Syahrul Yasin Limpo

Syahrul Yasin Limpo pernah menjabat sebagai Gubernur Sulawesi Selatan sejak tanggal 8 April 2008 hingga 8 April 2018


Syahrul Yasin Limpo
Warta Kota
Syahrul Yasin Limpo 

Syahrul Yasin Limpo pernah menjabat sebagai Gubernur Sulawesi Selatan sejak tanggal 8 April 2008 hingga 8 April 2018




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Syahrul Yasin Limpo merupakan seorang politikus Indonesia

Syahrul Yasin Limpo pernah menjabat sebagai Gubernur Sulawesi Selatan sejak tanggal 8 April 2008 hingga 8 April 2018.

Syahrul Yasin Limpo memenangi pemilihan Gubernur Sulawesi Selatan 2007 dan 2013 bersama pasangannya Agus Arifin Nu'mang.

PROFIL LENGKAP 40 Menteri & Pejabat Setingkat Menteri Kabinet Jokowi-Maruf: Mahfud hingga Kapolri

Syahrul Yasin Limpo merupakan kakak kandung  Ichsan Yasin Limpo, politikus yang pernah menjabat sebagai Bupati Gowa selama dua periode pada tahun 2005 hingga 2015

  • Karier Politik


DR. H. Syahrul Yasin Limpo adalah anak kedua dari pasangan H. Muh. Yasin Limpo dengan Hj. Nurhayati Yasin Limpo.

Syahrul  lahir di Ngawing, Makassar pada tanggal 15 Maret 1955.

Syahrul Yasin Limpo saat ini menjabat sebagai Gubernur Sulawesi Selatan yang pertama kali dipilih secara langsung.

Sebelum menjabat sebagai Gubernur, Syahrul Yasin Limpo pernah menjabat sebagai Bupati di Kabupaten Gowa selama dua periode, kemudian menjabat Wakil Gubernur selama satu periode mendampingi Amin Syam.

Sebelum akhirnya memenangkan pertarungan dengan Amin Syam dalam pilkada Sulsel di tahun 2007 setelah keduanya sama-sama maju bertarung sebagai calon incumbent. 

Pada pilkada Sulawesi Selatan tahun 2007, Syahrul Yasin Limpo berpasangan dengan Agus Arifin Numang (saat itu menjabat sebagai ketua DPRD Sulsel) yang merupakan salah satu pimpinan DPD Golkar Sulsel.

Pasangan tersebut diusung oleh koalisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK) dan Partai Damai Sejahtera (PDS).

Sementara rival terberat Syahrul yaitu Amin Syam yang juga ketua DPD Golkar Sulsel di usung oleh koalisi Partai Golkar, Partai Kebangkitan bangsa (PKB) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) serta Partai Demokrat, ditambah sejumlah partai kecil lainnya.

Setelah menjalani persaingan yang ketat, Syahrul Yasin Limpo akhirnya memenangi pemilihan Gubernur Sulawesi Selatan 2007 bersama pasangannya, Agus Arifin Nu'mang.

Gubernur yang terkenal dengan tagline “Sayang” ini (Sayang merupakan singkatan dari Syahrul Yasin Limpo – Agus Arifin Nu’mang) ini mulai merealisasikan ide-idenya, antara lain pendidikan gratis dan kesehatan gratis.

Syahrul mengungkapkan bahwa hal dasar dalam mensejahterakan rakyat dan membuat suatu bangsa maju terletak dari tingkat pendidikan suatu rakyat atau bangsa dan hak dasar manusia sebenarnya adalah kesehatan.

Syahrul Yasin Limpo 3
Syahrul Yasin Limpo

Oleh karena itu Syahrul Yasin Limpo berusaha mewujudkan ide ini, dan sekarang ini dapat dilihat, Pendidikan gratis telah direalisasikan di kabupaten Gowa dan daerah lainnya sampai tingkat SMA.

Dibidang kesehatan, rumah sakit yang ditunjuk pemerintah menggratiskan biaya kesehatan yakni melayani pasien dengan hanya menerima pembayaran fotokopi KTP dan Kartu Keluarga. (1)

  • Pendidikan


Pendidikan

  • SD Neg. Mangkura-Makassar Tahun 1967
  • SMP Negeri 6 Makassar Tahun 1970
  • SMA Katolik Cendrawasih Makassar Tahun 1973
  • Sarjana Hukum Universitas Hasanudin (S1) Tahun 1983
  • Pasca Sarjana Universitas Hasanudin (S2) Tahun 1999
  • Pasca Sarjana Universitas Hasanudin (S2) Tahun 2004
  • Pascasarjana Universitas Hasanudin (S3) Tahun 2008 (1)

Organisasi

  • Sekretaris DPP KNPI Sulsel (Tahun 1990–1993)
  • Ketua DPP AMPI Sulsel (Tahun 1993–1998)
  • Sekretaris SPP Golkar Sulsel (Tahun 1993–1998)
  • Wakil Ketua APKASI Pusat
  • Ketua FKPPI Sulsel (Tahun 2004–2008)
  • Ketua FORKI Sulsel (Tahun 2004–2008)
  • Ketua Kwarda Gerakan Pramuka (Tahun 2004–sekarang)
  • Ketua Kosgoro 57 (Tahun 1998)
  • Ketua ORARI Sulsel
  • Ketua DPD I Golkar Sulsel (Tahun 2009–2018)
  • Ketua DPP Partai NasDem (Tahun 2018-sekarang) (1)

Pengalaman Pekerjaan

  • Diangkat PNS Tahun 1980
  • Kepala Seksi Tata Kota Tahun 1982
  • Kepala Sub Bagian Perangkat IV & V PD. Biro Pemerintahan Umum Tahun 1983
  • Kepala Wilayah Kec. Bontonompo Kab. Gowa Tahun 1984
  • Kepala Bagian Pemerintahan Setwilda Tk. I Sulsel Tahun 1987
  • Kepala Bagian Pembangunan Setwilda Tk. I Sulsel Tahun 1988
  • Kepala Bagian Urusan Generasi Muda & OR Setwilda Tk. I Sulsel Tahun 1989
  • Sekretaris Wilayah Daerah Tk. II Kabupaten Gowa Tahun 1991
  • Kepala Biro Humas Setwilda Tk. I Tahun 1993
  • Bupati Kepala Daerah Tk. II Kab. Gowa Tahun 1994–2002
  • Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Tahun 2003–2008
  • Gubernur Sulawesi Selatan 2008–2018 (1)

  • Penghargaan
    • Perhagaan Manggala Karya Kencana-Men. Kepdd/BKKBN, Tahun 1997
    • Perhargaan Bhakti Koperaso dan Pengusaha Kecil-Menkop & UKM, Tahun 1997
    • Penghargaan Upakarti-Presiden RI, Tahun 1997
    • Satya Lencana Kebaktian Sosial-Presiden RI, Tahun 1998
    • Satya Lencana Pembangunan-Presiden RI, Tahun 2001
    • Satya Lencana Wirakarya-Presiden RI, Tahun 2003


  • Keluarga Politikus


Akar penting dari keluarga Yasin Limpo tentu saja Kolonel Muhammad Yasin Limpo.

Pada tahun-tahun awal Revolusi Indonesia, Muhammad Yasin Limpo seperti banyak pemuda di zamannya, satu kubu dengan Wolter Mongisidi.

Sebagai pejuang kemerdekaan, Muhammad Yasin Limpo tentulah bagian dari Angkatan 45 yang dihormati itu.

Di Indonesia, menyandang sebutan Angkatan 45 adalah reputasi yang sangat mulia.

Meski yang bersangkutan tak bisa menikmati, reputasi sebagai Angkatan 45 mampu meningkatkan modal politik berupa pencitraan yang tidak hanya bagus, tapi juga heroik.

Usai Revolusi, laki-laki kelahiran Bontonompo, Gowa, 17 Juni 1924 ini bergabung dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Menurut catatan Barbara Sillars Harvey dalam Pemberontakan Kahar Muzakkar: dari Tradisi ke DI/ TII (1989: 357), selama kurun waktu Juni 1957 hingga Januari 1958, Kapten Muhammad Yasin Limpo adalah komandan Batalyon L (Batalyon 008/Lapris), sebagai bagian dari Resimen Infanteri 23 pimpinan Mayor Andi Rifai.

Ketika jadi perwira TNI, Yasin Limpo menikahi Nurhayati—perempuan kelahiran Pare-pare yang cukup terpelajar di zamannya.

Dari perkawinan itu kemudian lahirlah Tenri Olle Yasin Limpo, Syahrul Yasin Limpo, Tenri Angka Yasin Limpo, Dewi Yasin Limpo, Ichsan Yasin Limpo, Haris Yasin Limpo, dan Irman Yasin Limpo.

Ichsan Yasin Limpo
Ichsan Yasin Limpo (Tribun Timur)

Anak-anak Yasin Limpo akhirnya terjun juga ke dunia politik.

Partai mereka tak melulu Golkar.

Setidaknya di antara anak-anaknya ada yang pernah duduk di kursi parlemen.

Mendiang Ichsan Yasin Limpo pernah jadi anggota DPR dari 1999 hingga 2005, sebelum akhirnya jadi Bupati Gowa.

Tenri Olle, yang kini gagal, dulunya pernah menjabat Ketua DPRD Gowa periode 2009-2014 dan kemudian anggota DPRD Sulsel periode 2014-2019.

Sedangkan Tenri Angka adalah anggota DPRD Makassar.

Haris Yasin Limpo, yang jadi Direktur PDAM Makassar, pernah duduk di kursi anggota DPRD Makassar periode 2009-2014.

Cucu Yasin Limpo, putri Syahrul, Indira Chunda Thita Syahrul Putri, yang kini gagal jadi anggota DPR, juga pernah jadi anggota dewan.

Anak Tenri Olle, Akbar Danu Indarta Marwan, juga pernah menjadi anggota DPRD Gowa.

Di luar parlemen, Syahrul yang kerap disapa komandan, pernah jadi gubernur.

Adiknya, Irman Yasin Limpo, adalah Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Luwu.

Dan tentu saja Adnan Purichta Ichsan sebagai Bupati Gowa. (2)

Setelah mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani dipanggil pertama oleh Presiden Jokowi, Selasa (22/10/2019) pagi, giliran mantan Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dipanggil Jokowi.

Syahrul Yasin Limpo tiba di Istana Merdeka, Jakarta, sekitar pukul 09.33 WIB.

Sementara Sri Mulyani tiba lebih awal, sekitar pukul 09.00 WIB.

Syahrul Yasin Limpo datang seorang diri mengenakan kemeja putih.

Berjalan menuju istana, Syahrul Yasin Limpo tampak santai tanpa membawa apapun.

Di tangan kirinya, dia menggenggam telepon seluler.

Mantan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo saat datangi Istana Negara, Selasa (22/10/2019) pukul 09.30. Setelah Sri Mulyani, Giliran Mantan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo Dipanggil Jokowi.
Mantan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo saat datangi Istana Negara, Selasa (22/10/2019) pukul 09.30. Setelah Sri Mulyani, Giliran Mantan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo Dipanggil Jokowi. (TRIBUNNEWS.COM/THERESIA FELISIANI)

Sebelum masuk ke istana Negara, Syahrul Yasin Limpo sempat menyapa awak media dengan memberi sikap hormat.

Dia mengaku dihubungi Presiden Jokowi pada Senin (21/10/2019) kemarin.

Diketahui Syahrul Yasin Limpo merupaka politisi Partai Nasdem.

Saat Jokowi kampanye di Pilpres 2019, Syahrul Yasin Limpo masuk dalam daftar tim kampanye nasional Jokowi-Ma'ruf Amin. (3)

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)



Info Pribadi
Nama Lengkap Syahrul Yasin Limpo
Lahir Makassar, 16 Maret 1955
Kebangsaan Indonesia
Partai Politik Partai Golkar (1994–2007)
PDI-Perjuangan (2007–2009)
Partai Golkar (2009–18)
Partai NasDem (2018–)
Pasangan drg. Hj. Ayunsri Harahap
Anak Indira Chunda Thita Syahrul Putri
Kemal Redindo Syahrul Putra
Rinra Sujiwa Syahrul Putra (Alm.)
Orang tua H. Muhammad Yasin Limpo
Hj. Nurhayati Yasin Limpo
Almamater Universitas Hasanuddin
Profesi Politisi. Birokrat


Sumber :


1. m.merdeka.com
2. tirto.id
3. www.tribunnewswiki.com








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2019 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved