Buah Matoa

Matoa merupakan buah yang berasal dari Papua. Pohonya besar dan tinggi dengan buah yang berbentuk seperti telur.


Buah Matoa
indonesiakaya.com
Buah Matoa 

Matoa merupakan buah yang berasal dari Papua. Pohonya besar dan tinggi dengan buah yang berbentuk seperti telur.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Matoa merupakan buah yang berasal dari Papua.

Buah ini tidak dijual di pinggir-pinggir jalan layaknya buah musiman seperti mangga atau jeruk.

Pohon matoa tergolong besar dan tinggi.

Matoa bisa dijumpai di seluruh Indonesia, tapi sejatinya pohon buah matoa hanya tumbuh di Indonesia Timur, khususnya Papua.

Aromanya yang sedap seperti durian dan teksturnya yang seperti kelengkeng memang sangat unik, belum lagi rasanya juga sangat manis.

Sebagai buah yang kaya manfaat, matoa dibandrol dengan harga yang cukup mahal karena belum banyak orang yang membudidayakan buah ini.

Alasan lain adalah karena pohon matoa tidak dapat tumbuh di sembarang tempat.

Pohon matoa hanya bisa berkembang baik di daerah dengan kondisi tanah kering, tidak tergenang dan punya lapisan tanah tebal.

Iklim yang dibutuhkan pohon matoa adalah bercurah hujan tinggi.

Pohon matoa hanya berbuah satu kali dalam setahun. (1)

Di Papua dikenal dua jenis matoa, yaitu Matoa Kelapa dan Matoa Papeda.

Ciri yang membedakan keduanya adalah terdapat pada tekstur buah.

Matoa Kelapa dicirikan oleh daging buah yang kenyal seperti rambutan aceh, diameter buah 2,2-2,9 cm dan diameter biji 1,25-1,40 cm.

Sedangkan Matoa Papeda dicirikan oleh daging buah yang agak lembek dan lengket dengan diamater buah 1,4-2,0 cm.

Tanaman ini mudah beradaptasi dengan kondisi panas maupun dingin.

Pohon ini juga tahan terhadap serangga yang pada umumnya merusak buah. (2)

  • Manfaat


Berikut adalah manfaat dari buah matoa:

1. Bantu penuhi kebutuhan vitamin dan mineral

Salah satu alasan kenapa harus mencoba makan buah matoa adalah kandungan gizi yang dimiliki buah ini cukup tinggi.

Buah matoa kaya akan vitamin C dan E yang diandalkan untuk menangkal radikal bebas dalam tubuh.

Selain itu, vitamin C juga berguna untuk mempertahankan sistem kekebalan tubuh.

Sedangkan vitamin E dapat membantu memelihara kesehatan kulit dan kesuburan pria.

Dalam buah ini terkandung pula beberapa mineral seperti kalsium dan kalium.

2. Bantu menangkal penyakit kronis

Manfaat buah matoa lainnya adalah menangkal penyakit kronis seperti penyakit jantung, stroke dan diabetes.

Mengapa buah ini bisa bantu mencegah serangan penyakit kronis?

Buah matoa ternyata juga kaya akan zat tanin yang merupakan antioksidan.

Antioksidan adalah penangkal utama radikal bebas dalam tubuh.

Radikal bebas menyebabkan banyak sel-sel rusak, hingga menyebabkan penyakit kronis, bahkan kanker.

Meski begitu, manfaat matoa yang satu ini masih harus diteliti lebih lanjut.

Pasalnya, para ahli belum mengetahui seberapa banyak zat tanin yang harus dikonsumsi supaya radikal bebas tidak terjadi di dalam tubuh.

3. Manjur untuk melawan kuman penyakit

Manfaat matoa berikutnya adalah mampu mencegah kuman penyakit masuk dan tumbuh di dalam tubuh.

Penelitian yang dilakukan di Bogor, Jawa Barat, membuktikan bahwa buah matoa berhasil menghambat perkembangan bakteri penyebab infeksi saluran napas dan saluran kemih.

Bahkan, para ahli mengungkapkan bahwa bukan tidak mungkin suatu saat nanti buah matoa menjadi sumber bahan alami untuk pembuatan antibiotik.

4. Bisa menurunkan tekanan darah tinggi

Manfaat buah matoa yang lain adalah mampu membantu mengendalikan tekanan darah tinggi.

Bahkan tak hanya daging buah saja, ekstrak biji dan daunnya juga terbukti bisa membantu menurunkan darah tinggi.

Ekstrak buah matoa mengandung zat yang bersifat diuresis, yaitu meningkatkan jumlah cairan yang dikeluarkan dari dalam tubuh.

Ketika cairan di dalam tubuh terlalu banyak, tekanan darah otomatis akan meningkat.

Jadi, jika kadar cairan kembali normal bisa membuat tekanan darah turun.

Sebuah penelitian dari Bandung menyebutkan bahwa pada dosis 100 miligram per kilogram berat badan, ekstrak matoa ini dapat membuang air dan garam melalui urin sehingga tekanan darah seseorang bisa turun.

Meski begitu, semua manfaat buah matoa ini memang masih harus diteliti lebih lanjut. (3)

  • Cara Budidaya


Berikut ini adalah cara menanam pohon matoa:

1. Persiapan Bibit

Sebelum melakukan penanaman buah matoa, siapkan bibitnya terlebih dahulu.

Pilih biji matoa yang berasal dari buah matoa matang dan sehat.

Ambil saja secukupnya, kemudian bersihkan di bawah air yang mengalir.

Lakukan proses penyeleksian ini dengan merendam biji buah matoa tersebut di dalam air kurang lebih selama 15-30 menit.

Biji matoa yang bagus ditandai dengan letaknya yang tenggelam di dalam air.

2. Penanaman

Sebelum memindahkan pada pot besar, sebaiknya tanam biji matoa di dalam polybag terlebih dahulu.

Hal ini dilakukan untuk memudahkan proses pemindahan bibit.

Buat persemaian yang teratur di dalam pembibitan buah matoa.

Adapun cara tanam buah matoa sebaiknya menggunakan pupuk organik, pupuk SP, pupuk urea dan juga kapur yang sangat bagus untuk pertumbuhan.

Semua pupuk serta tanaman galian tersebut bisa dicampur menjadi satu.

Ketika tinggi bibit matoa berkisar antara 40-50 cm adalah waktu yang paling tepat untuk memindahkan bibit matoa dari tempat persemaian ke lahan penanaman.

Tahap pemindahan bibit buah matoa ini harus dilakukan hati-hati dengan cara merusak polybag terlebih dahulu, bukan mencabut bibit matoa dari media.

3. Pemeliharaan

Bibit matoa yang telah ditanamkan di lahan, masih perlu dipelihara dengan benar.

Bibit matoa tersebut perlu diberikan pupuk tiap dua bulan sekali untuk mendukung pertumbuhan.

Ketika berusia dua tahun dengan rata-rata tinggi pohon matoa berkisar antara 1,5 meter hingga 2 meter.

Cara pemeliharaan buah matoa ini sangatlah mudah.

Ketika buah matoa sudah mulai berbunga, hal ini menandakan bahwa bunga bisa dimakan dalam jangka waktu 2-3 bulan setelahnya.

Untuk menghindari hama tanaman, sebaiknya tutup menggunakan jaring dan hindari menggunakan plastik.

Pasalnya, dengan menutupi buah matoa menggunakan plastik, maka tidak akan membantu buah cepat matang, namun sebaliknya, buah matoa akan lebih mudah busuk.

Dengan melakukan tahap-tahap pemeliharaan ini, tanaman buah matoa akan tumbuh subur dan lebih cepat berbuah.

Tanaman buah matoa akan lebih awal panen sehingga anda akan lebih cepat untung.

4. Panen

Pohon matoa akan berbuah saat usianya sekitar lima tahun.

Ketika pertama kali menghasilkan buah, produktivitas pohon matoa ini masih rendah.

Biasanya tiap pohon hanya akan menghasilkan buah matoa sebanyak 5 kg.

Tingkat produktivitas akan semakin meningkat pada masa panen selanjutnya. (4)

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Saradita Oktaviani)



Nama buah Matoa (Pometia pinnata)
Kingdom Plantae
Divisi Magnoliophyta
Kelas Magnoliopsida
Ordo Sapindales
Famili Sapindaceae
Genus Pometia
Spesies P. pinnata


Sumber :


1. www.boombastis.com
2. lahan.co.id
3. hellosehat.com
4. mediatani.co








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2019 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved