Informasi awal #
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Enzo Ferrari adalah seorang pembalap Italia yang juga dikenal sebagai pendiri Scuderia Ferrari yang berlogo kuda jingkrak.
Sebelum mendirikan Ferrari, Enzo Ferrari bergabung dengan Alfa Romeo sebagai pembalap.
Enzo Ferrari meninggal pada 1988 dan Ferrari F40 adalah supercar Ferrari terakhir yang disupervisi olehnya.
Namanya diabadikan sebagai nama supercar buatan Ferrari , yakni Enzo Ferrari atau Ferrari Enzo pada 2002.[1]
Kehidupan dan karier awal #
Enzo Anselmo Ferrari lahir pada 20 Februari 1898 di Modena, Italia.
Ayahnya bernama Alfredo, memiliki bengkel penempaan logam yang membuat axle untuk rel kereta api Italia.
Ketika berumur sepuluh tahun, Alfredo mengajak Enzo dan Alfredo Jr (sepupunya) untuk menonton balap mobil di Bologna.
Di sini dia melihat Vincenzo Lancia (pendiri Lancia) bertarung dengan Felice Nazzaro.
Setelah sering melihat balapan, dia akhirnya memutuskan berkarier sebagai pembalap roda empat.[2]
Enzo hanya mendapat sedikit pendidikan formal dan pada Perang Dunia Kedua, dia masuk menjadi tentara di Divisi Artileri Alpine.
Ayahnya dan saudaranya (Alfredo Jr), meninggal pada 1916 karena wabah flu Italia.
Bisnis keluarganya ikut bangkrut.
Enzo juga sempat sakit pada 1918 karena wabah flu, tetapi dia berhasil selamat dan ditarik dari wajib militer.
Pada awalnya dia melamar kerja di Fiat, tetapi ditolak. [3]
Dia akhirnya mendapat kerja sebagai pengetes mobil di Lancia, yang pada waktu itu adalah sebuah perusahaan mobil yang mengkonversi kendaraan perang menjadi mobil.
Pada salah satu hari berkunjung ke Milan dan bertemu Ugo Sivocci, seorang test driver di Costruzioni Mecchanice Nazionali.
Enzo kemudian bergabung dengan Sivocci pada Targa Florio 1919.
Performa keduanya bagus dan mendapat tawaran bergabung dengan Alfa Romeo pada Targa Florio musim selanjutnya.
Enzo berhasil finish kedua di keseluruhan dan finish pertama di kelas yang dia ikuti.
Pada 1923, dia berhasil memenangkan balapan di Sirkuit Sivocci, Ravenna.
Di sirkuit ini, Enzo bertemu dengan Baracca Sr, yakni ayah dari Francesco Baracca, pilot pesawat tempur legendaris Italia pada Perang Dunia Pertama.
Baracca memberikan Enzo sebuah squadron badge bergambar kuda jingkrak.
Kuda jingkrak ini akan menjadi logo tim balap Ferrari.
Pada 1924, Enzo mendapat kemenangan terbesarnya, yakni Coppa Acerbo.
Setelah sukses di beberapa ajang balap, dia dipromosikan menjadi pembalap penuh di Alfa Romeo.
Namun, dia sempat terkena krisis kepercayaan di French Grand Prix karena harus membalap dengan mobil-mobil terbaru, sedangkan dia biasanya hanya membalap dengan mobil bekas di ajang balap lokal.
Dia baru membalap lagi pada 1927.
Namun, kariernya balapnya layu sebelum berkembang karena dia kemudian memutuskan tidak membalap lagi.
Dia sempat mengikuti beberapa ajang balap kecil dan hasilnya termasuk sukses.[4]
Pada 1932, Enzo menikahi Laura Dominica Garello.
Mereka memiliki dua anak, yakni Aflredo “Dino” Ferrari dan Piero Ferrari.
Alfredo meninggal pada 1959 karena muscular dystrophy.[5]
Mendirikan Ferrari #
Pada 1929, Enzo mendirikan sebuah firma balap bernama Scuderia Ferrari, sebagai sebuah divisi dari Alfa Romeo.
Alfa Romeo keluar sementara dari dunia balap sejak 1925.
Tugas utama Scuderia adalah membantu pelanggan Alfa Romeo yang membutuhkan dukungan di bidang balap, dari mekanis sampai layanan lainnya.
Pada tahun pertamanya, Scuderia mampu 50 pembalap, baik pembalap penuh maupun paruh waktu.
Scuderia berkompetisi di 22 pertandingan balap dan memenangkan delapan di antaranya.
Tim ini mencetak rekor sebagai tim terbesar yang pernah dibangun oleh satu orang, yakni Enzo.
Para pembalap tidak dibayar dengan gaji, tetapi diupah dengan persentase uang yang didapatkan ketika menang.
Alfa Romeo tetap mendukung Scuderia sebagai klien atau pun sebagai divisi balap dari perusahaan tersebut.
Namun, Alfa Romeo kembali menarik diri dari dunia balap pada 1933 karena masalah finansial.
Dengan penarikan ini, Enzo merasa suplai mobil baru untuk Scuderia akan segera berakhir.
Namun, Pirelli berhasil meyakinkan Alfa Romeo untuk memberi Scuderia enam P3, seorang mekanik bernama Luigi Bazzi, dan seorang test driver bernama Attilo Marinoni.
Scuderia mempekerjakan para pembalap hebat, di antaranya Giuseppe Campari, Louis Chiro, Achille Varzi dan Tazio Nuvolari.
Pada waktu itu, pesaing Scuderia adalah Auto Union dan Mercedes. [6]
Pada 1939, Enzo keluar dari Alfa Romeo, berjanji tidak menggunakan nama “Ferrari” di dunia balap hingga empat tahun kemudian.
Enzo kemudian mendirikan perusahaan baru bernama Auto-Avio Costruzioni S.p.A. yang memproduksi bagian-bagian mesin untuk beberapa pelanggan.
Dia mulai membangun mobil balapnya sendiri setelah Perang Dunia Kedua.
Pada 1951, Scuderia Ferrari memenangkan Grand Prix pertamanya bersama Jose Froilan Gonzalez di Silverstone, sedangkan tropi juara pertamanya diraih pada 1952-1953.
Pada waktu itu, Scuderia mulai menjual mobil sport untuk membiayai pertandingan balapnya.
Enzo dan Englebert, produsen ban, sempat didakwa pada kasus balap Mille Miglia 1957.
Pada balap tersebut, seorang pembalap bernama Alfonso de Portago dan navigatornya mengendarai Ferrari.
Mobil tersebut crash karena satu bannya meledak, menewaskan pengemudi dan sembilan penonton.
Namun, tuntutan tersebut dihentikan pada 1961.
Pada 1969, Enzo menjual 50 persen saham Ferrari pada Fiat, namun tetapi tim balap masih sepenuhnya dikontrol Enzo.
Enzo pensiun dari jabatan direktur manajemen (road car division) pada 1974.
Dia kemudian menominasikan Luca Cordero di Montezemolo sebagai tim manajer F1 dan memintanya untuk mewakili dia di setiap pertemuan balap.[8]
Kematian #
Enzo Ferrari meninggal pada 14 Agustus 1988 di Maranello.
Kematiannya baru diumumkan dua hari kemudian atas permintaannya.
Dia sempat menyaksikan perilisan Ferrari F40, sebelum meninggal. [9]
Pada 2002, sebuah supercar dari pabrikan kuda jingkrak diberi nama Enzo Ferrari untuk menghormatinya.
Selama dia hidup, mobilnya telah memenangkan lebih dari 4.000 balapan dan menjuarai 13 world championship.
Pada 1994, Enzo Ferrari masuk dalam International Motorsports Hall of Fame.[10]
(TRIBUNNEWSWIKI/Febri)
| Nama | Enzo Ferrari |
|---|
| Lahir | Modena, 20 Februari 1898 |
|---|
| Meninggal | Maranello, 14 Agustus 1988 |
|---|
| Dikenal sebagai | Pembalap Italia dan pendiri Scuderia Ferrari |
|---|
| Istri | Laura Dominica Garello |
|---|
| Anak | Aflredo Ferrari dan Piero Ferrari |
|---|
Sumber :
1. www.biography.com
2. www.grandprixhistory.org
3. www.imdb.com
4. www.thefamouspeople.com
5. www.biography.com
6. wikivisually.com