TRIBUNNEWSWIKI.COM - Cerita masa lalu Jokowi, bawa contekan sebelum telepon orang, Kaesang kasihan dan berusaha kumpulkan uang beli handphone untuk sang ayah.
Putra bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep terungkap pernah berjuang untuk mengumpulkan uang demi membeli handphone untuk sang ayah.
Kaesang Pangarep melakukan hal tersebut lantaran merasa kasihan dengan Jokowi yang mengenakan ponsel lawas.
Lantaran hal itu pula, Jokowi harus membawa contekan nomor telepon kerabat dan koleganya setiap hendak melakukan komunikasi via handphone.
Kisah tersebut dituturkan oleh teman dekat Jokowi, David R Wijaya melalui buku Jokowi: Pemimpin Rakyat Berjiwa Rocker yang ditulis oleh Yon Thayrun.
Jokowi merupakan sosok yang sederhana dan pekerja keras.
Hal tersebut dibuktikannya saat keduanya sama-sama merintis asosiasi bagi pelaku industri mebel di Solo.
Dua puluh tahun lamanya mereka menjadi sahabat dan perumus berdirinya Asmindo Komda Solo Raya.
Berbagai cobaan hidup yang menempanya membuat Jokowi tumbuh menjadi pribadi yang ulet, pekerja keras dan bersahaja.
Karakter ini pula yang dibawanya saat gabung di pemerintahan.
Saat menjadi Wali Kota Solo, lanjut David R Wijaya, Jokowi banyak bekerja dengan menunjukkan hasil programnya mengembangkan kota Solo menjadi Spirit of Java.
Berbagai kesuksesan pun diraih Jokowi dari bisnis hingga karier politiknya setelah berhasil jadi Wali Kota Solo.
Kendati demikian, ada hal unik saat kesuksesan tersebut diraih Jokowi.
Meski telah sukses, rupanya tak membuat Jokowi rajin membeli tanah dan gonta-ganti ponsel mewah.
Saat itu, Jokowi tetap setia menggunakan mobil Nissan Terrano dan ponsel Samsung model flip seri E700.
Ponsel tersebut digunakan Jokowi saat awal menjabat sebagai Wali Kota Solo.
Melihat sang ayah yang menggunakan ponsel lawas, Kaesang Pangarep merasa kasihan sehingga membelikan Jokowi hp yang lebih layak.
Kaesang Pangarep membelikannya dengan cara menyisihkan uang jajannya pada tahun 2011.
Ponsel barunya pun tak mewah, Kaesang Pangarep membelikan ponsel Samsung model flip seri S3600.
David R Wijaya mengatakan, kala itu Jokowi kerap kali membawa contekkan nomor telepon saat menggunakan ponsel tersebut.
"Pak Jokowi masih bawa contekan nomor telepon teman-temannya.
Jadi kalau mau telepon harus buka contekannya tersebut," ujar David R Wijaya, dikutip Tribun Jakarta.
Perilaku Jokowi yang membawa contekan tersebut merupakan hal yang wajar mengingat ponselnya saat itu hanya bisa menyimpan 100 nomor kontak.
Kisah Kakek Kayuh Becak dari Surabaya Demi Jokowi
Kisah seorang kakek asal Surabaya, nekat kayuh becak menuju Jakarta demi saksikan pelantikan Joko Widodo sebagai Presiden RI.
Sukirman (57) nekat nggowes becak dari Surabaya, Jawa Timur menuju Jakarta.
Hal itu ia lakukan demi dapat menyaksikan secara langsung pelantikan Joko Widodo sebagai Presiden RI pada 20 Oktober 2019.
Pada Selasa (7/10/2019), ia menempuh perjalanan dari Kantor DPC Benteng Mberik Surabaya.
Kemudian, pada Kamis (17/10/2019), ia beristirahat di Jalan Pemuda Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal.
Sukirman mengatakan, ia akan bergabung bersama relawan pendukung Jokowi lainnya di Jakarta.
Apa yang dilakukannya menjadi bentuk dukungan terhadap Presiden RI terpilih Joko Widodo dan wakilnya Ma'ruf Amin.
"Saya ingin hadir di pelantikan Presiden Jokowi.
Saya mengayuh becak ke Jakarta atas inisiatif sendiri."
"Biaya akomodasi selama perjalanan juga menggunakan biaya sendiri," katanya, dikutip dari Tribun Jateng.
Sukirman bercerita, dalam perjalanannya ia bisa beristirahat di mana saja dan kapan saja.
Ia mengaku kerap beristirahat di pom bensin ataupun masjid.
Namun menurutnya, ia selalu mengusahakan untuk singgah di Kantor DPRD setempat.
Ia senang bisa bersilaturahmi dengan anggota Fraksi PDI Perjuangan di tiap daerah.
(Tribunnewswiki.com/Putradi Pamungkas, TribunJakarta.com/Kurniawati Hasjanah)