Herman Deru (Gubernur Sumatera Selatan)

Herman Deru lahir di Belitang, Ogan Komering Ulu Timur, Sumatra Selatan, 17 November 1967. Herman Deru adalah Gubernur Sumatra Selatan yang menjabat sejak 1 Oktober 2018. Ia pernah menjabat sebagai Bupati Ogan Komering Ulu Timur 2 periode yakni 2005-2010 dan 2010-2015.


Natalia Bulan Retno Palupi

Herman Deru (Gubernur Sumatera Selatan)
KOMPAS.COM/AJI YK PUTRA
Gubernur Sumsel Herman Deru saat berada di Griya Agung Palembang, Selasa (4/9/2019).(KOMPAS.COM/AJI YK PUTRA) 

Herman Deru lahir di Belitang, Ogan Komering Ulu Timur, Sumatra Selatan, 17 November 1967. Herman Deru adalah Gubernur Sumatra Selatan yang menjabat sejak 1 Oktober 2018. Ia pernah menjabat sebagai Bupati Ogan Komering Ulu Timur 2 periode yakni 2005-2010 dan 2010-2015.




  • Kehidupan Pribadi


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Herman Deru merupakan Gubernur Sumatera Selatan.

Herman Deru lahir ketika orde baru mulai berjaya.

Ayahnya memberikan nama Herman Deru yang berarti lahir di zaman orde baru.

Herman Deru lahir di Belitang, Ogan Komering Ulu Timur pada 17 November 1967.

Herman Deru merupakan orang Putra Daerah (Suku Komering) dan memiliki istri bernama Febrita Lustia orang asli Sumatera Selatan yang lahir di Palembang.

Herman Deru dan Febrita Lustia memiliki 4 orang anak.

Yakni Percha Leanpuri, Samantha Tivani, Leony Marezza Putri dan Ratu Tenny Leriva.(1)

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menjamin keamanan seluruh warga Papua yang ada di Sumsel, pasca bentrokan yang terjadi di Jawa Timur.(KOMPAS.COM/AJI YULIANTO KASRIADI PUTRA)
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menjamin keamanan seluruh warga Papua yang ada di Sumsel, pasca bentrokan yang terjadi di Jawa Timur.(KOMPAS.COM/AJI YULIANTO KASRIADI PUTRA) (KOMPAS.COM/AJI YULIANTO KASRIADI PUTRA)

  • Pendidikan


Pria kelahiran Belitang, 17 November 1967 ini menempuh seluruh pendidikannya di Sumatera Selatan.

Setelah lulus dari SD Negeri 1 Sidomulyo Belitang pada 1979, Herman Deru melanjutkan sekolahnya ke SMP Negeri Belitang dan SMA Negeri 3 Palembang.

Selanjutnya ia mengambil S1 Hukum di Shakyakirti Palembang dan lulus pada tahun 1995.

Berikut riwayat pendidikan Herman Deru:

  • SD Negeri 1 Sidomulyo Belitang (1979)
  • SMP Negeri 1 Belitang (1982)
  • SMA Negeri 3 Palembang (1985)
  • Fakultas Hukum Universitas Shakyakirti Palembang (1995)
  • Magister Manajemen STIE TRISNA NEGARA Belitang (2008)

  • Karier


Suami dari Febrita Lustia ini mengawali kariernya sebagai seorang wirausaha.

Lalu, pada tahun 1987 dirinya diangkat sebagai PNS pada Dinas Pendapatan Daerah Pemeritah Provinsi Sumatera Selatan.

Setelah mengabdi kurang lebih 11 tahun, pada tahun 1998 Herman Deru menanggalkan jabatannya sebagai PNS.

Ayah empat anak ini kemudian kembali fokus mengembangkan bisnisnya.

Di samping itu, Herman Deru juga didapuk sebagai Bendahara Yayasan Trisna Negara OKU Timur sejak 1996.

Herman Deru juga aktif dalam berorganisasi.

Ia pernah menjabat posisi strategis di berbagai organisasi.

Beberapa di antaranya yaitu Dewan Pertimbangan Organisasi GM Kosgoro Palembang, Komisi Ekonomi DPD KNPI Provinsi Sumatera Selatan.(2)

Herman Deru, yang juga biasa dikenal dengan sebutan akronimnya: HD, adalah sosok yang diakui publik keberhasilannya.

Dia mendapatkan 29 jenis penghargaan, diantaranya Penghargaan Satya Lencana Wirakarya oleh Presiden RI karena keberhasilannya sebagai Bupati.

Ia berhasil menurunkan angka kemiskinan (pra sejahtera) dari 12,81 persen di tahun 2018 menjadi 10 persen di tahun 2009.

Berbagai kebijakan yang diambilnya saat menjadi Bupati menunjukan pencapaian yang luar biasa.

Herman Deru berhasil melaksanakan pembangunan termasuk di dalamnya keberhasilan pelaksanaan good governance dan harmoni.

Bagi Herman Deru, warga Sumsel dan Provinsi Sumsel adalah segalanya.

Tidak diragukan lagi bahwa segala kebijakan dan program pembangunan termasuk advokasi warga terkait soal listrik, gas, pemerataan pembangunan menjadi concern dirinya.

Berulang kali Deru menyatakan pentingnya pemerataan pembangunan dan keadilan ekonomi.(3)

Saat dirinya masih menjabat sebagai Bupati OKU Timur, ternyata ia memiliki julukan unik.

Yakni Bupati 25.

Julukan tersebut bukanlah tanpa alasan, hal itu terkait dengan kebiasaan Herman Deru yang unik menurut takaran cara kerja Bupati pada umumnya dan sangat berbeda.

Herman Deru ternyata hanya 2 hari saja kerja di kantor dan 5 hari selebihnya ia gunakan turun ke lapangan, mengunjungi desa-desa, berdialog dengan warga, menyerap berbagai aspirasi dan masalah yang dihadapi warga.

Itu pula mengapa Herman Deru lebih suka tinggal di rumah peninggalan almarhum ayahnya, H. Hamzah, di Belitang, ketimbang di rumah dinasnya di Martapura.

Menurutnya di Belitang, warga tak sungkan datang dan pergi menyampaikan bermacam-macam masalah.(4)

Setelah itu ditahun 2018 tepatnya 1 Oktober 2018, Herman Deru resmi menjadi pemimpin Gubernur Sumatera Selatan.

Namun disamping karir politiknya yang kian cemerlang, Herman Deru tetap melanjutkan karir berwiraswastanya.

Pada Pilkada 2018, Herman Deru berpasangan dengan Mawadi Yahya maju sebagai salah satu pasangan cagub dan cawagub Sumatera Selatan.

Mereka didukung oleh 3 partai yaitu PAN dengan 6 kursi, Nasdem berjumlah 5 kursi, dan Hanura sebanyak 5 kursi di DPRD Sumatera Selatan.

 Herman Deru-Mawadi Yahya memperoleh posisi puncak versi quick count.

Berdasarkan data dari LSI, Herman Deru-Mawadi Yahya memperoleh 35,54 persen suara,

Dodi Reza Alex Noerdin-Giri Ramanda 32.10 persen suara,

Ishak Mekki-Yudha Pratomo Mahyudin 21.01 persen suara,

Serta Saifuddin Aswari Rivai-Muhammad Irwansyah 11.35 persen suara.(5)

Setelah pelantikan presiden 20 Oktober 2019, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mendukung penuh Presiden Joko Widodo bersama Wakil Presiden Ma'ruf Amin untuk menjalankan roda pemerintahan.

Herman Deru berharap, pada periode kedua kepemimpinan Presiden Jokowi untuk lima tahun ke depan, proyeks strategis nasional (PSN) di Sumatera Selatan dapat kembali dilanjutkan.

Serta jangan pernah ada yang dikoreksi lagi.

Seperti Tanjung Api-Api dan Pelabuhannya, juga Jalan Tol Indralaya-Lubuk Linggau dan Jalan Tol Kapal Betung,

Selain PSN, jalan nasional yang ada di Provinsi Sumatera Selatan juga harus menjadi perhatian khusus.

Sebab, jalan penghubung yang ada di 'Bumi Sriwijaya' itu merupakan urat nadi perekonomian nasional.(6)

Gubernur Sumsel Herman Deru ketika menerima perwakilan dari mahasiswa Universitas Sriwijaya (Unsri) yang tergabung dalam Gerakan Aliansi Sumsel Melawan Asp (Gasma) saat melakukan aksi terkait Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Selasa (17/9/2019).
Gubernur Sumsel Herman Deru ketika menerima perwakilan dari mahasiswa Universitas Sriwijaya (Unsri) yang tergabung dalam Gerakan Aliansi Sumsel Melawan Asp (Gasma) saat melakukan aksi terkait Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Selasa (17/9/2019). (KOMPAS.COM/AJI YULIANTO KASRIADI PUTRA)

  • Riwayat Pekerjaan


Berikut ini adalah riwayat pekerjaan Herman Deru:

  • Wiraswasta 1985-1987
  • Pegawai Negeri Sipil Pemda Tk.I Sumatra Selatan pada Dinas Pendapatan Daerah Tk.I Sumatra Selatan 1987-1998 (mengundurkan diri, berhenti dengan hormat atas permintaan sendiri).
  • Bendahara Yayasan Trisna Negara OKU Timur 1996-sekarang.
  • Melanjutkan berwiraswasta 1998-sekarang.
  • Bupati Ogan Komering Ulu Timur periode tahun 2005-2010.
  • Bupati Ogan Komering Ulu Timur periode tahun 2010-2015.
  • Gubernur Sumatra Selatan 2018-sekarang.

  • Riwayat Organisasi


Berikut ini adalah riwayat organisasi Herman Deru:

  • Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMP Negeri 1 Belitang.
  • Dewan Pertimbangan Organisasi GM Kosgoro Tk.II Palembang 1995.
  • Dewan Penyantun Yayasan Masjid Istiqlal Sidomulyo Belitang tahun 1996.
  • Wakil Bendahara Pengurus Cabang Nahdatul Ulama Palembang 1997.
  • Komisi Ekonomi DPD KNPI Tingkat I Sumatra Selatan 1997.
  • Dewan Penyantun STIE Trisna Negara, Belitang 1997.
  • Dewan Penyantun Yayasan Pendidikan Belitang 1997.
  • Pembina Lingkar Studi Mahasiswa Sumatra Selatan 1998.
  • Ketua Bidang Koperasi BPC GAPENSI Kodya Palembang.
  • Pembina Remaja Mesjid Nurul Huda Palembang 1998.
  • Dewan Penasehat Taekwondo Indonesia Cabang Palembang 1999.
  • Dewan Penasehat PALATRA (Pecinta Alam Trisna Negara) OKUT.
  • Wakil Ketua Lembaga Kajian dan Pembangunan SDM Palembang (1999-sekarang).
  • Dewan Penasehat Koperasi Trisna Negara Sejahtera OKUT (1999-sekarang).
  • Ketua Badan Futsal Propinsi Sumatra Selatan periode 2009-2013.
  • Ketua Forum Daerah Penghasil Pangan periode 2010-2014.
  • Ketua Pengda Lemkari periode 2010-2015.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Saradita Oktaviani)



Nama H. Herman Deru, S.H., M.M.
Lahir Belitang, Ogan Komering Ulu Timur, Sumatra Selatan, 17 November 1967
Pendidikan Fakultas Hukum Universitas Shakyakirti Palembang, berijazah tahun 1995.
Magister Manajemen STIE TRISNA NEGARA Belitang, berijazah tahun 2008.
Karir Bupati Ogan Komering Ulu Timur (2005–2015)
Gubernur Sumatra Selatan (mulai 1 Oktober 2018)
Istri Febrita Lustia
Anak Percha Leanpuri,
Samantha Tivani,
Leony Marezza Putri,
Ratu Tenny Leriva
Berita terkini Menyampaikan harapanya kepada presiden Jokowi dan Wapres Ma'ruf Amin tentang proyeks strategis nasional (PSN) di Sumatera Selatan.


Sumber :


1. sumsel.tribunnews.com
2. www.viva.co.id
3. daerah.sindonews.com
4. palembang.tribunnews.com
5. www.suara.com
6. regional.kompas.com


Editor: Natalia Bulan Retno Palupi




ARTIKEL REKOMENDASI



KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2019 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved