Kabupaten Indramayu

Kabupatan Indramayu adalah sebuah kabupaten yang ada di pesisir utara Provinsi Jawa Barat.


zoom-inlihat foto
bundaran-jam-di-indramayu.jpg
Wikicommons Akhmad Fauzi
Bundaran Jam di Indramayu

Kabupatan Indramayu adalah sebuah kabupaten yang ada di pesisir utara Provinsi Jawa Barat.




  • Informasi awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kabupatan Indramayu adalah sebuah kabupaten yang terletak di pesisir utara Provinsi Jawa Barat dan dilalui Jalur Pantura dan jalur kereta api lintas utara Pulau Jawa.

Meski terletak di Pasundan, tetapi sebagaian besar penduduknya berbahasa Jawa dialek Indramayu (Dermayon). [1]

Kantor Bupati Indramayu
Kantor Bupati Indramayu (Wikicommons Akhmad Fauzi)

  • Kondisi Geografis


Geografis

Kabupaten Indramyu terletak pada 107° 52´ – 108° 36´ BT dan 6° 15´ – 6° 40´ LS.

Batas wilayah:

Barat: Kabupaten Subang
Timur: Laut Jawa dan Kabupaten Cirebon
Selatan: Kabupaten Majalengka, Kabupaten Sumedang Kabupaten Cirebon
Utara: Laut Jawa

Luas Indramayu adalah 2.040 km2 dengan garis pantai 147 km yang memanjang di antara Cirebon-Subang.

Indramayu terdiri dari 31 kecamatan, 309 desa dan delapan kelurahan. [1]

Jumlah penduduk Indramayu adalah 1.718.495 (2015). [2]

Suhu udara di Kabupaten Indramayu cukup tinggi, berkisar antara 22.9 – 30 C.

Indramayu merupakan kota beriklim tropis, menurut klasifikasi Schmidt dan Ferguson termasuk iklim tipe D (iklim sedang) dengan karakteristik iklim antara lain:

1. Suhu udara harian berkisar antara 22,9º-30º dengan suhu udara tertinggi 32 C dan terendah 22 C

2. Kelembaban udara antara 70-80%.

3. Curah hujan sepanjang tahun 2011 adalah sebesar 1.287 mm dengan hari hujan 80 hari.

4. Curah hujan tertinggi sekitar 1287 mm dan jumlah hari hujan sebanyak 80 hari yang terjadi dikecamatan Sindang dan Pasekan sedangkan curah hujan terendah sekitar 538 mm dengan jumlah hari hujan 54 hari terjadi di kecamatan Patrol.

5. Angin barat dan angin timur tertiup secara bergantian setiap 5-6 bulan sekali. [3]

  • Sejarah


Dalam Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 1977, hari jadi Indramayu ditetapkan pada 7 Oktober 1527.

Tanggal ini didasarkan pada artefak-artefak, legenda rakyat dan tradisi yang ada di masyarakat.

Menurut Babad Dermayu, penghuni pertama Indramayu adalah Raden Aria Wiraloka yang berasal dari Bagelen, Jawa Tengah.

Suatu ketika, Raden Wiralodra bersemedi di kaki Gunung Sumbing dan mendapat wangsit.

Wangsit tersebut mengatakan bahwa jika Wiralodra ingin berbahagia di kemudian hari, maka harus pindah ke lembah Sungai Cimanuk dan mendirikan pedukuhan.

Wiraloka memutuskan menuruti wangsit tersebut dan membuat pedukuhan di sana.

Pedukuhan semakin ramai dan datanglah Nyi Endang Darma.

Wiraloka kemudian mengadu kesaktian dengan Nyi Endang Darma.

Nyi Endang Darma kalah dan melompat ke sungai, namun Wiraloka mengajaknya pulang.

Mereka bersama-sama membangun pedukuhan.

Untuk menghormati jasa Nyi Endang Darma yang membantunya, maka pedukuhan tersebut dinamakan Darma Ayu, yang kemudian hari berubah menjadi Indramayu. [4]

Menurut catatan Tom Pires, orang Portugis, pada 1513-1515 pedukuhan Cimanuk sudah ada dan bahkan sudah mempunyai pelabuhan.

Pedukuhan Cimanuk ada dalam wilayah Kerajaan Sunda (Pajajaran).

Sebagian Indramayu mulai dikuasai Belanda pada 1681.

Pada pemerintahan Daendels (1806-1811), daerah sebelah barat Sungai Cimanuk dimasukkan ke prefektur Cirebon Utara.

Pada 1706, seluruh Indramayu jatuh ke tangan Belanda. [5]

  • Visi dan Misi
    • Visi


"Terwujudnya masyarakat Indramayu yang religius, maju, mandiri, sejahtera serta terciptanya keunggulan daerah."

  • Misi

Misi yang diusung adalah : Sapta Karya Mulih Harja atau tujuh kebijakan strategis dalam mengelola masyarakat kabupaten Indramayu, yaitu:

1. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia berbasis ajaran agama, ilmu pengetahuan, teknologi (Iptek ) dan budaya lokal.

2. Meningkatkan kemakmuran masyarakat melalui penguatan lembaga ekonomi kerakyatan serta keserasian industri dan pertanian.

3. Mengembangkan infrastruktur wilayah dan pengelolaan lingkungan secara selaras, lestari dan optimal.

4. Meningkatkan peran masyarakat dalam mewujudkan keunggulan daerah yang berbasis kearifan lokal.

5. Mengembangkan reformasi birokrasi dengan mewujudkan pemerintahan yang bersih, profesional dan mengayomi rakyat.

6. Menguatkan peran pemerintah desa dalam pemberdayaan masyarakat.

7. Meningkatkan pendapatan asli daerah. [6]

1. Perisai, sebagai senjata perang dengan latar belakang warna biru melambangkan rasa aman, ulet dan penuh kesungguhan dalam membangun daerah.

2. Tulisan 'Darma Ayu' berasal dari nama Nyi Endang Darma yang ayu yaitu orang kedua pendiri Indramayu, jadi nama Indramayu berasal dari Darma Ayu. Warna merah pada tulisan 'Darma Ayu' dengan latar belakang warna putih melambangkan Nyi Endang Darma sebagai wanita yang pemberani dalam membela kesucian dan kebenaran. Tali yang mengikat melingkar bulatan dan ujungnya melambangkan hubungan yang erat antara pemerintah dan masyarakat.

3. Di tengah-tengah perisai ada bulatan yang melambangkan tekad persatuan dan kesatuan dari segenap lapisan.

4. Warna hijau pada bulan melambangkan kesuburan daerah yang memberikan kemakmuran penduduk.

5. Pada bulatan terdapat gambar-gambar:

- Cakra adalah senjata peninggalan Raden Aria Wiralodra pendiri Indramayu yang melambangkan kewibawaan dan kesentosaan.

- Bintang bersudut lima berwarna kuning emas yang artinya:

1. Bintang melambangkan Ketuhanan yang Maha Esa.

2. Bersudut lima melambangkan falsafah negara.

3. Warna kuning emas melambangkan kedaulatan.

4. Padi, mangga, perahu, laut dan Sungai Cimanuk melambangkan sumber kehidupan rakyat Indramayu.

5. Garis gelombang sungai cimanuk berjumlah tujuh melambangkan tanggal lahir Indramayu.

6. Garis gelombang laut berjumlah 10 melambangkan bulan kelahiran Indramayu.

7. Biji padi setiap sisi berjumlah 15 di bawah dan 27 di atas, melambangkan tahun kelahiran Indramayu yaitu 1527.

8. Selendang warna kuning emas pusaka Nyi Endang Darma, melambangkan pemerintahaan daerah yang berwibawa dan demokratis yang senantiasa membela kepentingan rakyat daerah dan negara.

9. Tulisan 'Mulih Harja' merupakan moto juang rakyat Indramayu yang di petik dari prasasti Aria Wiralodra dan tulisan di tengah selendang dengan warna hitam yang berarti suatu saat nanti Indramayu akan kembali makmur. [7]

  • Pariwisata


Berikut tempat wisata di Indramayu:

  • Hutan Mangrove Karangson
  • Waduk Cipancuh
  • Situ Bolang
  • Pulau Biawak
  • Waterboom Bojongsari Indramayu
  • Waterboom Terisi Jatimulya Tiga Bintang Firdaus
  • Taman Cimanuk
  • Curug Citayam indramayu
  • Situs Buyut Banjar
  • Pantai Tirtamaya
  • Pantai Lemah Abang
  • Pantai Balongan Indah
  • Pantai Glayem
  • Pantai Limbangan
  • Pantai Karang Song
  • Pantai Solikin
  • Pantai Dadap [8]

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Febri)



Nama Kabupaten Indramayu
Lokasi 107° 52´ – 108° 36´ BT dan 6° 15´ – 6° 40´ LS
Provinsi Jawa Barat
Penduduk 1.718.495 (2015)
Luas 2.040 km2
Website https://indramayukab.go.id








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved