Hari Kesehatan Jiwa Sedunia (World Mental Health Day)

World Mental Health Day diperingati untuk memberikan edukasi mengenai kesehatan mental secara global dan meningkatkan kesadaran masyarakat.


Hari Kesehatan Jiwa Sedunia (World Mental Health Day)
pixabay.com
Ilustrasi Hari Kesehatan Jiwa Sedunia (World Mental Health Day) 

World Mental Health Day diperingati untuk memberikan edukasi mengenai kesehatan mental secara global dan meningkatkan kesadaran masyarakat.




  • Sejarah


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Hari Kesehatan Jiwa Sedunia atau World Mental Health Day diperingati setiap tanggal 10 Oktober.

World Mental Health Day diperingati untuk memberikan edukasi mengenai kesehatan mental secara global dan meningkatkan kesadaran masyarakat.

Hari Kesehatan Jiwa Sedunia pertama kali diperingati pada 10 Oktober 1992.

Sejak diperingati pertama kali, hal ini menjadi agenda tahunan bagi World Federation for Mental Health (WFMH).

Peringatan pertama pada 1992 merupakan sebuah inisiasi dari Wakil Sekretaris Jenderal, Richard Hunter.

Saat pertama kali diperingati, tidak ada tema khusus yang diangkat.

Secara umum, peringatan ini bertujuan untuk mengampanyekan advokasi kesehatan mental dan mendidik masyarakat mengenai isu-isu tentang kesehatan mental atau jiwa.

Pada tiga tahun pertama peringatannya, salah satu kegiatan utama yang dilakukan adalah hadir dalam siaran televisi selama 2 jam yang dilakukan secara global melalui satelit agen informasi Amerika Serikat yang dilakukan dari studio-studio di Talahassee, Florida.

Dalam acara tersebut, anggota dewan WFMH berpartisipasi secara langsung di studio.

Sementara itu, partisipasi dari negara-negara lain seperti Australia, Chili, Inggris, hingga Zambia dilakukan melalui sambungan telepon.

Sedangkan Jenewa, Atlanta, dan Meksiko berpartisipasi melalui rekaman yang telah diambil sebelumnya.

Dalam siaran pertama dahulu, ada panggilan telepon yang tiba-tiba datang dari Swaziland, sebuah negara kecil di bagian selatan Afrika.

Di negara tersebut, sekelompok anggota WFMH berkumpul untuk menyaksikan acara itu.

Hal ini menjadi bukti bahwa siaran pertama itu sudah menjangkau hingga jarak yang cukup jauh. (1)

Baca: Hari Surat Menyurat Internasional

Baca: Hari Ini Dalam Sejarah: 22 September, Peringatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (Car Free Day)

  • Tema Pertama


Setelah selama tiga tahun tidak pernah mengangkat sebuah tema khusus, pada 1994 peringatan ini dibuatkan tema khusus.

Perubahan ini terjadi atas saran sejumlah pihak yang mengiringi peringatan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia.

Tema pertama yang diangkat saat itu adalah "Meningkatkan Kualitas Layanan Kesehatan Mental di Seluruh Dunia".

Peringatan pada tahun 1994 ini mendapatkan respon dari 27 negara.

Selama tiga tahun pertamanya, peringatan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia ini menjadi momentum bagi pemerintah, organisasi, dan individu yang peduli dengan kesehatan emntal untuk mengatur program yang berfokus pada perawatan kesehatan mental.

Peringatan Hari Kesehatan Mental Sedunia tidak hanya dilakukan selama satu hari.

Sejumlah kegiatan besar baisanya digelar sebagai upaya untuk edukasi jangka panjang yang ditujukan bagi masyarakat.

Di beberapa negara, program tersebut berlangsung selama beberapa hari.

Bahkan ada yang menjalankannya selama seminggu dan dalam beberapa kasus ada yang dilakukan sepanjang bulan.

Laporan-laporan itu diterima oleh pihak federasi dari seluruh dunia setelah peringatan 10 Oktober setiap tahunnya.

Seiring berkembangnya waktu, peringatan ini semakin dikenal luas dan berkembang.

Peringatan Hari Kesehatan Mental Sedunia di Indonesia Tahun 2015

Pada 2015, pemerintah Indonesia turut memperingati Hari Kesehatan Mental Sedunia melalui peluncuran aplikasi Android, Sehat Jiwa oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Aplikasi ini dapat diunduh secara gratis oleh masyarakat melalui Playstore.

Sehat Jiwa merupakan aplikasi yang memberikan informasi mengenai kesehatan jiwa.

Aplikasi ini juga menyediakan solusi yang dapat dengan mudah dan cepat dalam melaporkan atau melakukan pengecekan apabila ada penderita kesehatan jiwa di sekitar masyarakat.

Alasan Kementerian Kesehatan RI meluncurkan aplikasi ini adalah rendahnya literasi masyarakat terhadap pentingnya kesehatan jiwa. (1)

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: 9 Oktober 768, Charlemagne atau Karel yang Agung Dimahkotai jadi Raja Franks

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: 10 Oktober 1970, Fiji Mendapatkan Kemerdekaan dari Inggris

 

  • Peringatan Hari Kesehatan Mental Sedunia 2019


Pada 2019, World Health Organization (WHO) atau Organisasi Kesehatan Dunia mengajak dunia untuk turut berkontribusi melalui tantangan yang bertajuk "40 Seconds of Action".

Tema besar yang diangkat dalam peringatan Hari Kesehatan Mental Sedunia kali ini adalah "Mental Health Promotion and Suicide Prevention" atau Promosi Kesehatan Jiwa dan Pencegahan Bunuh Diri.

Selain didukung oleh WHO, peringatan kali ini juga mendapat dukungan dari the International Association for Suicide Prevention, dan United for Global Mental Health. (2)

Pencegahan bunuh diri menjadi perhatian utama pada tahun 2019.

Dalam kegiatan ini, WHO mengajak setiap orang untuk berkontribusi mencegah terjadinya kasus bunuh diri.

Berdasarkan data yang dikumpulkan oleh WHO, tercatat ada kasus bunuh diri terjadi setiap 40 detik di seluruh dunia.

Bunuh diri juga telah menjadi penyebab kematian nomor dua terbanyak di dunia yang dilakukan oleh orang berusia 15-29 tahun.

Melalui peringatan Hari Kesehatan Mental Sedunia ini menjadi pengingat bagi semua orang bahwa mengakhiri hidup bisa terjadi pada siapa pun tanpa mengenal latar belakang sosial dan kelompok usia.

Ada beberapa contoh aksi nyata untuk meningkatkan perhatian dan pencegahan pada kasus-kasus bunuh diri yang dapat dilakukan dalam ikut berkontribusi dalam gerakan "40 Seconds of Action".

Aksi ini dapat dilakukan di rahan privat dengan cara mengajak berbicara teman yang menderita gangguan mental.

Selain itu, aksi ini bisa dilakukan secara publik melalui iklan layanan kesehatan mental di dunia.

Aksi ini ditujukan untuk meningkatkan kesadaran mengenai kasus bunuh diri yang sudah menjadi masalah kesehatan global dan untuk meningkatkan pengetahuan tentang cara-cara pencegahan terjadinya bunuh diri.

Aksi ini bertujuan juga untuk menghilangkan stigma yang salah mengenai pelaku bunuh diri yang terjadi di masyarakat.

Melalui aksi ini diharapkan orang-orang yang ingin melakukan bunuh diri mengetahui bahwa mereka tidak lah sendirian.

Untuk mengampanyekan aksi ini bisa dilakukan melalui unggahan-unggahan di sosial media dengan menyantumkan tagara #40seconds dan #WorldMentalHealthDay. (3)

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: 7 Oktober 1919 Berdirinya KLM, Maskapai Penerbangan Pertama di Dunia

Baca: Hari Anak Nasional

 

 

(TribunnewsWiki.com/Yonas)

Jangan lupa subscribe official Youtube channel TribunnewsWiki di TribunnewsWIKI Official



Nama Hari Kesehatan Jiwa Sedunia (World Mental Health Day)
Peringatan Setiap 10 Oktober
Peringatan Pertama 10 Oktober 1992
Penggagas World Health Organization (WHO)/Badan Kesehatan PBB
Tujuan Memberikan edukasi mengenai kesehatan mental secara global
Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang isu kesehatan mental


Sumber :


1. www.kompas.com
2. www.kompas.com
3. tirto.id


Penulis: Adya Rosyada Yonas
Editor: Putradi Pamungkas






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved