TRIBUNNEWSWIKI.COM - Presiden Joko Widodo sebentar lagi mengumumkan nama-nama menteri di periode kedua pemerintahannya.
Beberapa orang telah dipanggil ke istana dan digadang-gadang menjadi calon menteri periode 2019-2024.
Seandainya benar-benar terpilih menjadi menteri, mereka akan memakai mobil dinas yang mewah.
Mereka akan memakai Toyota Crown 2.5 HV G Executive.
Baca: Bicarakan Isu Agraris dengan Presiden, Syahrul Yasin Limpo Calon Kuat Menteri Pertanian
Baca: Rizal Ramli Puji Prabowo Hatinya Baik dan Jadi Menhan untuk Bantu Jokowi: Dia Tulus dan Gentlemen
Toyota Crown 2.5 HV G Executive yang akan menjadi mobil dinas menteri kabinet Presiden Joko Widodo periode 2 ini disediakan oleh PT Astra International Tbk - TSO.
Seperti apa spesifikasi dan fitur Toyota Crown 2.5 HV G Executive yang bakal dipakai buat mobil dinas para menteri kabinet Jokowi periode dua?
Kalau mencari Toyota Crown 2.5 HV G Executive di dealer atau website Toyota Jepang, tidak akan ketemu.
Varian buat menteri kabinet Presiden Joko Widodo ini nama resminya di Jepang adalah Toyota Crown 2.5 G Executive Four.
Toyota Crown 2.5 G Executive Four merupakan satu dari 21 varian yang dipasarkan di Jepang.
Varian lain contohnya G Four, S Four, RS Four, dan RS Advance.
Pemberian label HV ini tampaknya dari pihak Indonesia, untuk mempertegas statusnya sebagai "Hybrid Vehicle" alias mobil hybrid.
Baca: Tesla Model X
Baca: Dites BPPT, Tesla Model X Lebih Irit 3 Kali Lipat dibanding Mobil BBM
Toyota Crown 2.5 HV G Executive dalah generasi ke-15 yang dibangun menggunakan platform TNGA terbaru dengan sistem penggerak Four-Wheel Drive (4WD) atau empat roda.
Platform ini lebih rigid dan ringan agar kemampuan menikung dan handling-nya meningkat.
Toyota Crown 2.5 HV G Executive didayai mesin 4-silinder 2.487 cc berkode A25A-FXS dengan sistem hybrid THS II.
Mesin ini sendiri mampu menghasilkan daya maksimum 181 dk pada 6.000 rpm dan torsi puncak 221 Nm pada 3.800-5.400 rpm.
Motor listrik di THS II mampu memuntahkan daya 140 dk dan torsi 300 Nm.
Toyota Crown 2.5 HV G Executive dibekali Drive Mode Select sehingga pengemudi bisa memilih mode berkendara yang diinginkan.
Interior Toyota Crown 2.5 HV G Executive terlihat modern dan mewah.
Ada dua layar monitor 8 inci dan 7 inci di tengah dashboard.
Khusus tipe G Executive Four dibekali panel kayu, lampu pintu LED, dan sistem air conditioner khusus baris kedua.
Sementara itu fitur keselamatan yang disematkan antara lain Dynamic Radar Cruise Control, Lane Tracing Assist, Adaptive High Beam System, dan Road Sign Assist.
Di Jepang, harga Toyota Crown 2.5 G Executive Four sekitar 6.323.400 Yen atau sekitar Rp 845.248.878 (Kurs per 23 Agustus 2019: 1 Yen = Rp 133,67)
Beberapa orang sudah dipanggil ke Istana, di antaranya:
Mahfud MD
Christiany Eugenia Tetty Paruntu
Nadiem Makarim
Wishnutama
Erick Thohir
Tito Karnavian
Fadjroel Rahman
Nico Harjanto
Pratikno
Airlangga Hartarto
Prabowo Subianto
Edhy Prabowo
Baca: Hingga Siang Ini, 18 Calon Menteri Jokowi Jilid II telah Ke Istana, Ada 11 Wajah Baru, Siapa Saja?
Mahfud MD sempat memberi bocoran pelantikan Menteri Kabinet Kerja Jokowi Periode 2.
Dia menyebut Presiden Joko Widodo ( Jokowi) akan mengumumkan seluruh nama Menteri Kabinet Kerja Jilid 2 pada Rabu (23/10/2019).
Mahfud MD mengatakan, seluruh nama menteri yang masuk kabinet diminta untuk datang pada Rabu pagi.
Semua menteri akan diperkenalkan kepada masyarakat Indonesia.
"Hari Rabu pukul 07.00 WIB diundang di sini untuk diperkenalkan semua kepada Anda," kata Mahfud MD di Istana Kepresidenan seusai bertemu Presiden Joko Widodo, Senin (21/10/2019).
"Setelah itu pukul 07.00 diperkenalkan, pukul 09.00 penyerahan SK keputusan presiden ke masing-masing orang, sesudah itu pelantikan," ujar Mahfud MD.
Mahfud MD menjadi satu di antara orang yang dipanggil Jokowi ke Istana.
Tak selang berapa lama, tiba Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu dan pendiri Gojek, Nadiem Makarim.
Seusai pertemuan, Mahfud MD menyatakan siap menjadi Menteri.
"Saya diminta beliau untuk menjadi salah satu Menteri," ujar dia.
Namun, Mahfud MD mengaku tidak diberi tahu akan menjadi menteri apa.
Hanya saat bertemu Presiden ia diajak diskusi terkait masalah penegakan hukum, HAM, pemberantasan korupsi, sumber daya alam, hingga deradikalisasi.
Sementara itu, Nadiem Makarim akhirnya memutuskan meninggalkan Go-Jek, setelah ditunjuk menjadi menteri oleh Jokowi.
Nadiem Makarim mengaku dirinya merasa terhormat ditunjuk oleh Jokowi.
"Saya merasa ini kehormatan saya diminta bergabung ke kabinet dan saya menerima," kata Nadiem, dikutip dari Kompas.com.
(GRIDOTO.COM/Dwi Wahyu R/TRIBUNNEWSWIKI.COM/Putradi Pamungkas/Febri)