Kolonel Kav Hendi Suhendi

Komandan Distrik Militer (Dandim) 1417 Kendari, Sulawesi Tenggara Kolonel Kav Hendi Suhendi yang dicopot dan ditahan diduga terkait unggahan (postingan) istrinya di media sosial soal penusukan terhadap Menko Polhukam Wiranto baru dua bulan menjabat.


Kolonel Kav Hendi Suhendi
Facebook kodim1417
Kolonel Kav Hendi Suhendi saat dilantik menjadi Dandim Kendari 

Komandan Distrik Militer (Dandim) 1417 Kendari, Sulawesi Tenggara Kolonel Kav Hendi Suhendi yang dicopot dan ditahan diduga terkait unggahan (postingan) istrinya di media sosial soal penusukan terhadap Menko Polhukam Wiranto baru dua bulan menjabat.




  • Informasi awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Dandim atau Komandan Kodim Kendari Kolonel Kav Hendi Suhendi (HS) dicopot dari jabatannya akibat unggahan istri di media sosial Facebook.

Pencopotan itu disampaikan KSAD Jenderal Andika Perkasa di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (11/10/2019) sore, ditayangkan langsung Kompas TV.

Sanksi ini dijatuhkan karena istri yang bersangkutan mengunggah status 'nyinyir' (negatif) terhadap peristiwa penusukan Menkopulhukam Wiranto di Pandeglang.(1)

Baca: Gara-gara Istri Nyinyir di Media Sosial, 3 TNI Langsung Dicopot dari Jabatannya

Kolonel Hendi Suhendi dan istri
Kolonel Hendi Suhendi dan istri sekaligus pemilik akun Irma Zulkifli Nasution dan pemilik akun Fita Sulistyowati di Facebook sekaligus istri Peltu YNS.

  • Karier


Kolonel Hendi diketahui merupakan lulusan Akabri tahun 1993.

Sebelum menjadi Dandim Kendari, Hendi menjabat Dandim 0303/Bengkalis pada 2011.

Kolonel Hendi juga pernah bertugas di luar negri.

Ia diketahui pernah bertugas sebagai Ataase Darat kantor atase pertahanan (Athan) RI di Moscow, Rusia.

Hendi pun berpindah tugas pada Oktober 2018.(2)

Kolonel Hendi menggantikan Letkol Cpn KRT Fajar Lutvi Haris Wijaya melalui serah terima jabatan (sertijab) yang digelar Senin, 19 Agustus 2019, di Aula Jenderal Sudirman Korem 143/HO.

Sertijab dipimpin langsung oleh Danrem 143/HO, Kolonel Inf Yustinus Nono Yulianto.

Jabatan Dandim 1417/Kendari baru kali ini dijabat oleh perwira menengah dengan pangkat Kolonel karena Kodim 1417/Kendari telah mengalami kenaikan tipe, bersama dengab 36 Komando Distrik Militer (Kodim) lainnya di seluruh wilayah Indonesia.

Kenaikan status Kodim tersebut ditandai dengan dikeluarkannya Peraturan Panglima Tentara Nasional Indonesia Nomor 6 Tahun 2019 tentang Peningkatan Status Komando Distrik Militer (Kodim) tipe B menjadi Tipe A.(3)

  • Skandal


Baru dua bulan menjabat jabatan baru, Kolonel Kav Hendi Suhendi dicopot dari jabatannya akibat unggahan sang istri di media sosial Facebook.

Akun Facebook istri Kolonel Hendi Suhendi yang bernama Irma Zulfikti Nasution sudah tidak ditemukan lagi.

Namun foto tangkapan layarnya sudah beredar luas.

Ada dua tangkapan layar status Facebook yang beredar.

Postingan pertama tertulis "Jangan cemen pak,...Kejadianmu tak sebanding dengan berjuta nyawa yg melayang."

Postingan kedua tertulis "Teringat kasus pak setnov,.. bersambung rupanya, pake pemeran pengganti".

Tidak ada kata menyebut nama Wiranto di dua posting-an itu.(4)

Ini postingan istri Dandim Kendari yang berakibat sang suami dicopot
Ini postingan istri Dandim Kendari yang berakibat sang suami dicopot

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal Andika Perkasa langsung mengambil langkah tegas dengan mencopot jabatan Kolonel Hendi.

Tak hanya itu, Kolonel Hendi juga harus menerima hukuman disiplin ringan.

Menurut Jenderal Andika, Hendi akan ditahan selama 14 hari.

Bukan hanya Kolonel Hendi yang harus menanggung hukuman.

Seorang bintara di Detasemen Kavaleri Berkuda Bandung Sersan Dua Z juga dihukum lantaran hal yang sama.

Istrinya, LZ, juga membuat unggahan nyinyir soal peristiwa penusukan Wiranto.

Kolonel HS dan Sersan Dua Z disebut telah memenuhi pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2014 yaitu hukum disiplin militer.

Sementara itu, untuk Irma dan LZ, TNI AD mendorong agar diproses melalui peradilan umum dengan dugaan melanggar UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 8 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.(5)

Tiga hari sebelumnya dalam acara kenaikan pangkat 44 prajurit TNI di wilayah Kodim Kendari, Kolonel Hendi mengajak aktivis lingkungan maupun sosial kemanusiaan agar bijak dalam menyampaikan aspirasi atau pendapat di muka umum.

Hal tersebut disampaikannya agar tidak mengganggu pihak lain.

Ia juga mengharapkan generasi muda intelektual peka dengan keadaan sekeliling dalam semangat toleransi dan satu kesatuan.(6)

Panglima Komando Daerah Militer (Kodam) XIV Hasanuddin Mayjen TNI Surawahadi akan memimpin langsung serah terima jabatan (Sertijab) Komandan Kodim 1417/ Kendari di gedung utama Markas Komando Resor Militer Kendari, Sulawesi Tenggara, Sabtu (12/10/2019).

Dalam serah terima jabatan tersebut, Kolonel Kav Hendi Suhendi dicopot dari jabatan Komandan Distrik Militer (Kodim) Kendari.

Jabatan Kodim Kendari selanjutnya akan diserahkan kepada Kolonel Inf Alamsyah.

Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 143/ Haluoleo Kendari Mayor Sumarsono mengatakan, jadwal serah terima jabatan sedianya akan dilaksanakan pukul 08.00 Wita.

Namun, diundur hingga pukul 11.00 Wita, karena menunggu kedatangan Pangdam XVI Hasanuddin dari Makassar.(7)

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Saradita Oktaviani)



Nama Hendi Suhendi
Jabatan Kolonel Kav Hendi Suhendi
Pendidikan Akabri tahun 1993
Berita Terkini Jabatannya Dandim Kendari dicopot
   


Sumber :


1. kaltim.tribunnews.com
2. nasional.okezone.com
3. wartakota.tribunnews.com
4. news.detik.com
5. www.demokrasi.co.id
6. www.inews.id
7. regional.kompas.com








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2019 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved