Feri Amsari

Feri Amsari adalah pengamat, aktivis, sekaligus akademisi di FH Universitas Andalas.


Natalia Bulan Retno Palupi

Feri Amsari
KOMPAS.com/Devina Halim
Direktur Pusat Studi Konstitusi (PUSaKO) Fakultas Hukum Universitas Andalas Feri Amsari dalam acara diskusi bertajuk Mencari Hakim Pelindung Hak Konstitusi, di Tjikini Lima, Jakarta Pusat, Senin (11/3/2019). 

Feri Amsari adalah pengamat, aktivis, sekaligus akademisi di FH Universitas Andalas.




  • Informasi Umum


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Feri Amsari lahir di Padang, Sumatra Barat, pada 2 Oktober 1980.

Feri Amsari dikenal sebagai seorang aktivis hukum sekaligus akademisi Indonesia.

Ia merupakan pengajar atau dosen di Fakultas Hukum Universitas Andalas (Unand), Padang, Sumatra Barat.

Di Universitas Andalas, Feri Amsari mengampu matakuliah sebagai berikut.

  • Hukum Lembaga Negara
  • Hukum Tata Negara
  • Praktik Peradilan Mahkamah Konstitusi
  • Hukum dan HAM
  • Hak Menguji Perundang-undangan
  • Kekuasaan Kehakiman (1)

Feri Amsari juga dikenal sebagai seorang pengamat hukum tata negara.

Selain mengajar, di Universitas Andalas Feri Amsari aktif di Pusat Studi Konstitusi (PUSaKO) Fakultas Hukum Universitas Andalas.

Ia juga aktif menulis.

Tulisan Feri Amsari dapat dijumpai dalam berbagai bentuk, mulai jurnal, buku, hingga tulisan-tulisan di berbagai media cetak. (2)

Direktur Pusat Studi Konstitusi Universitas Andalas Ferry Amsyari
Direktur Pusat Studi Konstitusi Universitas Andalas Ferry Amsyari (Kompas/Fabian Januarius Kuwado)

  • Pendidikan


Riwayat Pendidikan Formal

  • SD Inpres Pegambiran Padang (sampai kelas 3)
  • SD Negeri 290 Muara Bungo (tamat 1993)
  • SMP Negeri 1 Muara Bungo (tamat 1996)
  • SMA Negeri 1 Muara Bungo (tamat 1999)
  • Fakultas Hukum Universitas Andalas (tamat 2004)
  • Program Pascasarjana Universitas Andalas (tamat 2008)
  • William and Mary Law School (2)
Direktur Pusat Studi Konstitusi (Pusako) Universitas Andalas Padang, Feri Amsari.
Direktur Pusat Studi Konstitusi (Pusako) Universitas Andalas Padang, Feri Amsari. (KOMPAS.com/ Ahmad Winarno)

  • Organisasi


Riwayat Organisasi

  • Sekretaris DPD Asiosiasi Pengajar Hukum Acara Mahkamah Konstitusi Sumbar-Riau (2009-sekarang)
  • Peneliti pada Pusat Studi Konstitusi (PUSaKO) Fakultas Hukum Universitas Andalas.
  • Redaktur Jurnal Konstitusi dan Majalah Konstitusi Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia
  • Anggota Masyarakat Anti Korupsi (koalisi 12 organisasi) LSM dan Mahasiswa di Sumatera Barat.
  • 1 dari 15 Peserta Lingkar Belajar HuMa (Perkumpulan Hukum berbasis Masyarakat), Studi tentang teori-teori hukum, 2009-2010.
  • Tim Fakultas Hukum Universitas Andalas dalam diskusi dengar pendapat dengan Pusat Kajian Hukum Administrasi Negara Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (13 Juli 2006).
  • Ketua Bidang Hukum KADIN-Sumbar
  • Anggota Badan Anti Korupsi (BAKO) Sumbar (2007)
  • Angota Pusat kajian Dinamika Hukum dan Politik (PKDHP) Sumbar (2005)
  • Direktur LBH-Perlindungan Anak Sumbar 2005
  • Ketua Unit Kegiatan Mahasiswa Pengenalan Hukum dan Politik (PHP) Universitas Andalas Periode 2003-2004
  • Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Andalas Periode 2002-2003
  • Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Andalas Periode 2002-2003
  • Koordinator Bid. Kajian Hukum Perhimpunan Mahasiswa Tata Negara Periode 2003-2004
  • Wakil Ketua Tim Peradilan Semu Piala Mutiara Djoko Soetono III Fakultas Hukum Universitas Andalas
  • Pendiri Forum Mahasiswa Anti Korupsi (Formasi) SUMBAR (1)
Direktur Pusat Studi Konstitusi Universitas Andalas Padang, Feri Amsari menyebutkan, hari-hari ini masyarakat bisa melihat mana politisi yang bener-benar seorang negarawan, dan mana yang tidak.
Direktur Pusat Studi Konstitusi Universitas Andalas Padang, Feri Amsari menyebutkan, hari-hari ini masyarakat bisa melihat mana politisi yang bener-benar seorang negarawan, dan mana yang tidak. (Tribun Makassar/ Tangkap Layar Youtube Najwa Shihab)

  • Buku dan Jurnal


Buku dan Jurnal

  • Perubahan UUD 1945 melalui Putusan Mahkamah Konstitusi, Rajawali Press
  • Hukum Acara Mahkamah Konstitusi, salah satu dari 5 orang penulis, sedang dalam proses terbit. Penerbit, Sekjen dan Kepaniteraan Mahkamah Konstitusi RI
  • Hukum Acara Mahkamah Konstitusi, sedang proses terbit, Sekjen Mahkamah Konstitusi RI
  • Buku Membangun Indonesia dari Daerah-Partisipasi Publik dan Politik Anggaran Daerah (Kontributor), Jica-CSIS, 2007
  • Jurnal KY-RI, Kajian Terhadap Putusan Perkara No.161/Pid.B/2004/PN.Pdg Tentang Tindak Pidana Korupsi DPRD Kota Padang, dalam Jurnal Yudisial Vol.I/No.01/Agustus/2007
  • Jurnal MK-RI, Masa Depan MK: Kesesuaian Teori dan Implementasi, dalam Jurnal Konstitusi MK-RI, terbitan Mahkamah Konstitusi RI, Vol.5 No.1 Juni 2008
  • Jurnal PUSaKO, Perubahan Konstitusi Melalui Tafsir MK, dalam Jurnal Konsitusi PUSaKO, terbitan kerjasama Pusat Studi Konstitusi FHUA dan Mahkamah Konstitusi, Vol. I No.1 November 2008
  • Jurnal BKK FH-UNRI, Memangkas Korupsi Pemilu, dalam Jurnal Konstitusi Vol. II No.1/2009
  • Jurnal MK-RI, Satjipto Rahardjo dalam Jagat Ketertiban Hukum, dalam Jurnal Mahkamah Konstitusi Vol.6 No.2 Juli 2009

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Ahmad N)



Nama Feri Amsari
Lahir Padang, Sumatra Barat, 2 Oktober 1980
Dikenal Sebagai Aktivis
Pengamat
Akademisi
Jabatan Saat Ini Dosen Universitas Andalas


Sumber :


1. fhuk.unand.ac.id
2. id.wikipedia.org


Editor: Natalia Bulan Retno Palupi






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2019 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved