TRIBUNNEWSWIKI.COM - Timnas Italia memastikan diri melenggang ke putaran final Piala Eropa 2020.
Kepastian Italia lolos ke putaran final Piala Eropa 2020 didapat pasca mengalahkan Yunani dengan skor 2-0.
Duel Italia vs Yunani merupakan lanjutan pertandingan Grup J Kualifikasi Piala Eropa 2020 di Stadion Olimpico, Sabtu (12/10/2019).
Dua gol kemenangan tim berjuluk Gli Azzurri itu diciptakan oleh pemain berdarah Italia-Brasil, Jorginho dari titik penalti pada menit ke-63 dan Federico Bernardeschi (78').
Jorginho yang kini merupakan gelandang Chelsea itu membuka kemenangan Italia setelah Andrea Bouchalakis melakukan handball di kotak penalti Yunani.
Baca: Romelu Lukaku, Penyerang Inter Milan Menjadi Korban Rasisme Teranyar di Liga Italia
Baca: Akibat Gabung Juventus, Higuain dan Sarri Dibuang dari Sejarah Napoli
Andrea Bouchalakis sempat mengajukan protes, tetapi wasit Sergei Karasev tetap pada putusannya, bahkan memberi kartu kuning kepada sang pemain.
Lima belas menit berselang, Federico Bernardeschi menggandakan keunggulan tuan rumah.
Menerima umpan dari rekan satu timnya di Juventus, Leonardo Bonucci, Bernardeschi melepas tendangan yang membentur bek lawan dan mengelabui kiper Alexandros Paschalakis.
Bagi Leonardo Bonucci, asis itu menyempurnakan penampilannya yang ke-92 bersama timnas Italia.
Jumlah caps itu membuat Bonucci melewati penampilan legenda Juventus, Alessandro Del Piero.
Skor 2-0 untuk keunggulan Gli Azzurri ini bertahan hingga peluit panjang berbunyi.
Inilah kemenangan ke-8 beruntun Italia secara beruntun, catatan terbaik mereka pasca-Perang Dunia II.
Pelatih Roberto Mancini kini tinggal berjarak satu kemenangan untuk menyamai rekor kemenangan beruntun terbanyak Italia era Vittorio Pozzo pada 1990-an.
Baca: Dari Giampaolo ke Pioli, Interista Kembali Menjadi Penentu Nasib AC Milan
Baca: Terima Banyak Kritik dari Milanisti, Stefano Pioli Resmi Jadi Pelatih Anyar AC Milan
Kemenangan ini juga memastikan timnas Italia melangkah ke putaran final Piala Eropa 2020, mengikuti jejak timnas Belgia.
Italia memimpin klasemen Kualifikasi Euro 2020 dengan koleksi 21 poin, hasil sempurna dari tujuh laga yang sudah dilakoni.
Anak-anak asuhan Roberto Mancini itu berjarak 11 poin dengan Armenia di posisi ke-3 dan tak mungkin terkejar karena kualifikasi menyisakan tiga laga lagi.
Meski begitu, Roberto Mancini sendiri tidak ingin terlalu membanggakan prestasi tersebut.
Mancini justru menyoroti kesulitan Italia dalam mencetak gol ke gawang Yunani.
"Kami sedikit gugup di babak pertama, mungkin karena baru bermain kembali di Stadion Olimpico," ujar Mancini seperti dilansir Tribunnewswiki dari Bolasport.com, Minggu (13/10/2019).
"Melawan Yunani, kami bertemu dengan tim yang bertahan total dan kami terlalu tergesa-gesa dalam menyerang pada babak pertama," kata Mancini menambahkan.
Baca: Manchester United Intip Peluang Rekrut Paulo Dybala dari Juventus
Mancini merasa Italia saat itu seharusnya bermain lebih sabar.
Italia seharusnya sabar dalam menggerakkan bola agar bisa membuka pertahanan Yunani.
Mancini pun merasa anak asuhnya bermain lebih baik pada babak kedua karena tampil lebih tenang.
Berkat itu, Italia bisa fokus dan akhirnya menyarangkan dua gol ke gawang Yunani.
(Tribunnewswiki.com/Haris)