1993-1998, unit organisasi ini berubah yang semula berada di tingkat Direktorat atau Eselon II menjadi di tingkat Direktorat Jenderal/Eselon I yang diberi nama Direktorat Jenderal Pembinaan Badan Usaha Negara (DJ-PBUN).

Resmi pada tahun 1998, pemerintah mengubah bentuk organisasi pembina dan pengelolaan BUMN menjadi setingkat Kementerian.

Perubahan ini terjadi pada masa pemerintahan Kabinet Pembangunan VII yang diberi nama Kementerian Negara Pendayagunaan BUMN/Kepala Badan Pembinaan BUMN.

Namun demikian, organisasi pengelola BUMN ini dikembalilak pada tingakat eselon I di bawah Departemen Keuangan lagi pada tahun 2000-2001.

Pada tahun 2001, organisasi pengelolaan BUMN dikembalikan pada bentuk kementerian dan digabungkan dengan urusan penanaman modal, sehingga disebut dengan Penanaman Modal dan Pembinaan BUMN.

Pada masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono, pemimpin dalam lembaga tersebut diberi nama Menteri Negara BUMN.

Pada era Joko Widodo, pemimpin lembaga negara ini berubah menjadi Menteri BUMN dalam lembaga Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). [2]

  • Visi dan Misi #


Berikut adalah visi dan misi Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN):

VISI:

Dengan mempertimbangkan masalah pokok bangsa, tantangan pembangunan yang dihadapi dan capaian pembangunan selama ini, maka visi pembangunan nasional tahun 2015-2019 adalah: TERWUJUDNYA INDONESIA YANG BERDAULAT, MANDIRI, DAN BERKEPRIBADIAN BERLANDASKAN GOTONG-ROYONG

MISI:

Upaya untuk mewujudkan visi ini adalah melalui 7 misi pembangunan yaitu:

  1. Mewujudkan keamanan nasional yang mampu menjaga kedaulatan wilayah, menopang kemandirian ekonomi dengan mengamankan sumber daya maritim, dan mencerminkan kepribadian Indonesia sebagai negara kepulauan.
  2. Mewujudkan masyarakat maju, berkeseimbangan, dan demokratis berlandaskan negara hukum.
  3. Mewujudkan politik luar negeri bebas-aktif dan memperkuat jati diri sebagai negara maritim.
  4. Mewujudkan kualitas hidup manusia Indonesia yang tinggi, maju dan sejahtera.
  5. Mewujudkan bangsa yang berdaya saing.
  6. Mewujudkan Indonesia menjadi negara maritim yang mandiri, maju, kuat dan berbasiskan kepentingan nasional.
  7. Mewujudkan masyarakat yang berkepribadian dalam kebudayaan. [3]

  • Logo dan Makna #


Berikut adalah logo dan makna logo dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN);

Logo Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN)
Logo Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) (bumn.go.id)

MAKNA LOGO

Bentuk:

Bentuk Dasar Lingkaran:

Lingkaran merupakan titik awal perubahan dunia di mana pergerakannya memberikan energi perubahan dan kekuatan.

Lingkaran juga menunjukkan ketidakterbatasan kesatuan nan harmoni, integritas, dan kesempurnaan.

Garis Lengkung:

Garis garis lengkung menuju ke kanan atas dalam logo ini melambangkan pertumbuhan, perkembangan, dan kemajuan.

Warna:

Warna kuning oranye:

Warna kuning oranye merupakan simbol warna kuning matahari, yang menggambarkan sumber energi produktif bagi dunia.

Wana kuning oranye juga melambangkan etos dan semangat kerja setiap insan di Kementerian BUMN.

Hal tersebut menggambarkan peran Kementerian BUMN sebagai sumber energi transformasi korporasi BUMN menuju "World Class Company".

Warn biru:

Simbolisasi dari warna global dan universal terkait korporasi yang siap berasing secara global.

Personifikasi dari "karakter utama" (makna psikologis warna biru: kerja cerdas, kerja keras, kerja ikhlas, kerja tuntas) yang melandari tata kelola yang baik Kementerian BUMN.

Kesiapan beradaptasi dalam era ekonomi biru, di mana prinsip ekonomi biru adalah memanfaatkan modal alam dan teknologi yang berorientasi pada kelestarian alam, melalui efektifitas biaya produksi dan konsumsi, peningkatan kualitas hidup manusia dan makhluk alam, pengurangan risiko lingkungan hidup demi keharmonisan kehidupan alam dan manusia.

Dalam ekonomi biru, BUMN ditantang untuk memanfaatkan sesuatu yang sudah baik menjadi nilai tambah baru (new value added). Artinya bukan hanya mengolah limbah menjadi pro lingkungan melainkan memanfaatkan limbah secara kreatif dan inovatif, dengan nilai tambah baru. Mendaur ulang dengan satu tujuan mulia, untuk pertumbuhan, untuk mendukung pembangunan dan mengangkat derajat ekonomi masyarakat Indonesia (pro growth pro poor pro develop-ment). Dengan kata lain dalam mengembangkan bisnis BUMN berbasis triple bottom line "P": People, Planet, dan Profit. [4]

  • Tugas dan Fungsi #


Berikut adalah tugas dan fungdi dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN):

TUGAS:

Kementerian BUMN mempunyai tugas menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang Badan Usaha Milik Negara, yang selanjutnya dalam Peraturan Menteri ini disebut BUMN, untuk membantu Presiden dalam menyelenggarakan pemerintahan negara. Pembinaan badan usaha milik negara tersebut termasuk pembinaan entitas yang dikendalikan oleh BUMN baik secara langsung maupun tidak langsung sesuai ketentuan.

 FUNGSI:

Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2, Kementerian BUMN menyelenggarakan fungsi:

  1. perumusan dan penetapan kebijakan di bidang penyusunan inisiatif bisnis strategis, penguatan daya saing dan sinergi, penguatan kinerja, penciptaan pertumbuhan berkelanjutan, restrukturisasi, pengembangan usaha, serta peningkatan kapasitas infrastruktur bisnis BUMN;
  2. koordinasi dan sinkronisasi pelaksanaan kebijakan di bidang penyusunan inisiatif bisnis strategis, penguatan daya saing dan sinergi, penguatan kinerja, penciptaan pertumbuhan berkelanjutan, restrukturisasi, pengembangan usaha, serta peningkatan kapasitas infrastruktur bisnis BUMN;
  3. koordinasi pelaksanaan tugas, pembinaan dan pemberian dukungan administrasi di lingkungan Kementerian BUMN;
  4. pengelolaan barang milik negara yang menjadi tanggung jawab Kementerian BUMN; dan
  5. pengawasan atas pelaksanaan tugas di lingkungan Kementerian BUMN. [5]

  • Organisasi #


Berikut adalah organisasi di dalam Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang langsung berada di bawah menteri:

  1. Staf Ahli Bidang Komunikasi Strategis dan Hubungan Industrial
  2. Staf Ahli Bidang Tata Kelola, Sinergi, dan Investasi
  3. Sekretaris Kementerian: Biro Perencanaan, SDM, dan Organisasi, Biro Umum dan Humas, Biro Hukum.
  4. Inspektorat: Jabatan Fungsional
  5. Deputi Bidang Usaha Agro dan Farmasi: Asdep Bidang Usaha Agro dan Farmai I; Asdep Bidang Usaha Agro dan Farmasi II
  6. Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan, dan Pariwisata: Asdep Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan, dan Pariwisata I; Asdep Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan dan Pariwisata II; Asdep Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan dan Pariwisata III.
  7. Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis, dan Media: Asdep Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media I; Asdep Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media II.
  8. Deputi Bidang Usaha Konstruksi dan Sarana dan Prasarana Perhubungan: Asdep Bidang Usaha Konstruksi dan Sarana dan Prasarana Perhubungan I; Asdep Bidang Usaha Konstruksi dan Sarana dan Prasarana Perbubungan II; Asdep Bidang Usaha Konstruksi dan Saran dan Prasarana Perhubungan III.
  9. Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei, dan Konsultan: Asdep Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei, dan Konsultan I; Asdep Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei, dan Konsultan II.
  10. Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha: Asdep Restrukturisasi dan PPKNM; Asdep Pengembangan Usaha dan Privatisasi BUMN.
  11. Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis: Asdep Manajemen SDM Eksekutif BUMN, Asdep Data dan Teknologi Informasi, Asdep Layanan Hukum, Asdep Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Dinar Fitra Maghiszha)



Informasi Detail
Nama Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN)
Alamat Jalan Medan Merdeka Selatan No. 13 Jakarta 10110
Media Sosial
Twitter @KemenBUMN
Instagram @kementerianbumn
Facebook @KementerianBUMNRI
Youtube https://www.youtube.com/channel/UCGZofYGjqhDhEg6PPoUDikg
Website http://bumn.go.id/




KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved